KASTA NTB Dukung Penuh Kapolda NTB dalam Pengelolaan Pertambangan Rakyat

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden KASTA NTB, Lalu Wink Haris (kanan) dan Kapolda NTB, Irjen Pol Hadi Gunawan.

Presiden KASTA NTB, Lalu Wink Haris (kanan) dan Kapolda NTB, Irjen Pol Hadi Gunawan.

LOTENG, LOMBOKTODAY.ID – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KASTA NTB menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kapolda NTB, Irjen Pol Hadi Gunawan dalam menata, menertibkan, serta menghadirkan model baru pengelolaan pertambangan rakyat yang lebih adil dan berpihak kepada masyarakat. Dukungan ini disampaikan KASTA NTB menyusul adanya polemik terkait pembagian dana sisa hasil Usaha (SHU) dari koperasi tambang legal, yang dalam beberapa hari terakhir menjadi sorotan publik.

Presiden KASTA NTB, Lalu Wink Haris mengungkapkan, program pembagian SHU kepada masyarakat telah berjalan secara transparan dan merupakan bentuk nyata kehadiran negara melalui pendekatan kesejahteraan. ‘’Seperti kita ketahui bahwa SHU itu rinciannya, Rp2.800.000 per orang untuk masyarakat desa penghasil, dan Rp1.150.000 per orang untuk masyarakat desa penyangga. Jadi, total dana SHU yang dibagikan kepada masyarakat mencapai sekitar Rp4,5 miliar,’’ ungkap Lalu Wink Haris.

Pembagian SHU ini, menurut Lalu Wink Haris, menjadi bukti bahwa pengelolaan tambang rakyat yang legal dan terkontrol, mampu memberikan manfaat langsung kepada warga sekitar, bukan hanya para pemodal atau kelompok tertentu.

Lalu Wink Haris menyoroti adanya pihak-pihak yang mencoba membangun narasi negatif terhadap upaya Kapolda NTB dalam menata sektor pertambangan rakyat. ‘’Nikmat apa lagi yang kalian dustakan?. Niat baik tidak selamanya direspon baik jenderal. Hakim terbaik itu ada di tangan rakyat, bukan penghakiman oleh sekelompok orang yang bisa jadi tendensius dan disetir kepentingan pragmatis,’’ kata Lalu Wink Haris.

Baca Juga :  STN Siap Jadi Jembatan Petani dan Negara, Dorong Pertanian Modern dari Hulu hingga Hilir

Lalu Wink Haris menegaskan, kerja-kerja Kapolda NTB dalam mendorong legalisasi tambang rakyat, merapikan tata kelola, serta memastikan manfaatnya dirasakan warga, merupakan langkah maju bagi NTB. Lalu Wink Haris menilai, pendekatan Kapolda NTB dalam mendorong lahirnya koperasi legal tambang rakyat, adalah salah satu terobosan paling progresif dalam sejarah pengelolaan sumber daya alam di NTB.

‘’Sebagai salah satu elemen masyarakat NTB, kami melihat apa yang bapak lakukan tulus untuk mewujudkan kesejahteraan dan kedaulatan rakyat NTB atas sumber daya alam dan segala yang terkandung di dalamnya,’’ ujarnya.

Model ini dinilainya bukan hanya menghadirkan ketertiban hukum, melainkan juga membuka ruang bagi masyarakat desa penghasil dan desa penyangga untuk menikmati hasil bumi mereka sendiri secara sah dan terdistribusi adil.

Lalu Wink Haris menegaskan, keberhasilan program tambang rakyat legal tidak boleh diganggu oleh kepentingan kelompok tertentu yang mencoba mengambil keuntungan dari kekacauan. Bahkan Lalu Wink Haris menyerukan agar seluruh elemen masyarakat memberikan dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum dan distribusi kesejahteraan yang sedang dilakukan oleh Kapolda NTB.

Baca Juga :  Laka Lantas di Wilayah Lotim Akhir Ramadhan dan Awal Syawal Relatif Rendah

Sementara itu, Kapolda NTB, Irjen Pol Hadi Gunawan menegaskan komitmen kuat Polri dalam mengawal penyaluran sisa hasil usaha (SHU) koperasi pertambangan rakyat, seperti yang telah dilakukan di Koperasi Produsen Salonong Bukit Lestari Sumbawa.

Irjen Pol Hadi Gunawan menjelaskan, penyaluran SHU tahun ini, diarahkan langsung untuk memperkuat agenda pembangunan nasional. ‘’Sebagaimana arahan Pak Presiden Prabowo, Asta Cita menjadi landasan untuk memperkuat pemerataan ekonomi, ketahanan sosial, dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, penyaluran SHU kami fokuskan pada program-program yang sejalan dengan agenda tersebut,’’ jelasnya.

Irjen Pol Hadi Gunawan menekankan jika Polri akan terus mendukung penguatan koperasi, sebagai pilar ekonomi kerakyatan, khususnya di daerah-daerah yang bersentuhan dengan sektor pertambangan. ‘’Ini bukan hanya tentang SHU, tapi tentang bagaimana koperasi menjadi mesin kesejahteraan. Polri akan selalu hadir untuk memastikan prosesnya berjalan transparan, adil, dan tepat sasaran,’’ ucapnya.(ltn)

Berita Terkait

ASLIPAY Hadir untuk Warga ASLI, Bukan Sekadar Aplikasi Transaksi: Ada Perlindungan hingga Marketplace UMKM
Gubernur NTB Pesan Peserta Magang di Jepang: Jangan Cuma Cari Gaji, Bangun Komitmen dan Aset
Tak Dapat Bansos? Wabup Lombok Timur Tegas Minta Warga Isi Data Sendiri
Tak Dapat Pensiun, 4.000 Marbot dan Guru Ngaji di Lombok Timur Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan
Honda CT125 Tampil Makin Ikonik, Warna Baru Matte Fresco Brown Bikin Motor Trekking Ini Makin Berkarakter
Dana Transfer Pusat Bertambah, Lombok Timur Alokasikan Rp71 Miliar untuk Infrastruktur Jalan
Gubernur Iqbal Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK
Bulan Maulid Nabi, Pemprov NTB Gelar GPM di RS Mandalika, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:07 WIB

ASLIPAY Hadir untuk Warga ASLI, Bukan Sekadar Aplikasi Transaksi: Ada Perlindungan hingga Marketplace UMKM

Senin, 14 September 2026 - 15:34 WIB

Gubernur NTB Pesan Peserta Magang di Jepang: Jangan Cuma Cari Gaji, Bangun Komitmen dan Aset

Sabtu, 12 September 2026 - 07:06 WIB

Tak Dapat Bansos? Wabup Lombok Timur Tegas Minta Warga Isi Data Sendiri

Sabtu, 12 September 2026 - 06:01 WIB

Tak Dapat Pensiun, 4.000 Marbot dan Guru Ngaji di Lombok Timur Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 13:05 WIB

Honda CT125 Tampil Makin Ikonik, Warna Baru Matte Fresco Brown Bikin Motor Trekking Ini Makin Berkarakter

Berita Terbaru

Suasana kunjungan tiga perempuan yang mewakili kekuatan eksekutif, kebudayaan, dan legislatif NTB ke Art Gallery of South Australia (AGSA), Adelaide, pada 11–12 September 2026.

Internasional

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:09 WIB