Reformasi ASN Dimulai, Gubernur NTB Terapkan Jabatan Berbasis Kompetensi dan Kinerja

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menghadiri konsolidasi bersama Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, di Kantor BKN, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menghadiri konsolidasi bersama Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, di Kantor BKN, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) memulai langkah besar dalam mereformasi tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN).

Di bawah kepemimpinan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, pengembangan karier hingga pengisian jabatan dipastikan tidak lagi bertumpu pada kedekatan, melainkan mengedepankan kompetensi, integritas, rekam jejak, potensi, dan capaian kinerja.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Iqbal saat menghadiri konsolidasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia di Kantor BKN, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Pertemuan yang dipimpin Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, itu menjadi bagian dari percepatan reformasi birokrasi melalui implementasi Manajemen Talenta berbasis sistem merit.

Menurut Gubernur Iqbal, reformasi birokrasi harus dimulai dari pembenahan sistem pengelolaan ASN agar setiap jabatan strategis benar-benar diisi oleh aparatur terbaik.

“Reformasi birokrasi harus dimulai dari reformasi tata kelola ASN. Jabatan bukanlah hak yang diberikan karena kedekatan, tetapi amanah yang harus dipercayakan kepada mereka yang memiliki kompetensi, integritas, rekam jejak, dan kinerja terbaik. Ketika orang yang tepat ditempatkan pada posisi yang tepat, birokrasi akan bergerak lebih cepat dan pelayanan kepada masyarakat akan semakin berkualitas,” tegas Gubernur Iqbal.

Baca Juga :  Top!, Pinjar Dealer Astra Motor Ampenan Terbaik KLHN 2024

Ia menilai kualitas birokrasi menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, reformasi ASN ditempatkan sebagai salah satu agenda prioritas Pemerintah Provinsi NTB untuk membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif.

Melalui penerapan Manajemen Talenta, seluruh proses pengembangan karier ASN, mulai dari promosi, mutasi hingga pengisian jabatan, akan didasarkan pada kompetensi, potensi, rekam jejak, serta kinerja.

Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan sistem kepegawaian yang lebih objektif, terukur, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip sistem merit.

Bagi Pemprov NTB, reformasi tersebut bukan sekadar pembaruan administrasi kepegawaian. Lebih jauh, kebijakan ini diarahkan untuk membentuk birokrasi yang lebih lincah, inovatif, serta mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berkualitas.

Sistem ini juga membuka kesempatan yang sama bagi seluruh ASN untuk berkembang berdasarkan kemampuan dan prestasi kerja, sehingga tercipta iklim birokrasi yang sehat dan kompetitif.

Baca Juga :  Pendidikan Jadi Agenda Bersama, Pemkab Loteng Dorong Perencanaan Kolaboratif Lewat Musrenbang Tematik

Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mempercepat implementasi Manajemen Talenta.

Menurutnya, penguatan sistem merit merupakan fondasi penting dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, sekaligus mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Konsolidasi tersebut juga memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemprov NTB dalam mengawal transformasi manajemen ASN agar berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sekaligus mengadopsi praktik terbaik pengelolaan birokrasi nasional.

Implementasi reformasi tata kelola ASN ini diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat. Dengan jabatan strategis diisi oleh aparatur yang memiliki kompetensi terbaik, proses pengambilan keputusan diyakini akan berlangsung lebih cepat, pelaksanaan program pembangunan menjadi semakin efektif, dan kualitas pelayanan publik terus meningkat.

Langkah ini menjadi salah satu fondasi penting Pemprov NTB dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, berdaya saing, sekaligus mendukung percepatan transformasi menuju visi NTB Makmur Mendunia.(Sid)

Berita Terkait

60 Tahun KAHMI, Dari Simposium Nasional hingga Desakan Agar Kedaulatan Bangsa Tak Berhenti di Atas Kertas
Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan
PKB Beri Sinyal Dukung Gugatan Super Indonesia, UUD 1945 Asli Kembali Dibahas di DPR
Menjaga PLN Energi Gas, Menjaga Transisi Energi yang Terjangkau
JAMIRA dan LIN Teken MoU, Perkuat Media, Investigasi dan Informasi Publik
PLN Energi Gas Mengalirkan Energi untuk Masa Depan Indonesia
Demo 27 Agustus: Siapa Membawa Aspirasi, Siapa Membawa Agenda?
Fauzan Khalid Desak ATR/BPN Bentuk Tim Khusus, Sengketa Pertanahan di Lombok Jadi Sorotan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:05 WIB

60 Tahun KAHMI, Dari Simposium Nasional hingga Desakan Agar Kedaulatan Bangsa Tak Berhenti di Atas Kertas

Kamis, 10 September 2026 - 05:07 WIB

Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

PKB Beri Sinyal Dukung Gugatan Super Indonesia, UUD 1945 Asli Kembali Dibahas di DPR

Senin, 7 September 2026 - 08:01 WIB

Menjaga PLN Energi Gas, Menjaga Transisi Energi yang Terjangkau

Selasa, 1 September 2026 - 18:28 WIB

JAMIRA dan LIN Teken MoU, Perkuat Media, Investigasi dan Informasi Publik

Berita Terbaru

Suasana kunjungan tiga perempuan yang mewakili kekuatan eksekutif, kebudayaan, dan legislatif NTB ke Art Gallery of South Australia (AGSA), Adelaide, pada 11–12 September 2026.

Internasional

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:09 WIB