Presiden Prabowo Copot Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN, Nanik S. Deyang sebagai Penggantinya

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mensesneg Prasetyo Hadi (tengah) didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari (kanan) dalam konferensi pers di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Mensesneg Prasetyo Hadi (tengah) didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari (kanan) dalam konferensi pers di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026).

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN dan menunjuk Nanik S. Deyang sebagai penggantinya.

Pergantian ini menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk memperkuat kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang bertanggung jawab menjalankan berbagai program peningkatan gizi masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto.

Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg)Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Menteri Pras didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari.

Selain menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, Presiden Prabowo juga mengangkat Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.

Menteri Pras menjelaskan, keputusan pergantian pimpinan BGN diambil setelah pemerintah melakukan monitoring dan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lembaga tersebut selama hampir satu setengah tahun terakhir.

Baca Juga :  Pemerintah Perkuat Perlindungan WNI di Timur Tengah Pasca Eskalasi Situasi Keamanan

“Selama kurang lebih hampir 1,5 tahun melakukan monitoring, melakukan evaluasi, maka pada hari ini, Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” ujar Menteri Pras.

Sejalan dengan keputusan tersebut, Presiden Prabowo juga mengakhiri masa tugas Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala BGN.

Meski terjadi pergantian kepemimpinan, pemerintah tetap memberikan apresiasi kepada Dadan Hindayana dan jajaran pimpinan sebelumnya atas kontribusi mereka dalam membangun fondasi kelembagaan Badan Gizi Nasional sejak awal berdiri.

“Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras, dedikasi selama ini di dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional,” kata Menteri Pras.

Menurutnya, keberadaan fondasi organisasi yang telah dibangun menjadi modal penting bagi kepemimpinan baru dalam melanjutkan berbagai program strategis di sektor gizi nasional.

Pemerintah menaruh harapan besar kepada jajaran pimpinan baru BGN untuk segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Melalui Forum Sinergi BKSP DPD RI, Mirah Midadan Perkenalkan Keindahan Pariwisata NTB ke Kancah Internasional

Langkah tersebut dinilai krusial agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih efektif, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Prasetyo mengatakan Presiden Prabowo menginginkan Badan Gizi Nasional mampu mempercepat implementasi program prioritas sekaligus memperkuat tata kelola organisasi agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

“Kita semua berharap kepemimpinan yang baru dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya.

Dengan pergantian pimpinan ini, pemerintah berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis serta agenda peningkatan kualitas gizi nasional dapat berjalan lebih optimal guna mendukung terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang sehat, unggul, dan berdaya saing global.(Sid)

Berita Terkait

PMN-J Kembali Demo KPK dan DPP NasDem, Desak Dugaan Fee Proyek Irigasi Libatkan Anggota DPR RI Berinisial MH Diusut Tuntas
Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera
Eksepsi ST Rogaya Ditolak PN Cikarang, Sidang Pidana Khusus Berlanjut ke Tahap Pembuktian
Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur
Fauzan Khalid Minta ASN Lombok Barat Tetap Layani Masyarakat Meski Bupati Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK
Fauzan Khalid Minta KemenPAN-RB dan BKN Selamatkan Guru Honorer yang Mengabdi Puluhan Tahun
Sidang Kasus ST. Rogaya di PN Cikarang Simpang Siur, Pengadilan Sebut Tertutup, Kejari Akhirnya Klarifikasi Terbuka
STN dan LMND Bentuk Sekretariat Bersama untuk Percepat Program Strategis Nasional Prabowo–Gibran

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:04 WIB

PMN-J Kembali Demo KPK dan DPP NasDem, Desak Dugaan Fee Proyek Irigasi Libatkan Anggota DPR RI Berinisial MH Diusut Tuntas

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIB

Eksepsi ST Rogaya Ditolak PN Cikarang, Sidang Pidana Khusus Berlanjut ke Tahap Pembuktian

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:01 WIB

Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

Fauzan Khalid Minta ASN Lombok Barat Tetap Layani Masyarakat Meski Bupati Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK

Berita Terbaru