DPD Terima LHP LKPP dan IHPS II 2024 dari BPK RI

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana DPD RI saat menerima LHP LKPP dan IHPS II tahun 2024 dari BPK RI.

Suasana DPD RI saat menerima LHP LKPP dan IHPS II tahun 2024 dari BPK RI.

JAKARTA, LOMBOKTODAY.IDDPD RI menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun 2024, dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2024 yang dilakukan oleh BPK RI. Laporan tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai.

“Dari berbagai laporan dan catatan yang telah disampaikan oleh BPK RI, kami meminta kepada seluruh Anggota DPD RI dan Alat Kelengkapan DPD RI untuk menjadikannya sebagai catatan penting dalam pelaksanaan tugas-tugas konstitusional,” kata Yorrys, di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (28/5/2025).

Senator asal Papua Tengah ini berharap laporan tersebut dapat menjadi bahan dalam bersinergi dengan pemerintah daerah khususnya dalam menindaklanjuti rekomendasi BPK RI. Tentunya hal itu demi perbaikan dan terwujudnya tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Keren!, PLN Siapkan Total Hadiah Rp480 Juta Untuk Pemenang PJA 2024

“Kami akan menyerahkan LHP LKPP Tahun 2024 dan IHPS II Tahun 2024 dari BPK RI kepada Pimpinan Komite IV untuk dibahas dalam rapat pleno sesuai dengan bidang tugasnya,” ujar Yorrys.

Sebelumnya, DPD RI telah mengesahkan Pertimbangan DPD RI terhadap IHPS I Tahun 2024 pada Sidang Paripurna DPD RI ke-9 tanggal 11 Desember 2024 yang lalu. Terhadap IHPS I Tahun 2024, DPD RI merekomendasikan beberapa hal penting.

“Salah satunya DPD RI mendorong peningkatan koordinasi antara BPK RI dan Aparat Penegak Hukum (APH), guna menindaklanjuti laporan hasil pemeriksaan BPK RI yang berindikasi menyebabkan kerugian negara/daerah akibat pelanggaran dan ketidakpatuhan entitas,” papar Yorrys.

Baca Juga :  Cari Ide Usaha? Bisnis Laundry Menjadi Salah Satu Sektor yang Terus Bertumbuh

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua BPK RI, Budi Prijono menyampaikan bahwa pihaknya telah merampungkan pemeriksaan LKPP tahun 2024 tepat waktu sesuai amanat perundang-undangan setelah menerima laporan keuangan unaudited dari pemerintah pada 21 maret 2025. “Berdasarkan hasil pemeriksaan, BPK RI telah menetapkan untuk memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPP tahun 2024,” tuturnya.

Ia menambahkan opini WTP atas LKPP tersebut selaras dengan pencapaian opini WTP atas LKBUN dan 84 laporan keuangan kementerian/lembaga (LKKL), serta opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) untuk dua LKKL. “Dua LKKL yakni laporan keuangan Badan Pangan Nasional dan Badan Karantina Indonesia,” kata Budi.(arz)

Berita Terkait

PKB Beri Sinyal Dukung Gugatan Super Indonesia, UUD 1945 Asli Kembali Dibahas di DPR
Menjaga PLN Energi Gas, Menjaga Transisi Energi yang Terjangkau
JAMIRA dan LIN Teken MoU, Perkuat Media, Investigasi dan Informasi Publik
PLN Energi Gas Mengalirkan Energi untuk Masa Depan Indonesia
Demo 27 Agustus: Siapa Membawa Aspirasi, Siapa Membawa Agenda?
Fauzan Khalid Desak ATR/BPN Bentuk Tim Khusus, Sengketa Pertanahan di Lombok Jadi Sorotan
Merdeka! Perjalanan 81 Tahun Menjadi Diri Sendiri
LBH Pro-Justitia Ungkap Dugaan Penipuan Investasi di Subang, PT ABG Disebut Klaim Jadi Main Contractor VinFast

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

PKB Beri Sinyal Dukung Gugatan Super Indonesia, UUD 1945 Asli Kembali Dibahas di DPR

Senin, 7 September 2026 - 08:01 WIB

Menjaga PLN Energi Gas, Menjaga Transisi Energi yang Terjangkau

Selasa, 1 September 2026 - 18:28 WIB

JAMIRA dan LIN Teken MoU, Perkuat Media, Investigasi dan Informasi Publik

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:03 WIB

PLN Energi Gas Mengalirkan Energi untuk Masa Depan Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:08 WIB

Demo 27 Agustus: Siapa Membawa Aspirasi, Siapa Membawa Agenda?

Berita Terbaru

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat rapat koordinasi bersama maskapai dan pemangku kepentingan penerbangan melalui konferensi daring dari Mataram, pada Selasa (8/9/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Jelang MotoGP Mandalika 2026, NTB Desak Maskapai Tambah Penerbangan ke Lombok

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:09 WIB