Fauzan Khalid Minta ASN Lombok Barat Tetap Layani Masyarakat Meski Bupati Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Fauzan Khalid.

H. Fauzan Khalid.

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) agar tetap mengutamakan pelayanan publik dan menjaga stabilitas pemerintahan menyusul operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Senin (20/7/2026).

Mantan Bupati Lombok Barat dua periode (2016–2024) itu menegaskan, dinamika hukum yang tengah berlangsung tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat maupun jalannya roda pemerintahan.

“Saya minta teman-teman ASN di Pemkab Lombok Barat tetap menjalankan pelayanan publik. Jangan sampai roda pemerintahan terhambat menyusul musibah yang menimpa Bupati Lalu Ahmad Zaini. Prioritaskan pelayanan masyarakat,” ujar Fauzan Khalid kepada wartawan usai rapat paripurna di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTB II/Pulau Lombok itu menilai birokrasi harus tetap bekerja secara profesional agar pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami gangguan.

Baca Juga :  Pemkab Lobar Ajak Masyarakat Membumikan Al-Qur’an Demi Kedamaian dan Keharmonisan Sosial

Menurutnya, seluruh proses administrasi pemerintahan harus berjalan sebagaimana mestinya sehingga aktivitas pemerintahan tetap stabil di tengah situasi yang berkembang.

Sebagai anggota Komisi II DPR RI yang membidangi pemerintahan dalam negeri, Fauzan Khalid optimistis sistem pemerintahan daerah tetap dapat berjalan normal karena regulasi telah mengatur mekanisme pengisian kekosongan kepemimpinan.

Sesuai ketentuan perundang-undangan, apabila kepala daerah berhalangan menjalankan tugas, roda pemerintahan akan dilanjutkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) atau pejabat yang ditunjuk pemerintah sesuai mekanisme yang berlaku. Langkah tersebut bertujuan memastikan pelayanan publik tetap berlangsung tanpa hambatan.

Selain menjaga kinerja birokrasi, Fauzan Khalid juga meminta ASN tetap bersikap tenang, profesional, serta menjunjung tinggi integritas.

“ASN harus tenang, fokus melayani masyarakat, dan menjaga netralitas serta integritas. Hindari tindakan reaksioner seperti menyebarkan informasi yang tidak valid,” tegasnya.

Ia mengingatkan seluruh ASN agar menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak ikut berspekulasi mengenai perkara yang kini ditangani KPK.

Fauzan Khalid juga meminta ASN mematuhi seluruh arahan dari Pelaksana Tugas (Plt) kepala daerah maupun kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri sebagai pembina pemerintahan daerah.

Baca Juga :  Konteks dalam Group Chat WhatsApp

Tak hanya itu, ia menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme birokrasi dengan menolak setiap kebijakan atau perintah yang berpotensi melanggar hukum, siapa pun yang mengeluarkannya.

“Selalu tunduk pada instruksi yang diberikan Pelaksana Tugas (Plt) kepala daerah yang ditunjuk secara resmi. Patuhi juga pedoman yang diberikan Kementerian Dalam Negeri,” katanya.

Fauzan Khalid turut menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang menimpa Bupati Lombok Barat. Menurutnya, kasus tersebut menjadi pengingat penting bahwa tata kelola pemerintahan harus terus diperkuat melalui transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan yang efektif.

Ia berharap langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK dapat menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen, pembinaan, dan pengawasan kepala daerah agar praktik pemerintahan yang bersih semakin terwujud.

“Penindakan tegas oleh KPK diharapkan menjadi efek jera sekaligus momentum evaluasi menyeluruh terhadap rekrutmen dan pengawasan kepala daerah,” pungkas Fauzan Khalid.(Sid)

Berita Terkait

Dari Pesantren ke Pemerintahan, Gubernur NTB Raih Penghargaan Santri of The Year 2026
Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan
Jangan Sepelekan Sakit Kepala, Kenali Tanda Bahaya yang Bisa Mengancam Nyawa
Fauzan Khalid Ajak Umat Tak Sekadar Bersyukur, tetapi Juga Menebar Kebaikan
Reses DPR RI, Fauzan Khalid Keliling Lombok: Kawal Pemekaran Desa hingga Sertifikasi Tanah Wakaf
Lombok Timur Kembali Terbaik di TPAKD Award 2026, Program Kredit Tanpa Bunga Tembus Rp170 Miliar
Suara Daerah Harus Berpengaruh, Lalu Niqman Zahir Tawarkan Transformasi DPD RI Lewat Parlemen Teritorial Digital
Besok, Bupati Iron Akan Lantik Pengurus FKSPP Lombok Timur 2026-2031

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Dari Pesantren ke Pemerintahan, Gubernur NTB Raih Penghargaan Santri of The Year 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Jangan Sepelekan Sakit Kepala, Kenali Tanda Bahaya yang Bisa Mengancam Nyawa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Fauzan Khalid Ajak Umat Tak Sekadar Bersyukur, tetapi Juga Menebar Kebaikan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Lombok Timur Kembali Terbaik di TPAKD Award 2026, Program Kredit Tanpa Bunga Tembus Rp170 Miliar

Berita Terbaru