Dikpora NTB Jemput Program Kemenpora, Perkuat Arah Pengembangan Pemuda 2026

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., ME (dua dari kanan) saat pose bersama Plt Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora RI, Dr. Ir. Hendro Wicaksono, M.Sc., Eng, bersama jajaran Asisten Deputi dan tim ahli di ruang kerja deputi, Selasa (7/4/2026).

Kabid Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., ME (dua dari kanan) saat pose bersama Plt Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora RI, Dr. Ir. Hendro Wicaksono, M.Sc., Eng, bersama jajaran Asisten Deputi dan tim ahli di ruang kerja deputi, Selasa (7/4/2026).

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat langkah strategis dalam pembangunan kepemudaan.

Salah satunya melalui kunjungan kerja dan konsultasi ke Deputi Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), pada Selasa (7/4/2026).

Kunjungan ini dilakukan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., ME, mewakili Kepala Dinas Dikpora NTB.

Kunjungan Dikpora NTB disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora RI, Dr. Ir. Hendro Wicaksono, M.Sc., Eng, bersama jajaran Asisten Deputi dan tim ahli, di ruang kerja deputi.

Pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif, dengan fokus utama pada sinkronisasi program kepemudaan antara pemerintah pusat dan daerah.

Tarmidzi—yang akrab disapa Pak Ajik—menjelaskan bahwa langkah ini penting untuk memastikan arah kebijakan daerah selaras dengan strategi nasional.

“Kami ingin memastikan program kepemudaan di NTB berjalan searah dengan kebijakan pusat, sehingga manfaatnya bisa lebih maksimal dirasakan pemuda,” jelasnya.

Baca Juga :  Ramadhipa Cetak Sejarah, Raih Podium Perdana pada Debut Moto3 Junior World Championship 2026 di Barcelona

Dalam forum tersebut, Dikpora NTB memaparkan capaian tahun 2025 sekaligus rencana kerja 2026 yang mencakup empat fokus utama:

1. Pengembangan Wirausaha Pemuda
Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda yang mandiri, inovatif, dan kreatif melalui penguatan kapasitas kewirausahaan.

2. Perencanaan Strategis Daerah
Implementasi Rencana Aksi Daerah (RAD) Pelayanan Kepemudaan NTB yang mengacu pada Pergub NTB Nomor 14 Tahun 2024 dan Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Kepemudaan.

3. Peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP)
Dikpora NTB menargetkan peningkatan IPP melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja, hingga kesetaraan gender.

4. Penguatan Karakter dan Diplomasi Pemuda
Melalui kolaborasi dengan Pramuka dan organisasi kepemudaan (OKP), serta program pertukaran pemuda ke delapan negara: Amerika Serikat, Belanda, Arab Saudi, Australia, China, Inggris, Jepang, dan Singapura.

Baca Juga :  Waketum DPP KNPI Saiful Chaniago: Mendikbudristek Gagal, Marak Pelajar Bunuh Pelajar

Plt Deputi Pelayanan Kepemudaan Kemenpora RI, Hendro Wicaksono, memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Dikpora NTB.

“Sinkronisasi program seperti ini sangat krusial agar kebijakan pusat benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan pemuda di daerah,” katanya.

Ia juga menilai NTB memiliki potensi besar dalam pengembangan kepemudaan di berbagai sektor.

“Saya salut dan berkomitmen untuk terus mendukung terwujudnya pemuda NTB yang unggul dan berkarakter,” tambahnya.

Menutup pertemuan, Tarmidzi menyampaikan apresiasi atas dukungan dan arahan dari Kemenpora. Ia menegaskan bahwa hasil koordinasi ini akan menjadi pijakan dalam menyempurnakan program kepemudaan di NTB.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen bersama. Kami optimistis pembangunan kepemudaan di NTB akan terus melaju menuju visi ‘Pemuda NTB Makmur Mendunia’,” pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol penguatan kolaborasi pusat dan daerah.(Sid)

Berita Terkait

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera
Eksepsi ST Rogaya Ditolak PN Cikarang, Sidang Pidana Khusus Berlanjut ke Tahap Pembuktian
Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur
Fauzan Khalid Minta ASN Lombok Barat Tetap Layani Masyarakat Meski Bupati Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK
Fauzan Khalid Minta KemenPAN-RB dan BKN Selamatkan Guru Honorer yang Mengabdi Puluhan Tahun
Sidang Kasus ST. Rogaya di PN Cikarang Simpang Siur, Pengadilan Sebut Tertutup, Kejari Akhirnya Klarifikasi Terbuka
STN dan LMND Bentuk Sekretariat Bersama untuk Percepat Program Strategis Nasional Prabowo–Gibran
Fahri Hamzah Ungkap Penyebab Korupsi Terus Terjadi di Indonesia, Sistem Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIB

Eksepsi ST Rogaya Ditolak PN Cikarang, Sidang Pidana Khusus Berlanjut ke Tahap Pembuktian

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:01 WIB

Temui Wapres Gibran, AJBI Perjuangkan Akses Beasiswa Lebih Luas bagi Generasi Muda Indonesia Timur

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

Fauzan Khalid Minta ASN Lombok Barat Tetap Layani Masyarakat Meski Bupati Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:02 WIB

Fauzan Khalid Minta KemenPAN-RB dan BKN Selamatkan Guru Honorer yang Mengabdi Puluhan Tahun

Berita Terbaru