Presiden Prabowo Saksikan 10 MoU RI–Korsel, Fokus Ekonomi Digital hingga Energi Bersih

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat pose bersama usai menyaksikan langsung pertukaran 10 nota kesepahaman (MoU) antara Indonesia dan Republik Korea dalam kunjungan kenegaraan di Cheong Wa Dae, Rabu (1/4/2026).

Presiden Prabowo Subianto saat pose bersama usai menyaksikan langsung pertukaran 10 nota kesepahaman (MoU) antara Indonesia dan Republik Korea dalam kunjungan kenegaraan di Cheong Wa Dae, Rabu (1/4/2026).

KORSEL, LOMBOKTODAY.ID – Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung pertukaran 10 nota kesepahaman (MoU) antara Indonesia dan Republik Korea dalam kunjungan kenegaraan di Cheong Wa Dae, Rabu (1/4/2026).

Momentum ini menjadi penegasan arah baru hubungan bilateral kedua negara yang semakin strategis, adaptif, dan berorientasi masa depan.

Sebanyak 10 MoU yang dipertukarkan mencakup berbagai sektor kunci, antara lain:

  1. Nota Kesepahaman tentang Pembentukan Dialog Strategis Komprehensif Khusus
  2. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Ekonomi 2.0
  3. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Kemitraan Mineral Kritis
  4. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Pengembangan Digital
  5. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang AI untuk Kesehatan Dasar dan Pembangunan Manusia
  6. Nota Kesepahaman tentang Penguatan Kerja Sama di Bidang Energi Bersih
  7. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Penangkapan dan Penyimpanan Karbon (CCS)
  8. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Industri Jasa Pembangkit Lepas Pantai
  9. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Perlindungan dan Penegakan Hak Kekayaan Intelektual
  10. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Keuangan (Danantara–Exim Bank of Korea)
Baca Juga :  CBR Series Melesat Kencang, Sapu Bersih Podium Pertama di ARRC Sepang

Kolaborasi ini mencerminkan komitmen kuat Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) dalam membangun kemitraan yang tidak hanya relevan hari ini, tetapi juga tangguh menghadapi tantangan global ke depan.

Baca Juga :  Tiga Bulan Edaran LPTQ Kabupaten, Hanya Desa Sepit dan SetungkepLingsar yang Gelar MTQ

Pemerintah menilai, kerja sama lintas sektor tersebut akan menjadi katalis penting bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Selain itu, sinergi ini juga diharapkan mampu memperkuat daya saing industri nasional serta mempercepat transformasi menuju ekonomi berbasis teknologi dan energi bersih.

Dengan fokus pada inovasi, keberlanjutan, dan nilai tambah industri, kemitraan RI–Korea Selatan kini bergerak ke fase baru yang lebih progresif—menyasar generasi masa depan sekaligus menjawab kebutuhan global yang terus berkembang.(ltn)

Berita Terkait

Kebakaran Tempat Hiburan di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu Pastikan Belum Ada WNI Jadi Korban
KBRI Kuala Lumpur Sebut NTB Mitra Strategis Malaysia, Investasi Hijau dan Skema Zero Cost PMI Jadi Magnet
Temui Ribuan PMI NTB di Malaysia, Gubernur Iqbal Siapkan KUR Khusus agar Buruh Sawit Tak Terjerat Rentenir
Gempa M 7,8 Guncang Mindanao Filipina, Bagaimana Kondisi WNI Saat Ini?
Bawa Pesan Prabowo ke Jenewa, Menaker Perjuangkan Perlindungan Awak Kapal Perikanan Indonesia
KBRI Kuala Lumpur Telusuri Dugaan Keterlibatan WNI dalam Kasus 2.251 Pelaku Online Scam di Malaysia
Presiden Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi Korea Selatan, Grand Order of Mugunghwa
Presiden Prabowo Temui 13 Pengusaha Besar Jepang, Dorong Investasi Hilirisasi dan Perkuat Rantai Pasok Global

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 13:47 WIB

Kebakaran Tempat Hiburan di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu Pastikan Belum Ada WNI Jadi Korban

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:02 WIB

KBRI Kuala Lumpur Sebut NTB Mitra Strategis Malaysia, Investasi Hijau dan Skema Zero Cost PMI Jadi Magnet

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:09 WIB

Temui Ribuan PMI NTB di Malaysia, Gubernur Iqbal Siapkan KUR Khusus agar Buruh Sawit Tak Terjerat Rentenir

Senin, 8 Juni 2026 - 11:05 WIB

Gempa M 7,8 Guncang Mindanao Filipina, Bagaimana Kondisi WNI Saat Ini?

Senin, 8 Juni 2026 - 08:01 WIB

Bawa Pesan Prabowo ke Jenewa, Menaker Perjuangkan Perlindungan Awak Kapal Perikanan Indonesia

Berita Terbaru

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat rapat koordinasi bersama maskapai dan pemangku kepentingan penerbangan melalui konferensi daring dari Mataram, pada Selasa (8/9/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Jelang MotoGP Mandalika 2026, NTB Desak Maskapai Tambah Penerbangan ke Lombok

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:09 WIB