Komisi II DPRD Loteng Monev LKPJ 2025, Soroti Pelayanan Publik hingga Sektor Perikanan

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi II DPRD Loteng saat melakukan monev.

Komisi II DPRD Loteng saat melakukan monev.

LOTENG, LOMBOKTODAY.ID – Komisi II DPRD Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) tancap gas melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 April 2026.

Dipimpin langsung Ketua Komisi II, Ferdian Elmansyah, monev dilakukan dengan turun langsung ke lapangan untuk memastikan program pemerintah daerah berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Selama empat hari kami turun ke berbagai titik, melibatkan OPD terkait hingga BUMN untuk memastikan kualitas layanan dan program benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Ferdian, Senin (20/4/2026).

Hari pertama, Komisi II menyasar Mall Pelayanan Publik (MPP) dengan fokus pada sistem pelayanan perizinan satu pintu yang dikelola DPMPTSP.

Baca Juga :  Jelang MotoGP Mandalika 2025, Polda NTB Gencarkan Patroli Cipta Kondisi

Langkah ini menjadi krusial, mengingat kemudahan perizinan kini menjadi salah satu indikator utama dalam menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Tim kemudian bergerak ke Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat. Di lokasi ini, perhatian diarahkan pada pembinaan pelaku usaha mikro oleh Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Upaya ini dinilai penting untuk mendorong UMKM agar lebih adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Berlanjut ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Awang dan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih, Komisi II menyoroti pengelolaan sektor kelautan dan perikanan.

Mulai dari proses lelang ikan hingga kesiapan fasilitas seperti pabrik es batu di gudang pelabuhan menjadi perhatian utama.

Baca Juga :  Mahmud Marhaba Lantik DPD dan DPC PJS se-Sulut

“Kami ingin memastikan seluruh rantai produksi nelayan berjalan optimal, sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan mereka,” tegas Ferdian.

Tak hanya itu, monev juga menyentuh sektor pertanian dan industri lokal. Komisi II mengunjungi Dusun Persil, Desa Karang Sidemen, untuk melihat langsung pengelolaan kebun kopi rakyat.

Selanjutnya, peninjauan dilakukan ke gudang SII-IT di Desa Barabali guna memastikan sistem distribusi dan penyimpanan komoditas berjalan optimal.

Sebagai penutup, Komisi II meninjau kawasan strategis pariwisata, termasuk kantor ITDC dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Langkah ini menegaskan pentingnya sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi Lombok Tengah.

“Seluruh kegiatan monev ini melibatkan OPD terkait agar hasil evaluasi lebih komprehensif dan tepat sasaran,” pungkasnya.(LS)

Berita Terkait

DPW ASLI Papua Selatan Resmi Dilantik, Gubernur Apolo Safanpo: Kekompakan dan Persatuan adalah Kekuatan
Puncak Hultah ke-91 NWDI Dihadiri Puluhan Ribu Jemaah, Wabup Lombok Timur Hadir Mewakili Bupati
60 Tahun KAHMI, Dari Simposium Nasional hingga Desakan Agar Kedaulatan Bangsa Tak Berhenti di Atas Kertas
Makanan Bergizi Tak Harus Mahal, Bupati Lombok Timur Minta Persagi Aktif Edukasi Masyarakat
PKB Beri Sinyal Dukung Gugatan Super Indonesia, UUD 1945 Asli Kembali Dibahas di DPR
Jelang Pilkades Serentak, Kapolsek Kopang Rangkul Kepala Kewilayahan di Lendang Ara
Dari Tambakberas Untuk Indonesia: Simbol “Kembali ke Akar” Pesantren
Putri Mahkota Swedia Victoria Akan ke NTB, Gubernur Iqbal Siapkan Panggung Perempuan dan Komunitas

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:03 WIB

DPW ASLI Papua Selatan Resmi Dilantik, Gubernur Apolo Safanpo: Kekompakan dan Persatuan adalah Kekuatan

Minggu, 13 September 2026 - 08:04 WIB

Puncak Hultah ke-91 NWDI Dihadiri Puluhan Ribu Jemaah, Wabup Lombok Timur Hadir Mewakili Bupati

Jumat, 11 September 2026 - 19:05 WIB

60 Tahun KAHMI, Dari Simposium Nasional hingga Desakan Agar Kedaulatan Bangsa Tak Berhenti di Atas Kertas

Rabu, 9 September 2026 - 16:05 WIB

Makanan Bergizi Tak Harus Mahal, Bupati Lombok Timur Minta Persagi Aktif Edukasi Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

PKB Beri Sinyal Dukung Gugatan Super Indonesia, UUD 1945 Asli Kembali Dibahas di DPR

Berita Terbaru

Suasana kunjungan tiga perempuan yang mewakili kekuatan eksekutif, kebudayaan, dan legislatif NTB ke Art Gallery of South Australia (AGSA), Adelaide, pada 11–12 September 2026.

Internasional

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:09 WIB