Pendaki Malaysia Cedera di Gunung Rinjani Berhasil Dievakuasi, Diterbangkan ke Bali dengan Helikopter

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Proses evakuasi medis udara (EMU) terhadap seorang pendaki perempuan asal Malaysia inisial CC (41 tahun) yang mengalami cedera serius di Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, akhirnya berhasil dilakukan pada Selasa pagi (26/5/2026).

Pendaki tersebut dievakuasi menggunakan helikopter menuju Bali setelah sebelumnya mengalami kecelakaan saat menuruni jalur pendakian dari arah puncak menuju Pelawangan.

Sebelumnya, pada Senin (25/5/2026), Kantor SAR Mataram menerima laporan mengenai seorang pendaki asal Malaysia yang terjatuh saat turun dari puncak Gunung Rinjani.

Akibat insiden itu, korban mengalami cedera serius hingga tidak mampu menggerakkan tubuhnya.

Korban kemudian dievakuasi secara darurat oleh porter dan pemandu pendakian menuju Pelawangan 2 Sembalun untuk mendapatkan penanganan awal.

Merespons laporan tersebut, tim penyelamat dari Pos SAR Kayangan dan Kantor SAR Mataram langsung bergerak menuju lokasi.

Untuk mempercepat proses penyelamatan, helikopter milik PT SGi Air Bali juga diterbangkan dari Bali menuju kawasan Gunung Rinjani.

Baca Juga :  Honda NTB Gelar Safety Riding dan Serkun ke Instansi

Namun, upaya evakuasi pada Senin sore belum dapat dilakukan. Setibanya di lokasi, kru helikopter menghadapi kendala cuaca berupa kabut tebal yang menyelimuti area Pelawangan 2 Sembalun.

Meski telah mencoba mencari celah untuk melakukan manuver pendaratan, jarak pandang yang sangat terbatas membuat helikopter terpaksa kembali ke pangkalan di Bali demi menjaga keselamatan penerbangan.

Berdasarkan rekomendasi medis dari tim Nusa Medica Clinic, korban diputuskan tetap berada di lokasi sementara waktu guna menjaga kondisi tubuhnya tetap stabil.

Selama proses penundaan, korban terus mendapatkan pengawasan intensif dari tenaga medis dan tim SAR gabungan yang bersiaga di lokasi.

Kepala Kantor SAR Mataram sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Muhamad Hariyadi, menegaskan bahwa keselamatan korban dan seluruh personel menjadi prioritas utama selama proses evakuasi berlangsung.

“Karena kendala cuaca berupa kabut tebal, evakuasi udara kami tunda dan baru dilanjutkan kembali saat jarak pandang dinyatakan aman,” kata Hariyadi.

Baca Juga :  Diskominfosan Lotim Lakukan Verifikasi Tahap I Penilaian Indeks KAMI pada Aplikasi Periri

Cuaca yang mulai membaik pada Selasa pagi akhirnya membuka peluang pelaksanaan evakuasi.

Helikopter PT SGi Air Bali lepas landas dari Lapangan Sembalun pada pukul 08.05 Wita menuju Pelawangan 2 Sembalun.

Setelah seluruh persiapan selesai, korban segera dipindahkan ke dalam helikopter dan diterbangkan menuju Bali pada pukul 08.17 Wita.

Helikopter kemudian mendarat di helipad Benoa, Bali, sekitar pukul 09.05 Wita.

Selanjutnya korban langsung dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Operasi penyelamatan ini melibatkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), PT SGi Air Bali, tim medis Nusa Medica Clinic, BPBD Lombok Timur, EMHC, SAR Unit Lombok Timur, hingga porter dan pemandu pendakian yang ikut menjaga kondisi korban selama proses evakuasi berlangsung.(arz)

Berita Terkait

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong
Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi
Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB
TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:11 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:09 WIB

IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02 WIB

Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Berita Terbaru