Seorang Budayawan Gagas ‘’Repoq Literasi’’ untuk Restorasi Pertanian di Lotim

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhir, S.Pd.

Muhir, S.Pd.

LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Seorang budayaan Lombok Timur (Lotim) bernama Muhir, S.Pd menggagas sebuah pusat kajian dan pengembangan literasi yang diberi nama ‘’Repoq Literasi’’. Terminologi ‘’Repoq Literasi’’ ini menurut pencetusnya, adalah sebuah pusat gerakan literasi multi-ranah yang bergerak di bidang sosial, politik, pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata.

Muhir yang pernah menduduki jabatan sebagai Kabid Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) memberikan pemaparan melalui rilis yang disampaikan kepada Redaksi Lomboktoday.id menguraikan, dirinya menginisiasi program bertajuk ‘’Restorasi Teknik Bertani’’ yang dipusatkan di Desa Banjar Sari, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lotim.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan petani lokal dengan semangat tinggi. Mereka diajak untuk melihat tanah bukan hanya sebagai tempat bercocok tanam, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan yang perlu dibaca dan dipahami.

Bagi pemikiran sang mantan Camat Labuhan Haji ini, melalui pendekatan literasi lapangan, ‘’Repoq Literasi’’ diyakininya akan memberikan edukasi tentang pengukuran tingkat kesuburan tanah, pemilihan bibit unggul sesuai karakter lahan, serta pembuatan pupuk organik buatan sendiri berbasis kearifan lokal. ‘’Kami ingin mengembalikan kesadaran bahwa literasi tidak hanya tentang membaca buku, tapi juga membaca kehidupan dan alam,’’ ujar Muhir.

Baca Juga :  Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Salat Idul Fitri Bersama di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center

Ke depan, kata tokoh yang background guru SD itu, ‘’Repoq Literasi’’ juga memfasilitasi pertemuan antara petani dan instansi pemerintah di bidang pengairan untuk membahas rencana perbaikan saluran irigasi. Pertemuan ini diharapkan menjadi awal sinergi antara masyarakat petani, komunitas literasi, dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis lokal.

Belum lama ini, lanjut Muhir, dilakukan sebuah diskusi terkait hal ini antara Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lotim, Dewanto Hadi bersama Camat Labuhan Haji, Baiq Lian, didampingi Sekcam Labuhan Haji, Rozikin, Pekasih dan perwakilan petani, Sanusi, M.Pd. Kadis PUPR, Dewanto Hadi langsung memerintahkan Kepala Bidang Pengairan, untuk turun lapangan bertemu dengan masyarakat petani.

Baca Juga :  Eksekutif dan Legislatif Lotim Sepakati Rancangan RPJMD 2025-2029

Muhir menambahkan, melalui kegiatan ‘’Repoq Literasi’’ ini bahwa literasi bukan hanya urusan kelas dan buku, melainkan juga upaya menghidupkan kembali pengetahuan yang tumbuh dari pengalaman sehari-hari masyarakat. ‘’Restorasi teknik bertani adalah bagian dari gerakan sadar pengetahuan. Kita belajar dari tanah, dari air, dari cara hidup yang diwariskan leluhur,’’ tambahnya.

Dengan semangat tersebut, ‘’Repoq Literasi’’ berkomitmen untuk terus menghadirkan literasi yang menyentuh akar kehidupan masyarakat dari sawah, ladang, hingga ruang kebijakan. ‘’Repoq Literasi’’ adalah gerakan literasi berbasis masyarakat yang berpusat di Lotim. Bergerak dalam bidang sosial, politik, pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata. ‘’Repoq Literasi’’ berkomitmen menghadirkan ruang belajar dan refleksi kritis bagi masyarakat desa.(Kml)

Berita Terkait

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong
Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi
Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB
Wujud Sinergi dan Kepedulian Sosial, Bank Jatim Bersama Bank NTB Syariah dan IZI Salurkan Bantuan Kacamata Gratis bagi Pelajar di Jawa Timur
TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:11 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:09 WIB

IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02 WIB

Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB

Senin, 27 Juli 2026 - 10:07 WIB

Wujud Sinergi dan Kepedulian Sosial, Bank Jatim Bersama Bank NTB Syariah dan IZI Salurkan Bantuan Kacamata Gratis bagi Pelajar di Jawa Timur

Berita Terbaru