OLEH: H. FAHRURROZI, QH |
SERINGKALI kita menggaungkan kata bahkan prasa tentang cinta. Cinta dalam narasi Agama [Islam] adalah terkumpul dalam kata Rahmat [الرحمة ]. Rahmat itu mencakup semua alam jagad raya ini.
ان رحمتى وسعت كل شيء [الاية]
Bahkan Agama dan pembawa agama distempel oleh Allah dengan rahmat Allah secara muthlak
[وما ارسلناك الا رحمة للعالمين].
Esensi agama adalah penyebar dan penyemai kurikulum cinta untuk semesta raya.
Sifat cinta dari nama-nama termulia dan teragung yang dimiliki oleh sejumlah 99 nama itu yang mashur disebut الاسماء الحسنى , bermuara pada tiga nama utama:
الله الرحمن الرحيم
Yang kemudian dijadikan sebagai awal mula segala amal perbuatan yang dimulai dengan menyebut nama Allah yang Maha Mencintai dan Maha Menyayangi.
كل امر لا يبدأ ببسم الله الرحمن الرحيم فهو اقطع وفى ورواية فهو ابتر وفى رواية فهو اجزم [رواه البخاري]
Segala sesuatu yang tidak diawali dengan menyebut bismillahirrahmanirrahim maka amalnya terputus. Dalam riwayat lain, amalnya tak ada maknanya. Dalam riwayat lain, terputus keberkahannya.
Ini artinya adalah seluruh tarikan nafas manusia semestinya tarikan nafas mereka adalah nafas kecintaaan dan kedamaian tidak ada jalan sekecil apapun tentang nafas kebenciaan dan kedengkian.
Hidup berbangsa, bernegara dan bermasyarakat tidak bisa dilepaskan dari segala rambu dan aturan yang mengikatnya, baik aturan normatif, aturan sosial, budaya bahkan aturan kebangsaan. Kesemuanya harus bermuara dalam satu titik yang disebut, KURIKULUM CINTA. Sebuah terminologi yang mencoba merajut, merawat, menjaga, memelihara, dan menjalin semua lini kehidupan manusia dalam bingkai kasih sayang, bingkai cinta kasih kepada sesama bani insani dalam strata sosial apapun mereka itu.
Kurikulum cinta bersifat universal yang tidak hanya terbatas pada dunia pendidikan, tapi mencakup segala lini kehidupan, semisal:
Cinta Agama, [الدين النصيحة], agama pemberi nasihat kecintaan dan kebaikan.
Cinta Tanah Air adalah manifestasi keimanan. [حب الوطن من الايمان]
Cinta tanah air adalah wujud keberimanan.
Cinta Lingkungan [غرس النخل، احياء الموات-، البيئة المؤدبة- فقه البيئة ]
Cinta lingkungan bukan hal yang biasa tapi bukti nyata orang yang beriman yang harus dibuktikan dengan amal shaleh yang berorientasi pada penjagaan alam, pelestarian lingkungan hidup, dan konservasi lingkungan hidup, menjadi suri tauladan bagi generasi mendatang untuk dijaga dengan penuh makna dan cinta.
Cinta Budaya dan kebudayaan, budaya masyarakat adalah wujud ekspresi yang dihasilkan oleh ide, karya, karsa masyarakat yang menghadirkan perubahan sosial bahkan tranformasi sosial, maka muncullah istilah:
العادة محكمة
Tradisi baik manusia bisa ditetapkan sebagai sebuah aturan, bisa dikurikulumkan, agar relasi cinta dan budaya masyarakat menjadi identitas bahkan entitas bagi setiap insan yang berkebudayaan.
الحكم يدور مع العلة وجودا وعدما.
Hukum agama bisa berrubah sesuai dengan adanya siklus perubahan budaya dan sosial masyarakat.
Ini artinya kurikulum cinta memiliki dimensi yang sangat signifikan dan multifungsi.
Coba kita cermati untaian demi untaian nasihat cinta dan kedamaian dari Rasulullah, sahabat dan ulama yang secara normatif dapat memberikan bimbingan peta arah seputar kurikulum cinta yang dijadikan ruh spirit dalam segala tindakan dan perbuatan, terlebih dalam dunia pendidikan.
Memang banyak sekali hadis-hadis Nabi Muhammad saw yang menjelaskan secara normatif akan pentingnya cinta, kasih sayang dan menebarkan kedamaian, tapi penulis hanya membatasi dua atau lebih sedikit hadis-hadis populer yang dapat dimuat dalam tulisan ini.
Di antaranya;
عن الحسن عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أنه قال بدلاء أمتى لا يدخلون الجنة بكثرة ولا صيام ولكن يرحمهم الله بسلامة الصدور وسخاوة النفس والرحمة لجميع المسلمين.
Pesan Rasulullah yang bersumber dari Sayyidina Al-Hasan, bahwa Nabi Muhammad menjelaskan bahwa Umatku yang terpilih menjadi wali abdal, mereka masuk syurga bukan karena semata banyak shalat dan puasanya, tapi karena Allah memberikan rahmat kepada mereka berupa:
Pertama: Hati yang tenang dan lapang dada.
