LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.ID – Pelaksanaan diklat Program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) bagi tiga desa di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), yang berlangsung di Aula Kantor Desa Kawo, sejak tanggal 24-27 Februari 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB resmi ditutup oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Loteng, H Masnun, didampingi Amran, Kepala Seksi Pengembangan SDM, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, Kamis (27/2/2025).
Dalam sambutannya, H Masnun mengatakan, pihaknya selaku leading sektor program pengentasan kemiskinan di Lombok Tengah merasa berterima kasih atas adanya program yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB. Program diklat kewirausahaan P3KE ini sangat dibutuhkan bagi masyarakat di Loteng. ‘’Diklat ini sangat dibutuhkan keberlanjutannya guna meningkatkan usaha-usaha kecil menengah bagi masyarakat di Loteng,’’ katanya.
Menurut Masnun, diklat ini harus berkesinambungan agar masyarakat bisa lebih mandiri dalam berusaha dan memiliki usaha secara mandiri. Selain itu, ilmu pengetahuan yang diberikan selama diklat berlangsung, menjadi bekal utama bagi peserta untuk bisa membuat adonan jajan secara sendiri di rumahnya.
Ia berharap seluruh peserta agar bisa mempraktekkan hasil pelatihan yang didapatkan untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem di kalangan warga. ‘’Perlengkapan alat untuk praktik sudah diberikan, sehingga saya berharap ilmu yang didapatkan bisa diterapkan di rumah masing-masing, agar program P3KE menjadi tepat sasaran,’’ harap mantan Camat Pringgarata ini.
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) menggelar kegiatan diklat kewirausahaan bidang keterampilan teknis olahan makanan bagi Program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Diklat yang diikuti sebanyak 30 orang warga dari tiga desa di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, yakni; Desa Kawo, Gapura dan Desa Teruwai.(LS)