Tuan Rumah KoNTekS ke-19, NTB Siap Hadapi Bencana

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (Wagub NTB), Hj Indah Dhamayanti Putri menegaskan, sebagai daerah yang berada di jalur Cincin Api Pasifik, NTB memiliki tantangan besar terhadap risiko bencana alam. Namun denikian, masyarakatnya semakin tangguh dan siap menghadapi berbagai kondisi.

“Kita pahami bersama bahwa daerah kita memiliki kerawanan terhadap bencana, Insya Allah dari berbagai pengalaman beberapa tahun terakhir, masyarakat kita telah memiliki kesiapsiagaan yang semakin baik,” tegas Umi Dinda, demikian Wagub NTB ini biasa disapa, saat membuka gelaran Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS) ke-19 dan Musyawarah Nasional (Munas) Teknik Sipil Seluruh Indonesia, di Universitas Al-Azhar (Unizar) Mataram, Kamis (6/11/2025).

Umi Dinda juga menekankan pentingnya membangun infrastruktur yang tidak hanya mempercepat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berketahanan terhadap bencana dan ramah lingkungan.

Ia menggambarkan NTB sebagai laboratorium nyata pembangunan, dimana sinergi antara masyarakat, pemerintah dan akademisi dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

Baca Juga :  Masih Berlangsung Proses Evakuasi Pendaki Asal Jakarta yang Jatuh di Gunung Rinjani

“Engineering for resilience bukan lagi pilihan tetapi keharusan dan di sinilah para insinyur dan akademisi Teknik Sipil memainkan peran penting,” katanya.

Menurutnya, kehadiran para akademisi dan profesional Teknik Sipil dari berbagai daerah merupakan kehormatan sekaligus bukti bahwa NTB semakin diakui sebagai tuan rumah kegiatan ilmiah nasional.

“Pertemuan ini adalah forum strategis untuk memikirkan kembali bagaimana keilmuan teknik sipil bisa memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa, terutama di daerah seperti NTB yang terus bergerak membangun infrastruktur, konektivitas dan ketahanan lingkungan,” ujarnya.

Ketua Penyelenggara KoNTekS ke-19, Sayfuddin dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan wadah strategis bagi kolaborasi akademisi dan praktisi Teknik Sipil dari seluruh Indonesia.

KoNTekS ke-19 diikuti oleh ratusan peserta yang mewakili 82 program studi Teknik Sipil dari berbagai perguruan tinggi dengan 106 makalah ilmiah terdaftar dan akan dipresentasikan selama konferensi berlangsung.

Agenda kegiatan mencakup presentasi ilmiah hasil riset dan inovasi Teknik Sipil terkini, Musyawarah Nasional di bawah naungan Badan Musyawarah Pendidikan Tinggi Teknik Sipil Seluruh Indonesia (BMPTTSSI), Sosialisasi Peta Gempa Indonesia untuk memperbarui standar desain dan konstruksi di wilayah rawan bencana dan Kunjungan lapangan (field trip) ke Bendungan Meninting dan Kawasan Mandalika, yang menjadi contoh nyata proyek strategis nasional dan pengembangan infrastruktur pariwisata berkelanjutan.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Lotim Luruskan Persepsi soal Efisiensi Anggaran, Janji Bangun Mushalla SDN 2 Batu Putik

“Kami berharap KoNTekS ke-19 di Mataram ini dapat melahirkan output yang tidak hanya berupa publikasi ilmiah, tetapi juga rekomendasi kebijakan yang dapat diadopsi pemerintah serta inovasi aplikatif yang bisa diimplementasikan oleh dunia industri,” ungkap Sayfuddin.

NTB menjadi tuan rumah kegiatan ilmiah berskala nasional selama tiga hari mulai 6 hingga 8 November 2025 membahas tema konferensi “Inovasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Mendukung Ketahanan Bencana dan Pariwisata”.

Tema ini menjadi seruan kolektif bagi dunia teknik sipil Indonesia untuk memperkuat peran keilmuan dan inovasi dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional yang berkelanjutan.(sid)

Berita Terkait

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana
Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat
Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat
Pemprov NTB Perketat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:09 WIB

Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:01 WIB

Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:30 WIB

Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat

Berita Terbaru