Solidaritas Sosial, DPP ASLI Bantu Pemulangan Jenazah Warga Loteng Meninggal di Papua

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah seorang warga Sasak asal Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) yang meninggal dunia di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, saat dipulangkan ke Lombok.

Jenazah seorang warga Sasak asal Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) yang meninggal dunia di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, saat dipulangkan ke Lombok.

MERAUKE, LOMBOKTODAY.ID – Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Sasak Lombok Indonesia (DPP ASLI) memberikan bantuan pemulangan jenazah seorang warga Sasak asal Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) yang meninggal dunia di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Langkah ini merupakan wujud kepedulian kemanusiaan dan tanggung jawab sosial bersama yang melibatkan organisasi kemasyarakatan, komunitas diaspora, serta pemerintah daerah (Pemda).

Almarhum diketahui bernama Rosidin, warga Desa Langko, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Ia meninggal dunia saat berada di Merauke.

Dalam proses pemulangan jenazah ke kampung halaman, keluarga almarhum menghadapi kendala keterbatasan biaya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, total biaya pemulangan jenazah mencapai Rp34.720.000.

Sementara itu, keluarga almarhum menerima bantuan dari perusahaan tempat almarhum bekerja sebesar Rp19.000.000, sehingga masih terdapat kekurangan dana yang perlu dipenuhi.

Mengetahui kondisi tersebut, DPP ASLI segera melakukan koordinasi dan penggalangan bantuan sebagai bentuk peran aktif organisasi diaspora warga Sasak Lombok Indonesia.

Dalam proses tersebut, Jubaedah selaku Sekretaris Kerukunan Sasak Lombok di Merauke turut berperan aktif membantu koordinasi lapangan dan pendampingan keluarga dalam proses pemulangan jenazah.

Baca Juga :  Rakernas PJS, Membangun Fondasi yang Kuat Menuju Konstituen Dewan Pers

Hasil penelusuran di kampung halaman melalui Kepala Desa Langko, Sriuwan, SH bahwa almarhum Rosidin tergolong warga miskin ekstrem.

Kondisi ini menjadi perhatian bersama dan memerlukan keterlibatan kolektif berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah daerah.

‘’Benar warga kami atas nama Almarhum Rosidin tergolong warga miskin ekstrem,’’ kata Kepala Desa Langko, Sriuwan, SH.

Ketua Umum DPP ASLI, HL Ma’ud Kholah menyampaikan bahwa peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya semangat gotong royong dalam menghadapi persoalan kemanusiaan.

Ia menegaskan bahwa ASLI sebagai organisasi diaspora warga Sasak Lombok Indonesia, memiliki peran dan tanggung jawab moral untuk berpartisipasi aktif. Ini sejalan dengan peran pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan layanan sosial kepada masyarakat.

‘’Penanganan persoalan kemanusiaan seperti ini merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah daerah sangat penting agar bantuan dapat diberikan secara cepat dan tepat,’’ ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP ASLI, Mahrip menjelaskan, bahwa ASLI telah melakukan langkah-langkah untuk membantu meringankan beban keluarga almarhum dalam hal pembayaran biaya pemulangan jenazah yakni memberikan bantuan tunai, serta mengupayakan bantuan dari semua pihak termasuk dari Majelis Adat Sasak (MAS), BAZNAS Provinsi NTB, dan dari Pemerintah Propinsi (Pemprov) NTB.

Baca Juga :  Dirpamobvit Polda NTB Pimpin Risk Assessment Hotel, Cipta Kondisi Jelang MotoGP Mandalika 2025

‘’Alhamdulillah ASLI membantu sesuai kemampuan organisasi mengingat almarhum belum tercatat sebagai warga ASLI secara resmi, kami juga telah menghubungi Pengrakse Agung Majelis Adat Sasak (MAS) Dr Lalu Sajim Sastrawan, BAZNAS Provinsi NTB dan akan diupayakan agar dapat bantuan. Kami juga telah bersurat kepada Bapak Gubernur NTB, semoga mendapat perhatian, jika ada yang ingin membantu bisa menghubungi Ibu Jubaidah, Pengurus Kerukunan Sasak Lombok Papua Selatan,’’ ujarnya.

Melalui langkah tersebut, ASLI berharap agar pembayaran biaya pemulangan jenazah almarhum Rosidin dapat segera terselesaikan. Peristiwa ini diharapkan menjadi refleksi bersama tentang pentingnya kolaborasi, solidaritas sosial, dan kepedulian antarwarga dalam menghadapi musibah.(ltn)

Berita Terkait

Jangan Baper di Jalan! Astra Motor NTB Ingatkan Gen Z, Emosi Bisa Berujung Petaka
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Meutya Hafid Pastikan Komunikasi Bebas Gangguan
Gubernur Iqbal Ungkap Tim Medis MotoGP Mandalika Diakui Dorna Salah Satu Terbaik di Dunia
Evaluasi LPPD 2025 Tuntas, Pemprov NTB Siapkan Strategi Perbaiki Kinerja 10 Kabupaten/Kota
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Pebalap Honda Dekatkan Diri dengan Konsumen dan Komunitas Lombok
Mandalika Jadi “Rumah” Para Rider, Ribuan Warga NTB Tumpah ke Jalan Sambut MotoGP 2026
Temui Marshal Lokal, Gubernur Iqbal: Dulu Minoritas di Mandalika, Kini Dipakai di Ajang Internasional
Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri, Gubernur Iqbal: Perkuat Pertahanan dan Masa Depan NTB

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Jangan Baper di Jalan! Astra Motor NTB Ingatkan Gen Z, Emosi Bisa Berujung Petaka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Meutya Hafid Pastikan Komunikasi Bebas Gangguan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Gubernur Iqbal Ungkap Tim Medis MotoGP Mandalika Diakui Dorna Salah Satu Terbaik di Dunia

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Pebalap Honda Dekatkan Diri dengan Konsumen dan Komunitas Lombok

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Mandalika Jadi “Rumah” Para Rider, Ribuan Warga NTB Tumpah ke Jalan Sambut MotoGP 2026

Berita Terbaru