NTB Resmi Jadi Tuan Rumah PON XXII 2028, Gubernur Iqbal Terima SK dari Erick Thohir

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menerima SK Penetapan Tuan Rumah PON XXII 2028 dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, usai rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Kemenpora RI, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menerima SK Penetapan Tuan Rumah PON XXII 2028 dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, usai rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Kemenpora RI, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

JAKARTA, LOMBOKTODAY.CO.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) resmi memulai langkah besar menuju penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

Kepastian tersebut ditandai dengan diterimanya Surat Keputusan (SK) Penetapan Tuan Rumah PON XXII 2028 oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

SK tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, sebagai penanda dimulainya tahapan persiapan penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Indonesia yang akan digelar secara kolaboratif oleh Provinsi NTB dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rapat koordinasi itu turut dihadiri Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung; Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani; Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, serta jajaran Kemenpora dan berbagai pemangku kepentingan terkait.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Ahsanul Khalik, menyebut penyerahan SK tersebut sebagai momentum bersejarah bagi NTB.

“Alhamdulillah, Bapak Gubernur telah menerima secara resmi Surat Keputusan Penetapan Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028. Kepercayaan ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijawab dengan persiapan matang dan kerja bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Awal Tahun yang Baik, Bupati Bersama BAZNAS Lotim Serahkan Mahyani

Pria yang akrab disapa AKA itu menjelaskan, kehadiran Gubernur NTB dalam prosesi penerimaan SK merupakan bentuk penerimaan resmi atas mandat pemerintah pusat untuk menyelenggarakan ajang olahraga nasional empat tahunan tersebut.

Menurutnya, penunjukan NTB sebagai tuan rumah tidak terlepas dari rekam jejak daerah dalam menggelar berbagai event olahraga berskala nasional maupun internasional.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk menghadirkan penyelenggaraan PON yang profesional dan berkesan.

PON XXII Tahun 2028 akan mengusung konsep penyelenggaraan kolaboratif antara NTB dan NTT. Sementara itu, DKI Jakarta akan berperan sebagai daerah penopang untuk sejumlah cabang olahraga yang membutuhkan fasilitas berstandar khusus.

Pembagian cabang olahraga nantinya akan disesuaikan dengan kesiapan venue dan infrastruktur yang dimiliki masing-masing daerah.

“Konsep ini memungkinkan penyelenggaraan PON berlangsung lebih efisien karena mengoptimalkan fasilitas yang sudah tersedia. Fokus pemerintah adalah meningkatkan kualitas venue yang ada, bukan membangun infrastruktur baru dalam skala besar,” jelas AKA.

Usai menerima SK penetapan, Pemerintah Provinsi NTB akan mempercepat berbagai tahapan persiapan. Langkah tersebut meliputi peningkatan kualitas venue olahraga, penguatan koordinasi lintas sektor, penyusunan rencana operasional, hingga penyiapan sumber daya manusia pendukung.

Baca Juga :  LKPJ Perdana Iqbal–Dinda, Ekonomi NTB 2025 Tetap Tangguh

Di sisi lain, pemerintah juga akan mendorong partisipasi aktif masyarakat agar PON XXII 2028 menjadi kebanggaan bersama.

Dukungan dunia usaha, komunitas olahraga, pelaku UMKM, serta keramahan masyarakat NTB diyakini akan menjadi faktor penting dalam menyukseskan penyelenggaraan event nasional tersebut.

AKA menyampaikan, Gubernur NTB menyambut penetapan tersebut dengan penuh rasa syukur dan optimisme. Menurutnya, PON XXII Tahun 2028 bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga peluang strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Penyelenggaraan PON diproyeksikan mampu menggerakkan sektor pariwisata, memperkuat UMKM, menarik investasi, serta memperluas promosi NTB di tingkat nasional.

Dengan dukungan infrastruktur yang telah tersedia serta semangat kolaborasi lintas sektor, NTB optimistis mampu menghadirkan penyelenggaraan yang profesional, akuntabel, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Penerimaan SK ini menjadi awal dari kerja bersama untuk menghadirkan PON XXII Tahun 2028 yang sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis NTB mampu menjadi tuan rumah yang membanggakan Indonesia,” tutup AKA.(Sid)

Berita Terkait

Dari Pesantren ke Pemerintahan, Gubernur NTB Raih Penghargaan Santri of The Year 2026
Honda Bikers Day 2026 Himpun 32.214 Bikers, Ambarawa Jadi Panggung Persaudaraan Nasional
Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan
Jangan Sepelekan Sakit Kepala, Kenali Tanda Bahaya yang Bisa Mengancam Nyawa
Lombok Timur Kembali Terbaik di TPAKD Award 2026, Program Kredit Tanpa Bunga Tembus Rp170 Miliar
Suara Daerah Harus Berpengaruh, Lalu Niqman Zahir Tawarkan Transformasi DPD RI Lewat Parlemen Teritorial Digital
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia
Ramadhipa Bidik Tiga Besar Moto3 Junior 2026, Misano Jadi Penentuan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Honda Bikers Day 2026 Himpun 32.214 Bikers, Ambarawa Jadi Panggung Persaudaraan Nasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Jangan Sepelekan Sakit Kepala, Kenali Tanda Bahaya yang Bisa Mengancam Nyawa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Lombok Timur Kembali Terbaik di TPAKD Award 2026, Program Kredit Tanpa Bunga Tembus Rp170 Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Suara Daerah Harus Berpengaruh, Lalu Niqman Zahir Tawarkan Transformasi DPD RI Lewat Parlemen Teritorial Digital

Berita Terbaru