Gubernur NTB Ajak Muslimat NU Jadi Benteng Ketahanan Keluarga di Tengah Tantangan Zaman

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat memberikan sambutan pada acara pelantikan Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama se-NTB di Hotel Lombok Raya, Mataram, pada Minggu (5/4/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat memberikan sambutan pada acara pelantikan Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama se-NTB di Hotel Lombok Raya, Mataram, pada Minggu (5/4/2026).

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai fondasi utama ketahanan keluarga dan peradaban.

Hal ini disampaikan saat menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama se-NTB di Hotel Lombok Raya, Mataram, pada Minggu (5/4/2026).

Dalam suasana hangat dan penuh semangat, Gubernur Iqbal menyoroti peran strategis perempuan dalam menjaga keseimbangan emosional dan spiritual dalam keluarga. Menurutnya, meski laki-laki unggul secara fisik, perempuan memiliki kekuatan psikis yang jauh lebih besar.

“Ibu-ibu adalah sumber keteduhan, bukan hanya bagi suami dan anak-anak, tetapi juga bagi peradaban,” ujarnya di hadapan ratusan kader Muslimat NU.

Pelantikan ini dirangkaikan dengan peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU dan Halal Bihalal, mengusung tema:
“Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneduhkan Peradaban”.

Tema tersebut dinilai sangat relevan di tengah transformasi Indonesia menuju negara industri, yang berpotensi menggerus nilai-nilai kekeluargaan.

Baca Juga :  Tujuh Jenazah WNI/PMI Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Sarikei-Sarawak Telah Dipulangkan ke Lombok

Gubernur Iqbal mengingatkan, degradasi nilai keluarga dapat memicu berbagai persoalan sosial, seperti pernikahan usia dini hingga penyalahgunaan narkoba.

Gubernur Iqbal bahkan menyinggung kampanye Back to Family Value yang pernah digaungkan oleh Barack Obama sebagai bukti bahwa negara maju pun kembali bertumpu pada kekuatan keluarga.

“Muslimat NU adalah garda terdepan penjaga nilai keluarga. Jika ini kuat, separuh persoalan sosial bisa diselesaikan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi atas kiprah organisasi selama delapan dekade.

Ia menekankan bahwa tema Harlah ke-80 bukan sekadar slogan, melainkan roadmap nyata untuk menghadapi tantangan zaman, termasuk derasnya arus digitalisasi.

“Tantangan hari ini masuk langsung ke kamar melalui gadget. Peran ibu dalam pengawasan menjadi sangat vital,” ujarnya.

Baca Juga :  Melalui Platform Zoom, Pj Bupati Lotim Ikuti Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia

Khofifah juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah dan membangun kemandirian ekonomi keluarga. Menurutnya, ketahanan keluarga adalah kunci menuju visi Indonesia Emas.

Dalam pesannya, Khofifah mengajak kader Muslimat NU untuk melek digital tanpa kehilangan jati diri sebagai santri. Kemandirian yang dimaksud mencakup Kemandirian berpikir, Kemandirian bertindak, Kemandirian ekonomi, Perlindungan perempuan dan anak.

Hal ini dinilai penting agar Muslimat NU tetap relevan dan mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya di NTB.

Acara berlangsung khidmat dengan nuansa hijau khas Muslimat NU. Momentum ini menjadi titik awal bagi para pengurus baru untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat program pemberdayaan perempuan dan keluarga.

Di akhir acara, suasana haru dan optimisme terasa saat para kader menyatakan kesiapan mereka menjadi penjaga nilai keluarga di Bumi Gora.(Sid)

Berita Terkait

Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Pesan Tegas Kapolres Lombok Timur
Masa Reses, Fauzan Khalid Temui Warga Penerima BSPS di Lombok Barat, Haru Lihat Rumah Tak Layak Kini Berubah
Tanggapan Forum Kebangsaan Terhadap Kemunculan Kabinet Bayangan
Bupati Lombok Timur Tegaskan Rotasi Jabatan Dipicu Kinerja yang Terganggu, 36 Pejabat Resmi Dilantik
FDJ Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo
Pemimpin Merakyat: Hadir di Tengah Rakyat, Bukan Sekadar Pencitraan
Wabup Lombok Timur Ajukan Dua Raperda Strategis, Perangi Hoaks dan Siapkan Pilkades Serentak 2027
Fauzan Khalid Minta ASN Lombok Barat Tetap Layani Masyarakat Meski Bupati Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Masa Reses, Fauzan Khalid Temui Warga Penerima BSPS di Lombok Barat, Haru Lihat Rumah Tak Layak Kini Berubah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Tanggapan Forum Kebangsaan Terhadap Kemunculan Kabinet Bayangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Bupati Lombok Timur Tegaskan Rotasi Jabatan Dipicu Kinerja yang Terganggu, 36 Pejabat Resmi Dilantik

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09 WIB

FDJ Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemimpin Merakyat: Hadir di Tengah Rakyat, Bukan Sekadar Pencitraan

Berita Terbaru