Gubernur Iqbal Terapkan Manajemen Talenta ASN sebagai Kompas Karier Aparatur

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) mengumumkan arah baru pengelolaan aparatur sipil negara.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, memastikan bahwa sistem seleksi terbuka (pansel/beauty contest) akan diakhiri, dan ke depan pengembangan serta promosi jabatan ASN akan sepenuhnya berbasis Manajemen Talenta ASN.

Sebagai tahap transisi, seleksi terbuka hanya akan digunakan terakhir kali untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (Eselon II) yang saat ini masih kosong.

Adapun jabatan-jabatan dimaksud meliputi:
– Pertama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, dengan klasifikasi Eselon II.a.
– Kedua, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Eselon II.a.
– Ketiga, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman, Eselon II.a.
– Keempat, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Eselon II.a.
– Kelima, Kepala Dinas Kebudayaan, Eselon II.a.
– Keenam, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Eselon II.a.
– Ketujuh, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah, Eselon II.a.

Selanjutnya, jabatan struktural pada RSUD dengan klasifikasi Eselon II.b, yaitu:
– Kedelapan, Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan pada RSUD, Eselon II.b.
-Kesembilan, Wakil Direktur Umum dan Operasional pada RSUD, Eselon II.b.
– Kesepuluh, Wakil Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian pada RSUD, Eselon II.b.
– Kesebelas, Wakil Direktur Pelayanan pada RSUD, Eselon II.b.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmikan 37 Proyek Strategis Tenaga Listrik di Berbagai Provinsi, 3 di Labuan Bajo

Kemudian pada Sekretariat Daerah, jabatan yang dimaksud adalah:
– Keduabelas, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah, Eselon II.b.
– Dan ketigabelas, Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan, Eselon II.b.

Seleksi terbuka untuk jabatan-jabatan tersebut segera dibuka dan saat ini tengah dalam tahap persiapan. Pemprov NTB menegaskan bahwa proses ini menjadi seleksi terbuka terakhir pada masa kepemimpinan Iqbal–Dinda.

Kepala Dinas Kominfotik NTB yang juga Juru Bicara Pemprov NTB, H Ahsanul Khalik menegaskan, kebijakan ini merupakan komitmen kuat dari pemerintahan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Wagub, Hj Indah Dhamayanti Putri, dalam menegakkan sistem meritokrasi.

“Pengembangan karier ASN tidak boleh lagi bergantung pada kontestasi sesaat. Ke depan, karier aparatur harus dipandu oleh Manajemen Talenta ASN—berbasis kinerja dan potensi—sehingga adil bagi ASN dan menguntungkan organisasi,” tegasnya.

Melalui Manajemen Talenta ASN, Pemprov NTB akan menggunakan pemetaan talenta (Talent Mapping 9-Box) sebagai dasar pengambilan keputusan karier. ASN dinilai secara objektif berdasarkan kinerja nyata dan potensi pengembangan, sehingga penempatan jabatan benar-benar mencerminkan prinsip the right person in the right place, at the right time. Sistem ini juga memastikan regenerasi kepemimpinan, kesinambungan organisasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga :  Korban Banjir Sungai Kumbe Bima Ditemukan Meninggal di Perairan Sai

Dr. AKA, demikian Kadis Kominfotik NTB ini biasa disapa, mengingatkan ASN Pemprov arif NTB, bersiap menghadapi perubahan paradigma tersebut.

“Manajemen Talenta menuntut ASN untuk serius menjaga kinerja dan terus meningkatkan kompetensi. Tunjukkan hasil kerja yang berdampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat serta daerah. Dan dalam hal ini Pak Gubernur akan memberikan prioritas kepada pejabat yang didemosi pada mutasi kemarin, tapi ingat harus bisa memperlihatkan komitmen dan loyalitas konstitusional nya dalam memberikan kinerja terbaik untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Dengan kebijakan ini, Pemprov NTB menegaskan langkah tegas menuju birokrasi modern yang profesional, objektif, dan berkeadilan.

Karier ASN tidak lagi ditentukan oleh siapa yang paling menonjol di panggung seleksi, melainkan oleh rekam jejak kinerja, kapasitas, dan integritas yang teruji dari waktu ke waktu.(Sid)

Berita Terkait

Astra Motor NTB Turun Langsung Bersihkan Pantai Loang Baloq, Ini Misi di Baliknya
Usulkan 20 Ribu Bedah Rumah, Lombok Timur Baru Dapat Jatah 2.000 Unit, Bupati Iron Kejar Penataan Lima Kawasan
Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya
KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi
Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi
Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan
Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong
Celah Sempit di Tengah Kemacetan Bisa Picu Kecelakaan, Pengendara Motor Wajib Waspada

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:01 WIB

Astra Motor NTB Turun Langsung Bersihkan Pantai Loang Baloq, Ini Misi di Baliknya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Usulkan 20 Ribu Bedah Rumah, Lombok Timur Baru Dapat Jatah 2.000 Unit, Bupati Iron Kejar Penataan Lima Kawasan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Bansos dan BPJS PBI JK 2027 di Lombok Timur Bakal Pakai Data Terbaru, Ini Target Pembaruannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:01 WIB

KPK Benchmarking NTB Satu Data untuk Perkuat Tata Kelola Data dan Teknologi Informasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, NTB Beri Penghargaan bagi Generasi Muda Berprestasi

Berita Terbaru