Gubernur NTB Tegaskan Kearifan Lokal Kunci Hadapi Bencana

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menyampaikan sambutan di sela-sela acara penerimaan kunjungan kehormatan IFRC bersama Donor Advisory Group (DAG), di Kantor Pusat Bank NTB Syariah, Jalan Udayana Mataram, Kamis (16/10/2025).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menyampaikan sambutan di sela-sela acara penerimaan kunjungan kehormatan IFRC bersama Donor Advisory Group (DAG), di Kantor Pusat Bank NTB Syariah, Jalan Udayana Mataram, Kamis (16/10/2025).

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, bahwa masyarakat NTB memiliki ketangguhan dan kearifan lokal yang kuat dalam menghadapi bencana. Hal itu disampaikan Gubernur Iqbal saat menerima kunjungan kehormatan International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) bersama Donor Advisory Group (DAG), di Kantor Pusat Bank NTB Syariah, Jalan Udayana Mataram, Kamis (16/10/2025).

‘’Merupakan kehormatan bagi kami dapat bekerja sama dengan IFRC. Kami berharap Anda pulang dengan membawa kabar baik dari Lombok,’’ kata Gubernur Iqbal dalam sambutannya, di hadapan perwakilan IFRC, PMI, dan Delegasi Donor Internasional.

Gubernur Iqbal menambahkan, NTB bukan hanya wilayah yang kerap dilanda bencana, tetapi daerah yang mampu menjadikannya sebagai kekuatan dan sumber kebijaksanaan. ‘’Kami sudah terbiasa hidup berdampingan dengan bencana. Bahkan bencana bagi kami juga merupakan keindahan, tergantung bagaimana kita menyikapinya,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Pemprov NTB Dukung 5 Raperda Prakarsa DPRD, Fokus Atasi Pinjol Ilegal hingga Perlindungan Petani

Menurutnya, setiap peristiwa alam memberikan pelajaran berharga. Bagaimana manusia harus beradaptasi dan memperlakukan lingkungan dengan bijak. Gubernur Iqbal menegaskan, bahwa masyarakat NTB telah mewarisi berbagai kearifan lokal dari para leluhur dalam menghadapi bencana dengan solidaritas.

‘’Kami mewarisi banyak kearifan lokal dari leluhur tentang bagaimana menghadapi bencana. Karena itu, kami terbuka menerima saran dan dukungan dari IFRC, agar kapasitas daerah ini semakin kuat di masa depan,’’ tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PMI Provinsi NTB, HL Herman Mahaputra menyampaikan apresiasi kepada IFRC serta Donor Advisory Group (DAG) atas kunjungannya ke NTB. Menurutnya, kegiatan ini bagian dari upaya memperkuat misi kemanusiaan, kesiapsiagaan, dan strategi keberlanjutan pendanaan bagi PMI di tingkat daerah.

‘’Kunjungan ini bertujuan membawa misi kemanusiaan, memperkuat kesiapsiagaan, serta merancang strategi keberlanjutan pendanaan,’’ katanya sembari menegaskan, kolaborasi antara PMI, IFRC, dan para donor internasional menjadi kunci dalam meningkatkan kapasitas penanganan bencana di NTB.

Baca Juga :  Astra Motor NTB Ajak Bloger dan Komunitas Bersih-bersih Pantai

Sementara itu, perwakilan IFRC, Under Secretary General for Humanitarian Diplomacy and Digitalization, Nena Stoiljkovic menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan kesiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB serta PMI dalam membangun ketahanan masyarakat.

Ia menilai, pengalaman NTB merupakan contoh nyata bagaimana nilai-nilai lokal dapat berpadu dengan dukungan global, menciptakan sistem penanggulangan bencana yang berkelanjutan. Pentingnya kolaborasi jangka panjang dalam memperkuat sistem kemanusiaan di tingkat lokal.

Kunjungan IFRC dan Donor Advisory Group (DAG) ke NTB menjadi bukti nyata sinergi antara dukungan global dan kearifan lokal dalam memperkuat ketahanan masyarakat. Sinergi ini menegaskan NTB bukan hanya daerah rawan bencana, tetapi juga pusat pembelajaran ketangguhan komunitas. Semangat gotong royong, teknologi, dan nilai-nilai lokal berpadu menciptakan kekuatan baru bagi kemanusiaan.(ltn)

Berita Terkait

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong
Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi
Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB
TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:11 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:09 WIB

IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02 WIB

Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Berita Terbaru