Pemkab Loteng Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI: Dari Pantai Tanjung Aan untuk Bumi yang Lebih Bersih

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pelajar saat ikut bersih-bersih pantai di Pantai Tanjung Aan, Lombok Tengah.

Para pelajar saat ikut bersih-bersih pantai di Pantai Tanjung Aan, Lombok Tengah.

LOTENG, LOMBOKTODAY.ID — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng) resmi menggaungkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sebagai langkah konkret memperkuat kolaborasi penanganan sampah nasional.

Kick off perdana digelar di kawasan wisata Pantai Tanjung Aan, pada Jumat (13/2/2026). Lokasi yang dipilih bukan tanpa alasan, mengingat lokasi ini sangat indah, populer, sekaligus rentan terhadap persoalan sampah.

Gerakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah beberapa waktu lalu.

Ke depan, aksi bersih lingkungan ini dijadwalkan rutin setiap Jumat pada minggu ketiga setiap bulan, dengan melibatkan ASN, pelajar, mahasiswa, hingga unsur TNI dan Polri.

Baca Juga :  Astra Group Mataram Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Selagalas dan Dasan Cermen

Terpantau bahwa ratusan peserta langsung turun tangan membersihkan pesisir Tanjung Aan, fokus utama pada sampah plastik yang berpotensi merusak ekosistem laut dan menurunkan kualitas destinasi wisata.

Bupati Lombok Tengah (Loteng), HL Pathul Bahri menegaskan, bahwa gerakan ini bukan agenda simbolik, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif. “Gerakan Indonesia ASRI bukan hanya tentang kebersihan. Ini tentang masa depan lingkungan dan kesehatan generasi berikutnya,” tegas Bupati Pathul Bahri.

Pathul Bahri mengajak masyarakat menjadikan gerakan ini sebagai budaya sehari-hari, bukan kegiatan seremonial tahunan. “Perubahan besar selalu dimulai dari kebiasaan kecil, dari rumah, dari diri sendiri,” ucapnya.

Baca Juga :  SMK Swasta Santo Aloisius Ruteng Binaan PLN UIP Nusra Resmi Kantongi Sertifikat Bengkel Konversi dari Kemenhub

Kehadiran TNI dan Polri tidak hanya memperkuat semangat gotong royong, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Pendekatan ini menekankan bahwa menjaga lingkungan adalah tugas bersama, bukan hanya pemerintah.

Pemkab Loteng berharap gerakan berkelanjutan ini mampu mendorong perubahan nyata, lingkungan yang lebih sehat, pariwisata yang berkualitas, dan masyarakat yang sadar ekologi.

Dengan langkah ini, Lombok Tengah menempatkan diri bukan sekadar sebagai destinasi wisata, tetapi juga bagian dari solusi nasional menuju Indonesia yang bersih dan lestari.(LS)

Berita Terkait

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong
Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi
Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB
TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:11 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:09 WIB

IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:09 WIB

Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju

Berita Terbaru