Kedua: Kedermawanan jiwa, diri yang dermawan.
Ketiga: Selalu menyebarkan cinta kasih sayang kepada semua orang yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa.
عن أنس رضي الله تعالى عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال والذى نفس محمد بيده لا يؤمن أحدكم حتى يحب لأخيه المسلم ما يحب لنفسه من الخير.
Demi jiwa Muhammad di genggaman Allah swt, tidak sempurna keimanan seseorang sehingga dia mencintai saudaranya sesama muslim seperti cinta dia kepada dirinya dalam hal kebaikan.
وروي عن رسول الله صلى الله عليه وسلم انه قال من لا يرحم الناس لا يرحمه الله تعالى
Dari Nabi Saw, siapa yang tidak menebarkan kasih sayang kepada manusia, maka Allah tidak memberikan rahmat kasih sayangnya kepada orang itu.
وروي عن بعض الصحابة رضي الله عنه انه قال الراحمون يرحمهم الرحمن ارحموا من فى الأرض يرحمكم من فى السمآء.
Diriwayatkan dari sebagian sahabat Nabi Muhammad saw bahwa, orang yang menebar cinta kasih sayang adalah mereka yang diberikan cinta rahmat kasih sayang oleh Allah, oleh karenanya berkasih sayanglah, berikan kedamaianlah terhadap penduduk bumi, maka penduduk langit pasti mencintai, dan mengasihi kalian semua.
قال صعد النعمان بن بشير المنبر فحمد الله واثنى عليه ثم قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول ينبغى للمسلمين ان يكونوا بينهم بنصيحة بعضهم بعضا وتراحمهم بينهم كمثل العضو من الجسد اذا اشتكى بعضه تداعى الجسد كله بالسهر حتى يذهب الألم من ذلك العضو
Sayyidina an-Nukman bin Basyir naik ke atas mimbar sembari menuji Allah dan menyampaikan pesan Nabi Muhammad Saw yang dia dengar langsung, dengan ungkapan, sebaiknya bagi setiap muslim untuk berpegang teguh dengan nasihat satu dengan yang lainnya, dan saling mengasihi, menyayangi diantara mereka semua, laksana satu tubuh, jika merasa sakit satu anggota tubuh, terasa ke sekujur tubuh sampai hilang rasa sakit itu dari anggota tubuhnya.
وروى عبد الوهاب بن محمد الفعنلانى بسمرقند باسناده عن حميد عن أنس بن مالك رضي الله تعالى قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم اربع من حق المسلم عليك ان تعين محسنهم وان تستغفر لمذنبهم وان تدعو لمدبرهم وان تحب تائبهم
Nabi Muhammad saw menegaskan, Empat kewajiban manusia dengan manusia yang lain. Pertama: Hendaklah Anda membantu orang yang selalu berbuat kebaikan.
Kedua: Memohonkan ampun maaf bagi orang yang berdosa.
Ketiga: Mendoakan orang yang membelakangimu, yang tak mau tegur sapa.
Keempat: Mencintai dan menyayangi orang yang telah insaf dari segala kesalahannya.
عن ابى ايوب رضي الله عنه سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول : للمسلم على اخيه ست خصال واجبة ان ترك منها واحدة فقد ترك حقا واجبا. اذا دعاه ان يجيبه واذا مرض ان يعوده واذا مات ان يحضره واذا لقيه ان يسلم عليه واذا استنصحه ان ينصحه واذا عطس ان يشمته
Nabi Menegaskan ada enam hal yang mesti dilaksanakan terhadap orang lain. Jika salah satu ditinggalkan maka dia telah meninggalkan kewajiban utamanya.
Pertama: Jika dia mengundangmu dalam sebuah acara [seperti walimah], penuhilah [jika tidak ada halangan syar’i].
Kedua: Jika dia sakit, jenguklah.
Ketiga: Jika dia mati, bertakziahlah.
Keempat, jika berjumpa ucapkanlah salam kedamaian kepadanya.
Kelima: Jika dia minta nasihat, sampaikanlah nasihat itu dengan penuh hikmah.
Keenam: Jika dia bersin, jawablah dengan doa keafiatan kepadanya.
روي الشعبي عن عمر رضي الله تعالى عنه قال ان الله تعالى لا يرحم من لا يرحم ولا يغفر من لا يغفر ولا يتوب من لا يتوب.
Tiga hal terpenting dalam segala urusan kehidupan:
عن عمار بن ياسر رضى الله تعالى قال : ثلاث من جمعهن جمع الايمان كله الانفاق فى الافتقار والانصاف من نفسه وافشاء السلام على الخلائق.
Dari Sahabat Ammar bin Yasir RA bernasihat:
Tiga hal siapa saja yang mampu mengumpulkan tiga hal itu maka sesungguhnya dia telah mengumpulkan keimananan semuanya secara sempurna.
