Wabup Lotim Sebut Tugas ASN Sebagai Jembatan Pelayanan Masyarakat dengan Pemerintah

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Lotim, HM Edwin Hadiwijaya saat memimpin apel pagi di Dinas PUPR Lotim, Senin (17/11/2025).

Wabup Lotim, HM Edwin Hadiwijaya saat memimpin apel pagi di Dinas PUPR Lotim, Senin (17/11/2025).

LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Memberikan pelayanan yang optimal serta didukung dengan tata kelola pemerintahan yang baik, menjadi tanggung jawab Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Lombok Timur (Wabup Lotim), HM Edwin Hadiwijaya saat memimpin apel pagi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Senin (17/11/2025).

“Tugas bapak dan ibu adalah cukup besar. ASN paling tidak diharapkan sebagai fungsi menjembatani kepentingan masyarakat dengan kepentingan pemerintah,” jelasnya. “Kemudian memberikan pelayanan kepada masyarakat seoptimal mungkin, tentu juga melaksanakan tata kelola organiasi pemerintahan,” sambungnya.

Baca Juga :  KASTA NTB DPD KLU Terima Bantuan Ambulans dari Pemkab Lombok Utara

Kaitan dengan itu, Wabup Edwin mengingatkan bahwa loyalitas ASN, setelah loyalitas kepada NKRI adalah loyalitas kepada masyarakat, baru berikutnya kepada atasan dengan penekanan pada integritas, taat asas dan peraturan yang berlaku.

Karena itu, Wabup Edwin mengajak untuk saling rangkul dan bekerja sama menjaga soliditas seraya mengingatkan bahwa salah satu titik lemah adalah kerja sama lintas sektor. “Mari kita saling rangkul, saling bekerja sama,” ajaknya.

Baca Juga :  Jelang MotoGP 2025, Ditpolairud Polda NTB Patroli Udara dan Cek Helipad

“Kelemahan kita adalah ketika kita bergerak bersama-sama dalam sebuah tim itu, dalam lintas sektoral kita,” tambahnya.

Wabup Edwin juga mengingatkan bahwa ASN dilindungi aturan sejalan dengan pemberlakuan sistem merit, sehingga tidak terganggu dinamika politik. “Sekarang peran ASN tidak lagi diobok-obok oleh politik, yang dinilai menciderai profesionalisme ASN,” ucapnya.(Kml)

Berita Terkait

Ops Patuh Rinjani 2026 Dimulai, 578 Personel Gabungan Siap Tindak Pelanggaran Lalu Lintas di NTB
Wakapolda NTB Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Pagi di Simpang Empat BI Mataram
Astra Motor NTB dan Satlantas Polres Lombok Utara Pasang Papan Black Spot, Pengendara Diminta Lebih Waspada
Jangan Sepelekan Sakit Kepala, Kenali Tanda Bahaya yang Bisa Mengancam Nyawa
NTB Satu Data Tembus 5 Besar Indonesia’s SDGs Action Awards 2026, Gubernur Iqbal Perkuat Pembangunan Berbasis Bukti
Honda BeAT Diklaim Irit hingga 60,6 Km/Liter, Begini Teknologi Pendukungnya
BPBD NTB Perkuat Kesiapsiagaan Gempa dan Tsunami, Simulasi Lintas Sektor Digelar
Fauzan Khalid Minta Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat Koperasi Desa Dikaji Ulang, Ini Alasannya

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Ops Patuh Rinjani 2026 Dimulai, 578 Personel Gabungan Siap Tindak Pelanggaran Lalu Lintas di NTB

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Wakapolda NTB Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Pagi di Simpang Empat BI Mataram

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Astra Motor NTB dan Satlantas Polres Lombok Utara Pasang Papan Black Spot, Pengendara Diminta Lebih Waspada

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Jangan Sepelekan Sakit Kepala, Kenali Tanda Bahaya yang Bisa Mengancam Nyawa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:03 WIB

NTB Satu Data Tembus 5 Besar Indonesia’s SDGs Action Awards 2026, Gubernur Iqbal Perkuat Pembangunan Berbasis Bukti

Berita Terbaru