Gubernur NTB Ajak Masyarakat Maknai Bau Nyale Lebih dari Sekadar Tradisi

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal didampingi Bupati Loteng, HL Pathul Bahri, saat memberikan sambutan pada gelaran The Legend of Mandalika di Pantai Seger, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu malam (7/2/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal didampingi Bupati Loteng, HL Pathul Bahri, saat memberikan sambutan pada gelaran The Legend of Mandalika di Pantai Seger, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu malam (7/2/2026).

LOTENG, LOMBOKTODAY.ID – Hujan yang mengguyur kawasan Pantai Seger, Kuta, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), tak menyurutkan semangat ribuan warga dan wisatawan untuk merayakan Malam Puncak Pesona Bau Nyale 2026.

Di tengah suasana tersebut, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, mengajak masyarakat memaknai lebih dalam filosofi yang terkandung dalam tradisi tahunan ini.

Pesan itu disampaikan Gubernur Iqbal saat menghadiri gelaran The Legend of Mandalika, di Pantai Seger, Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, pada Sabtu malam (7/2/2026).

Menurut Gubernur Iqbal, Bau Nyale bukan sekadar aktivitas menangkap cacing laut, melainkan warisan budaya yang sarat nilai pengorbanan dan harapan.

“Alhamdulillah kita bisa berkumpul malam ini. Kehadiran kita bukan hanya untuk menangkap nyale, tetapi untuk belajar dari kearifan lokal yang hidup dalam tradisi Bau Nyale,” ujar Gubernur Iqbal.

Baca Juga :  Honda Gandeng Private Company Gelar Sosialisasi Safety Riding Cari_Aman

Meski cuaca kurang bersahabat, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Ribuan pengunjung, termasuk wisatawan mancanegara, terlihat memadati lokasi acara. Gubernur pun mengapresiasi semangat tersebut sebagai bukti kuatnya daya tarik budaya NTB di mata dunia.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Iqbal hadir bersama Bupati Lombok Tengah (Loteng), HL Pathul Bahri; Kapolda NTB, Irjen Pol Edy Murbowo, serta Wakapolda NTB, Brigjen Pol Hari Nugroho.

Selain menjadi magnet pariwisata, perayaan Bau Nyale juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.

Deretan pelaku UMKM kebanjiran pembeli, sementara panggung hiburan dimeriahkan oleh musisi lokal dan lantunan tembang Sasak yang menambah semarak suasana malam.

Baca Juga :  Mandalika Festival of Speed 2025 Putaran ke-3 Dimulai, MGPA Gelar Driver Briefing Meriahkan Ajang Balap Nasional

Bagi Gubernur Iqbal, hujan yang turun justru menjadi simbol harapan baru. “Mudah-mudahan hujan ini menjadi tanda berkah. Kita semua berdoa agar daerah ini semakin makmur. Semoga berkah Bau Nyale membawa kemakmuran yang mendunia,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk menikmati tradisi Bau Nyale dengan penuh kegembiraan dan rasa syukur. “Selamat menikmati Bau Nyale. Mari kita rayakan bersama, semoga membawa keberkahan bagi kita semua,” ucapnya.

Tradisi Bau Nyale sendiri telah lama menjadi ikon budaya Lombok yang tak hanya menghidupkan legenda Putri Mandalika, tetapi juga menjadi jembatan antara kearifan lokal dan geliat pariwisata modern NTB.(Sid)

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Betabeq Jadi Simbol Doa, Restu dan Keselamatan
Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia
Jelang MotoGP Mandalika 2026, NTB Desak Maskapai Tambah Penerbangan ke Lombok
Putri Victoria Lepas Tukik di Gili Meno, Pesan Penting soal Laut dan Ekonomi Biru
Putri Victoria Kagumi Songket Sasak dan Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita
Sade Bangkit dari Puing Kebakaran, Nyemulak Jadi Penanda Rekonstruksi Rumah Adat Sasak
Tak Minta Dana Pemkab, Desa Jeruk Manis Tetap Gelar Festival dan Dapat Apresiasi Sekda Lotim
Bukan Sekadar Pentas, NTB Siapkan Generasi Muda untuk Bawa Seni Budaya ke Panggung Dunia

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:38 WIB

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Betabeq Jadi Simbol Doa, Restu dan Keselamatan

Senin, 14 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Selasa, 8 September 2026 - 15:09 WIB

Jelang MotoGP Mandalika 2026, NTB Desak Maskapai Tambah Penerbangan ke Lombok

Minggu, 6 September 2026 - 13:03 WIB

Putri Victoria Lepas Tukik di Gili Meno, Pesan Penting soal Laut dan Ekonomi Biru

Sabtu, 5 September 2026 - 16:01 WIB

Putri Victoria Kagumi Songket Sasak dan Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Berita Terbaru

Suasana tradisi betabeq yang digelar menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, pada Rabu malam (16/9/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Betabeq Jadi Simbol Doa, Restu dan Keselamatan

Rabu, 16 Sep 2026 - 22:38 WIB