Scan QR Code, Cara Simpel Cek Oli Asli ala Astra Motor NTB

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim AHASS saat mengecek kondisi kendaraan konsumen.

Tim AHASS saat mengecek kondisi kendaraan konsumen.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Mesin motor mendadak terasa lebih berisik, tarikan berat, dan performa menurun? Jangan buru-buru menyalahkan usia kendaraan. Bisa jadi, masalahnya ada pada oli yang digunakan. Di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), peredaran oli palsu masih menjadi ancaman serius bagi para pengendara.

Melihat kondisi tersebut, Astra Motor NTB mengingatkan pentingnya memastikan keaslian oli sebelum dituangkan ke mesin, khususnya bagi pengguna sepeda motor Honda. Edukasi ini menjadi semakin relevan di tengah maraknya produk tiruan dengan harga menggiurkan namun berisiko tinggi.

Sparepart Manager Astra Motor NTB, Nyoman Purnama Jaya, menegaskan bahwa pemilihan oli bukan sekadar rutinitas servis, melainkan investasi jangka panjang bagi performa mesin. “Semeton Honda, masih ragu oli yang kamu pakai asli atau tidak? Jangan sampai salah pilih, karena oli palsu bisa bikin mesin cepat aus dan performa menurun,” tegasnya.

Menurut Purnama, penggunaan oli resmi seperti AHM Oil menjadi langkah paling aman untuk menjaga mesin tetap optimal. Oli asli diproduksi dengan standar kualitas yang disesuaikan dengan spesifikasi mesin Honda, sehingga mampu memberikan pelumasan maksimal sekaligus menjaga suhu mesin tetap stabil.

Baca Juga :  Tabungan Masyarakat NTB Tembus Rp50,8 Triliun, Hampir Seluruhnya Dijamin LPS

Sebaliknya, oli palsu sering kali tidak memenuhi standar viskositas dan ketahanan panas yang dibutuhkan. Dampaknya? Gesekan meningkat, komponen lebih cepat aus, dan risiko kerusakan mesin pun membesar.

Di era digital seperti sekarang, memastikan keaslian produk tak lagi rumit. Konsumen cukup memindai QR Code yang tertera pada kemasan oli menggunakan aplikasi resmi MotorkuX. “Scan QR Code langsung via aplikasi Motorku X untuk memastikan oli tersebut original. Dengan cara ini, konsumen bisa lebih tenang karena produk terjamin keasliannya,” jelas Purnama.

Langkah ini dinilai praktis dan relevan bagi generasi saat ini yang akrab dengan teknologi serba cepat dan transparan. Tak hanya soal produk, Astra Motor NTB juga mengimbau penggantian oli dilakukan di AHASS atau bengkel resmi Honda. Di sana, mekanik tersertifikasi dan prosedur standar pelayanan memastikan kualitas servis tetap terjaga.

Baca Juga :  Remaja 13 Tahun Hanyut di Sungai Kuripan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

Perawatan sederhana seperti ganti oli rutin terbukti menjaga mesin tetap halus, irit, dan nyaman digunakan untuk mobilitas harian. Biaya servis berkala pun jauh lebih hemat dibandingkan ongkos perbaikan akibat kerusakan mesin karena oli palsu.

“Pastikan selalu lakukan penggantian oli di AHASS agar kualitas servis terjamin. Jangan tergiur harga murah tanpa memastikan keaslian produk,” tegasnya.

Di tengah meningkatnya peredaran produk tidak resmi, edukasi konsumen menjadi langkah strategis untuk mencegah kerusakan dini pada kendaraan. Astra Motor NTB berharap masyarakat semakin cermat dalam memilih pelumas serta memanfaatkan fasilitas resmi yang tersedia.

Dengan langkah sederhana—menggunakan AHM Oil, memindai QR Code, dan rutin servis di AHASS—pengendara dapat menjaga performa motor tetap prima, aman, dan siap menemani aktivitas tanpa drama di jalan.(amn)

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga
Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati, Bidik Pengembangan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
Honda Vario Evo Night Ride Ramaikan Malam Kota Mataram, 150 Riders Ikut City Rolling
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak Bawa 243 Orang, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan
Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat ”Brotherhood” Lintas Generasi

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:06 WIB

MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga

Minggu, 13 September 2026 - 13:09 WIB

Honda Vario Evo Night Ride Ramaikan Malam Kota Mataram, 150 Riders Ikut City Rolling

Minggu, 13 September 2026 - 07:06 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak Bawa 243 Orang, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Kamis, 10 September 2026 - 14:02 WIB

Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh

Kamis, 10 September 2026 - 08:20 WIB

Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?

Berita Terbaru

Suasana kunjungan tiga perempuan yang mewakili kekuatan eksekutif, kebudayaan, dan legislatif NTB ke Art Gallery of South Australia (AGSA), Adelaide, pada 11–12 September 2026.

Internasional

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:09 WIB