Pertama: Memberi Infak sadaqah meski dalam kekurangan.
Kedua: Kesadaran akan hakikat dirinya.
Ketiga: Menyebarkan salam kedamaian kepada semua makhluk.
وروى عن عمر بن العزيز رضى الله عنه انه قال : احب الامور الى الله ثلاثة العفو عند المقدرة والقصد فى الحدة والرفق بعباد الله تعالى وما رفق احد بعباد الله الا رفق الله به.
Tiga aspek perkara penting dalam kehidupan manusia: Nasihat Umar bin Abd. Aziz.
Umar bin Abd. Aziz bernasihat: Urusan yang paling dicintai oleh Allah swt ada tiga:
Pertama: Memberi maaf saat ada kemampuan dan saat hati yang berat.
Kedua: bersikap adil dalam kondisi sulit.
Ketiga: Bersikap lemah lembut kepada sesama makhluk.
Siapa yang bersikap ramah tamah dan penyanyang kepada semua makhluk maka Allah menemaninya,membersamainya dalam setiap keadaan.
روى هشام عن الحسن قال أوحى الله تعالى الى آدم يا آدم أربع هن جماع لك ولولدك [يعنى جماع الخير ] واحدة لى وواحدة لك وواحدة بينى وبينك وواحدة بينك وبين الناس. فاما التى لى فان تعبدنى ولا تشرك بى شيئا وأما التى لك فعملك أجزيك به حين أفقر ما تكون اليه واما التى بينى وبينك فمنك الدعاء وعلي الاجابة واما التى بينك وبين الناس فاصحبهم بالذى تحب ان يصحبوك به. والله أعلم [تنبه الغافلين ص: ١٣٩]
Diriwayatkan oleh Hisyam dari Al- Hasan berkata, Allah mewahyukan kepada Nabi Adam, Wahai Adam? EMPAT hal yang menjadi simpul keseluruhan kebaikan.
Pertama: Satu untuk-Ku.
Kedua: Satu untukmu.
Ketiga: Satu antara diri-Ku dan dirimu.
Keempat: Satu diantara dirimu dan manusia-orang lain.
Adapun satu untuk-Ku itu, Engkau menyembah-Ku dan tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu apapun.
Sedangkan satu untukmu wahai Adam, adalah amal perbuatanmu, Aku balas sesuai dengan kebutuhan hidupmu.
Begitu juga satu antara diri-Ku dan dirimu itu berupa Doa darimu dan atas diri-Ku mengabulkan segala doamu. Yang terakhir, antara dirimu dan orang lain, Hendaklah engkau berteman, bersahabat, bergaul dengan rasa cinta, kasih sayang, dengan penuh kedamaian, kepada siapa saja yang anda cintai untuk dijadikan sebagai teman dan sahabat.
سامح فإنك فى النهاية فان
واجعل شعارك كثرة الغفران
وابسط يديك لرحمة ومودة
حتى تنال محبة الرحمن
ليس التباغض من شريعة احمد
بل انه لبضاعة الشيطان
قابيل اغضب ربه لما قسا
واخوه كوفىء اذا عفا بجنان
سامح أخاك وان توعر طبعه
ان التسامح شيمة الشجعان [الشيخ فاضل أصفر ]
Bertasamuhlah [saling hargai dan hormarilah] sesungguhnya Anda di ujung akhir nanti akan sirna. Maka jadikanlah semua simbol syiarmu itu banyaknya pengampunan Allah swt.
Bentangkan dan ulurkan tanganmu dengan penuh cinta dan kasih sayang, sehingga Anda meraih cinta kasih Allah swt.
Saling benci dan menebar kebencian bukan syariat Nabi Muhammad.
Tetapi itu adalah warisan dan titipan syaitan.
Qabil dibenci oleh Tuhan karena hatinya keras. Sementara saudaranya dihormati dengan syurga karena pemaaf.
Terimalah dengan lapang dada sebagaimanapun tabaiat dan watak temanmu. Sesungguhnya menghargai, menghormati sesama itu adalah identitas para pemberani.
Demikian, sekilas hal-hal yang terkait dengan cinta kasih dalam lingkaran normatif agama Islam yang menghadirkan Rahmatan lil alamiin.
Saya meyakini ini sangat tidak ilmiah atau kurang akademis, tapi ini sekedar bacaan populis sebagai bahan materi dakwah para dai yang bisa dikembangkan dalam ruang dan setting waktu masyarakat penerima pesan-pesan kemanusiaan, keislaman dan kebangsaan. Intinya saya menulis untuk mengharap jadi amal shaleh yang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja yang menginginkan kedamaian dan keharmonisan.
والله اعلم بالصواب
Salam takziem,
H. Fahrurrozi Dahlan.
[Direktur Pascasarjana UIN Mataram, Wakil Ketua Umum PBNW, Ketua 1 MUI NTB, Ketua Umum IKALUIN Jakarta-NTB, Ketua DPD ASKOPIS NTB, DPP ASKOPIS PUSAT]