Tamsil Linrung Jajaki Riset Pangan dan Beasiswa dengan Universitas Arkansas

- Jurnalis

Selasa, 24 Desember 2024 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung (kanan) saat berbincang-bindang dengan Profesor Bidang Mikrobiologi Unggas Departemen Ilmu Unggas sekaligus Direktur Asosiasi Program Pascasarjana Biologi  Sel dan Molekuler Universitas Arkansas, Amerika Serikat, Prof Adnan Alrubaye (kiri).

Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung (kanan) saat berbincang-bindang dengan Profesor Bidang Mikrobiologi Unggas Departemen Ilmu Unggas sekaligus Direktur Asosiasi Program Pascasarjana Biologi Sel dan Molekuler Universitas Arkansas, Amerika Serikat, Prof Adnan Alrubaye (kiri).

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung menegaskan, pentingnya optimalisasi riset untuk mencapai swasembada pangan. Karenanya, Tamsil Linrung mendorong kolaborasi program beasiswa bagi putra-putri terbaik bangsa Indonesia untuk belajar di Amerika Serikat (AS).

Hal itu disampaikan Tamsil Linrung dalam penjajakan kerja sama di bidang riset pangan dan beasiswa antara DPD RI dengan Universitas Arkansas, Amerika Serikat, yang berlangsung di Ruang Pimpinan DPD RI, Jakarta, Senin (23/12/2024). Tamsil mengakui, kerja sama bidang riset antara Universitas Arkansas dengan Pemerintah Indonesia perlu ditempuh untuk mendukung program swasembada pangan dan makan bergizi gratis (MBG) yang dicanangkan oleh pemerintah.

‘’Presiden Indonesia, Bapak Prabowo Subianto mempunyai program swasembada pangan dan makan bergizi gratis. Dua program tersebut saya pikir relevan dengan apa yang nantinya bisa dikerjasamakan di bidang riset antara Universitas Arkansas dengan Pemerintah Indonesia,’’ kata Tamsil Linrung.

Lebih lanjut, Senator asal Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) itu juga menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara agraris dengan basis pertanian rakyat, butuh kekuatan riset sebagai fondasi utama untuk membuka potensi swasembada pangan.

Tamsil Linrung menyebut, riset mampu menghasilkan teknologi tepat guna serta mendukung penyediaan bahan pangan berkualitas dalam program makan bergizi gratis. ‘’Riset memungkinkan pengembangan varietas unggul yang lebih tahan terhadap hama, penyakit, dan perubahan iklim, serta meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan kualitas melalui inovasi teknologi tepat guna. Kami juga percaya, bahwa riset yang terarah bisa memastikan ketersediaan pangan hewani yang mencukupi kebutuhan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan,’’ ujar Tamsil Linrung.

Baca Juga :  Di Hadapan Paripurna Dewan, Pj Bupati Lotim Sampaikan LKPJ 2024

Oleh karena itu, sebagai politikus dan tokoh pendidikan, Tamsil Linrung menegaskan, bahwa DPD RI berkomitmen mendorong inisiatif untuk kolaborasi dibidang riset dan pendidikan. Tamsil Linrung berharap, pertemuan ini mampu membuka gerbang kerja sama untuk memberikan lebih banyak peluang bagi mahasiswa Indonesia belajar di Universitas Arkansas.

‘’Kami berharap ada peningkatan kerjasama terkait beasiswa bagi putra putri terbaik bangsa Indonesia untuk belajar di Universitas Arkansas. Saya mendapat informasi bahwa sudah ada beberapa mahasiswa Indonesia yang pernah mengambil riset di Universitas Arkansas, dan saya pikir perlu lebih banyak lagi tawaran riset, agar mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang menyerap ilmu di Universitas Arkansas semakin banyak jumlahnya,’’ tegas Tamsil Linrung.

Sementara itu, Profesor Bidang Mikrobiologi Unggas Departemen Ilmu Unggas sekaligus Direktur Asosiasi Program Pasca Sarjana Biologi Sel dan Molekuler Universitas Arkansas, Amerika Serikat, Prof Adnan Alrubaye menyampaikan apresiasi terhadap mahasiswa dan peneliti asal Indonesia yang bekerja di Universitas Arkansas.

Baca Juga :  MENGHAYALKAN VISI MISI GUBERNUR NTB LMI “NTB MAKMUR MENDUNIA”

Prof Adnan mengakui mahasiswa Indonesia sangat produktif melakukan riset dan mempublikasikan karyanya di jurnal ilmiah. Hal itu, lanjut Prof Adnan, berdampak positif bagi universitas. Atas pencapaian tersebut, Prof Adnan menawarkan posisi manajer riset kepada Andi Asnawati, salah satu mahasiswa doktoral yang kuliah di Universitas Arkansas sejak tahun 2018 lalu.

Menurut Prof Adnan, Arkansas merupakan salah satu sentra pangan utama di Amerika Serikat. Selain beras, beberapa jenis pangan seperti budidaya sapi dan unggas, merupakan produk unggulan dari Arkansas yang telah dikembangkan berdasarkan riset dari universitas.

Karena itu, Prof Adnan menilai langkah tepat jika Indonesia melakukan kerja sama dengan Universitas Arkansas. Prof Adnan juga menawarkan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia yang tertarik menempuh pendidikan di kampusnya.

Pertemuan ini turut dihadiri Staf Khusus Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Prof Sri Hartati R Suradijono, yang selanjutnya akan menindaklanjuti rencana kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Prof Adnan Alrubaye sebagai representasi Universitas Arkansas.(arz)

Berita Terkait

AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong
Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja
60 Tahun KAHMI, Dari Simposium Nasional hingga Desakan Agar Kedaulatan Bangsa Tak Berhenti di Atas Kertas
Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan
PKB Beri Sinyal Dukung Gugatan Super Indonesia, UUD 1945 Asli Kembali Dibahas di DPR
Menjaga PLN Energi Gas, Menjaga Transisi Energi yang Terjangkau
8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan
JAMIRA dan LIN Teken MoU, Perkuat Media, Investigasi dan Informasi Publik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong

Minggu, 13 September 2026 - 14:02 WIB

Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja

Jumat, 11 September 2026 - 19:05 WIB

60 Tahun KAHMI, Dari Simposium Nasional hingga Desakan Agar Kedaulatan Bangsa Tak Berhenti di Atas Kertas

Kamis, 10 September 2026 - 05:07 WIB

Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

PKB Beri Sinyal Dukung Gugatan Super Indonesia, UUD 1945 Asli Kembali Dibahas di DPR

Berita Terbaru

Suasana kunjungan tiga perempuan yang mewakili kekuatan eksekutif, kebudayaan, dan legislatif NTB ke Art Gallery of South Australia (AGSA), Adelaide, pada 11–12 September 2026.

Internasional

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:09 WIB