Pemkab Lotim Berkomitmen Kuat Untuk Pengarusutamaan Gender

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Lotim, HM Juaini Taofik saat membuka Bimtek, di Rupatama 2 Kantor Bupati Lotim, Senin (26/5/2025.

Sekda Lotim, HM Juaini Taofik saat membuka Bimtek, di Rupatama 2 Kantor Bupati Lotim, Senin (26/5/2025.

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.IDSekda Lombok Timur (Lotim), HM Juaini Taofik membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengintegrasian Peta Jalan dan Rencana Aksi Pelibatan Laki-laki dalam Perencanaan Penganggaran Responsif Gender melalui Pendekatan Pemenuhan Kesehatan Reproduksi, di Rupatama 2 Kantor Bupati Lotim, Senin (26/5/2025).

Bimtek yang diselenggarakan di Lombok Timur ini merupakan bagian dari program percontohan di lima daerah, menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah (Pemda) dalam upaya percepatan Pengarusutamaan Gender (PUG) dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sekda Juaini Taofik menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dan menegaskan posisi Lombok Timur sebagai salah satu daerah piloting. Ia menekankan pentingnya pendekatan terintegrasi yang didukung oleh Organisasi Non-Pemerintah (NGO) untuk mencapai hasil yang lebih efektif dibandingkan metode konvensional. “Integrasi adalah kunci. Pendekatan konvensional yang melepaskan tanpa integrasi pasti tidak akan sebaik ini,” tegasnya.

Sekda secara khusus menyoroti fenomena pernikahan anak yang viral di media sosial. Ia mengungkapkan keprihatinannya, bahkan sampai memutar video tersebut sebanyak tiga kali. “Sebagai Pemerintah, apalah daya kami jika tidak terus berikhtiar,” ujarnya.

Ia menyinggung kasus pernikahan usia dini di Lombok yang menjadi pelajaran penting, di mana upaya pencegahan seringkali terhambat oleh keterlibatan individu dari keluarga broken home. Perkawinan antar kampung juga menjadi perhatian, karena hal yang dianggap biasa atau benar, bisa jadi belum mencerminkan pembangunan yang responsif gender.

Baca Juga :  Perjuangan Tim Gabungan Buka Akses Jalur Pusuk–Sembalun yang Tertutup Longsor

“Perda dan Perdes mengenai usia perkawinan sudah ada, namun tanpa dukungan dan kesadaran dari masyarakat, penerapannya akan sulit,” ujar Sekda.

Ia menegaskan pentingnya turun langsung ke lapangan untuk memastikan regulasi tersebut berjalan. “Karena itu, transformasi sosial seperti ini membutuhkan kesabaran, keuletan, pengintegrasian, perencanaan, dan penganggaran yang matang,” tambahnya.

Sekda Juaini juga menyoroti pentingnya pelibatan laki-laki dalam isu gender, yang sebelumnya lebih banyak melibatkan perempuan. Contoh konkret adalah bagaimana laki-laki dapat memiliki kesadaran gender, misalnya dalam memahami alat kontrasepsi yang sangat tergantung pada kondisi pasangan.

Dari sisi kualitatif dampak PUG sudah mulai terlihat, salah satunya dengan penurunan angka kematian ibu dan anak, yang berhasil membawa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lombok Timur dari peringkat 9 menjadi peringkat 7.

Di samping itu, Sekda juga menyampaikan bahwa Lotim telah memiliki Perda dan berani menyatakan sesuatu yang salah, namun menyadari bahwa upaya ini tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi menjadi kunci dan Sekda mengapresiasi pendampingan yang diberikan, yang ia anggap sebagai “semangat dan vitamin” untuk terus berjuang.

Ia juga menyoroti pentingnya integrasi hasil Musrenbang dalam RPJMD, serta bagaimana program-program tersebut harus terus direncanakan dan dianggarkan dalam APBD, kemudian dipecah ke tingkat bawah.

Baca Juga :  Pengamanan Lebaran Topat Diperketat, Ditpolairud Polda NTB Siaga di Seluruh Destinasi Wisata

Pemda Lotim berkomitmen untuk melibatkan berbagai pihak secara fungsional, termasuk pondok pesantren (ponpes) untuk diskusi dan kolaborasi dalam menekan angka kekerasan perempuan, termasuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Lombok Timur juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM), bahkan berada di peringkat utama.

Lebih lanjut, penyusunan RPJMD dan RKPD diharapkan dapat menghasilkan perencanaan dan penganggaran yang nyata untuk isu-isu gender. Sekda juga menyoroti komitmen kuat Bupati terhadap Universal Health Coverage (UHC).

Sejak akhir 2023, Lombok Timur telah menyatakan diri mencapai UHC, dan target untuk tahun berikutnya adalah mempertahankan UHC. Mulai tahun 2025, UHC akan berfokus pada keaktifan peserta (UHC Prioritas), bukan hanya kepesertaan. Data dari Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang terhubung dengan BPJS menjadi acuan untuk mendapatkan data peserta yang benar-benar aktif dan membutuhkan.

Terakhir, Pemerintah Desa (Pemdes) diharapkan segera melapor jika ada masyarakat yang meninggal dunia. Tujuannya adalah untuk memastikan berapa banyak penduduk yang benar-benar bersih (tidak terdaftar ganda atau tidak aktif secara tidak semestinya) dan tidak menghemat pelayanan yang seharusnya diberikan.(Kml)

Berita Terkait

120 Bangunan Desa Adat Sade Ludes Terbakar, Sari Yuliati Serahkan Bantuan Rp200 Juta
Tak Terlihat Bukan Berarti Aman, Kenali Bahaya Blind Spot dan Terapkan 4T Saat Berkendara
Baru Tiba dari NTT, Gubernur NTB Langsung Terjun ke Tengah Kebakaran Sade
Solidaritas KR-BNN Menguat, Gubernur NTB dan Bali Turun Langsung Tinjau Dampak Gempa M7,7 di NTT
Jangan Sampai Tubuh Berkendara, tapi Pikiran Tertinggal: Waspadai Bahaya Autopilot Riding
Pemprov NTB Finalisasi Dashboard Eksekutif, Data Jadi Senjata Baru Pengambilan Kebijakan
Gubernur Iqbal Titip Disiplin kepada Paskibra NTB, Sekaligus Tegaskan Solidaritas untuk NTT
Motor di Depan Belum Tentu Tahu Jalan Aman, Jangan Asal Ikuti Gerakannya

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:05 WIB

120 Bangunan Desa Adat Sade Ludes Terbakar, Sari Yuliati Serahkan Bantuan Rp200 Juta

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:02 WIB

Baru Tiba dari NTT, Gubernur NTB Langsung Terjun ke Tengah Kebakaran Sade

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Solidaritas KR-BNN Menguat, Gubernur NTB dan Bali Turun Langsung Tinjau Dampak Gempa M7,7 di NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Jangan Sampai Tubuh Berkendara, tapi Pikiran Tertinggal: Waspadai Bahaya Autopilot Riding

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Pemprov NTB Finalisasi Dashboard Eksekutif, Data Jadi Senjata Baru Pengambilan Kebijakan

Berita Terbaru

Saiful Chaniago.

Nasional

PLN Energi Gas Mengalirkan Energi untuk Masa Depan Indonesia

Senin, 24 Agu 2026 - 17:03 WIB