Banjir Terjang Beberapa Titik di Lombok Barat, Ketinggian Air Hingga Pinggang Orang Dewasa

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lombok Barat.

Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lombok Barat.

LOMBOK BARAT, LOMBOKTODAY.ID – Sejumlah wilayah di Kabupaten Lombok Barat dilanda banjir pada Minggu (6/7/2025). Meski demikian, banjir yang terjadi di kawasan ini tidak separah yang melanda Kota Mataram.

Wilayah terdampak banjir di antaranya adalah Desa Lembuak dan Desa Gerimak, Kecamatan Narmada, serta sejumlah desa di Kecamatan Labuapi yakni Desa Merembu, Desa Bajur, Desa Perampuan, dan Desa Terong Tawah.

Berdasarkan pantauan media ini, banjir tampak mencapai ketinggian pinggang orang dewasa, terutama di Desa Lembuak Kecamatan Narmada dan Desa Bajur Kecamatan Labuapi. Namun, sejumlah titik genangan mulai berangsur-angsur surut.

Sekretaris BPD Desa Bajur, Hamdani menyebut, tingginya intensitas hujan yang mengakibatkan luapan air sungai yang masuk ke dalam perkampungan. Selain banjir ini disebabkan kiriman air dari timur dan sungai tidak mampu menampung debit air dan sedimentasi kali juga yang sangat dangkal, serta berkurangnya lahan resapan menjadi penyebab terjadinya banjir. “Banjir yang sekarang lebih parah dibanding banjir-banjir tahun lalu. Hujan besar pasti kita kebanjiran,” ucap Dani.

Baca Juga :  Polres Lotim Supervisi 6 Polsek Serentak Dipusatkan di Polsek Keruak

Sementara itu, Sekretaris BPBD Lombok Barat, Halid menyampaikan, banjir yang terjadi di Lombok Barat sifatnya tidak permanen dan di sejumlah titik banyak yang sudah surut. “Lombok Barat yang kena banjir ini sifatnya tidak permanen. Banjir datang kemudian berangsur-angsur surut. Daerah yang sudah mulai surut airnya antara lain Lembuak, Merembu. Sedangkan di sejumlah desa di Kecamatan Labuapi, airnya juga sudah mulai surut, meski masih ada sebagian genangan tapi tidak separah wilayah lainnya,” kata Halid.

Baca Juga :  Jangan Khawatir!, Honda Care Hadir Saat Dibutuhkan

Halid menyampaikan, kondisi saat ini untuk tim BPBD di lapangan sedang melakukan kaji cepat di Lembuak, Merembu dan titik lainnya. Jika nantinya masyarakat butuh bantuan yang sifatnya segera, pihaknya akan langsung mendistribusikan bantuan.

“Rata-rata yang terkena banjir ini ada yang berada di pinggir kali karena intensitas yang lumayan tinggi dan durasinya lumayan lama, sehingga menyebabkan kali-kali meluap. Kalau ada pendangkalan perlu ke depan kita lakukan normalisasi kali,” ujar Halid.(ham)

Berita Terkait

Hanyut Terseret Banjir Bandang di Sumbawa, Warga Lombok Barat Hilang
NTB Bermunajat: Momentum Kebersamaan dan Doa Bersama Sambut HUT NTB ke-67
Tingkatkan Akses Kesehatan, Pemprov NTB Luncurkan Ambulans Gratis
Dimensi Kesempurnaan Intelektualitas Terletak pada Sepuluh Fungsi Lisan yang Terkontrol dengan Sempurna: Syaikh Abu Hatim RA
Gubernur NTB Tekankan Manajemen Risiko Kunci Sukses Pembangunan Daerah
Gubernur NTB: Melindungi Perempuan dan Anak adalah Janji Moral
Sinta Iqbal Tekankan Pentingnya Peran Istri ASN dalam Kesuksesan Suami
Jambore Kader Posyandu, Ketua TP Posyandu NTB Puji Dedikasi Melayani Masyarakat dengan Hati yang Tulus

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 21:02 WIB

Hanyut Terseret Banjir Bandang di Sumbawa, Warga Lombok Barat Hilang

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:02 WIB

NTB Bermunajat: Momentum Kebersamaan dan Doa Bersama Sambut HUT NTB ke-67

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:06 WIB

Tingkatkan Akses Kesehatan, Pemprov NTB Luncurkan Ambulans Gratis

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:03 WIB

Dimensi Kesempurnaan Intelektualitas Terletak pada Sepuluh Fungsi Lisan yang Terkontrol dengan Sempurna: Syaikh Abu Hatim RA

Kamis, 11 Desember 2025 - 09:33 WIB

Gubernur NTB Tekankan Manajemen Risiko Kunci Sukses Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Mansur Afifi.

Ekonomi & Bisnis

Desa Berdaya dan Tantangan Mengubah Kemiskinan Desa

Selasa, 16 Des 2025 - 13:03 WIB

Ekonomi & Bisnis

Nataru dan Hegemoni Ekonomi Gaya Baru

Senin, 15 Des 2025 - 20:03 WIB