Makanan Bergizi Tak Harus Mahal, Bupati Lombok Timur Minta Persagi Aktif Edukasi Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPC Persagi) Kabupaten Lombok Timur periode 2026–2031, di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (9/9/2026).

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPC Persagi) Kabupaten Lombok Timur periode 2026–2031, di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (9/9/2026).

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.ID – Pemenuhan gizi masyarakat tak selalu harus berbanding lurus dengan mahalnya harga makanan. Pengetahuan tentang memilih dan mengolah sumber pangan justru menjadi kunci agar masyarakat mampu memenuhi kebutuhan gizi secara beragam dan seimbang.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPC Persagi) Kabupaten Lombok Timur periode 2026–2031, di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (9/9/2026).

Bupati yang akrab disapa Bupati Iron ini menilai, terbentuknya kepengurusan baru Persagi Lombok Timur harus menjadi momentum untuk memperkuat peran ahli gizi dalam mengawal pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Menurutnya, Persagi tidak semata-mata hadir sebagai organisasi profesi. Lebih dari itu, keberadaan para ahli gizi memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Lombok Timur.

Sebab, kualitas sumber daya manusia tidak hanya ditentukan oleh pendidikan, tetapi juga berawal dari kondisi kesehatan dan kecukupan gizi sejak dini.

“Persagi diharapkan menjadi kekuatan baru dalam mengawal pemenuhan gizi masyarakat,” ujar Bupati Iron dalam kesempatan tersebut.

Ia menekankan, persoalan gizi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu langkah penting agar pemahaman mengenai makanan bergizi tidak berhenti pada anggapan bahwa makanan sehat selalu identik dengan harga yang mahal.

Bagi Bupati Iron, masyarakat perlu mendapatkan pemahaman yang lebih sederhana dan praktis mengenai sumber pangan yang tersedia di lingkungan mereka.

Baca Juga :  Ini Sikap FDJ Atas Pilkada 2024 di Daerah Khusus Jakarta

Makanan bergizi, kata dia, tidak harus mahal. Yang jauh lebih penting adalah kemampuan masyarakat mengenali jenis makanan dan sumber pangan yang mengandung zat gizi yang dibutuhkan tubuh.

“Yang terpenting adalah masyarakat memahami jenis makanan dan sumber pangan yang memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menempatkan ahli gizi pada peran yang lebih luas. Tidak hanya memberikan layanan konsultasi terkait pola makan, ahli gizi juga memiliki tanggung jawab dalam membangun literasi gizi di tengah masyarakat.

Edukasi menjadi semakin penting karena kebutuhan gizi setiap individu berbeda, sementara pilihan makanan masyarakat sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, kebiasaan, budaya, hingga ketersediaan bahan pangan di lingkungan masing-masing.

Karena itu, pendekatan pemenuhan gizi tidak cukup hanya dengan mendorong masyarakat mengonsumsi makanan tertentu.

Masyarakat perlu memahami bagaimana menyusun makanan yang beragam dengan memanfaatkan sumber pangan yang mudah dijangkau.

Dalam konteks tersebut, Persagi Lombok Timur diharapkan dapat mengambil peran lebih aktif dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat.

Kehadiran organisasi profesi ahli gizi juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program yang berkaitan dengan kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Bagi pemerintah daerah, persoalan gizi merupakan bagian penting dari investasi jangka panjang. Generasi yang tumbuh dengan kesehatan dan asupan gizi yang baik memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara optimal, baik dari sisi fisik maupun kemampuan belajar.

Baca Juga :  Pemkab Lotim Kirim Enam Pejabat Eselon II ke Pelatihan Kepemimpinan Nasional

Bupati Iron menegaskan, pembangunan manusia harus dimulai dari hal paling mendasar, salah satunya pemenuhan kebutuhan gizi.

Menurutnya, generasi yang sehat merupakan fondasi bagi terbentuknya sumber daya manusia yang cerdas dan berkualitas.

Karena itu, upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pola konsumsi pangan perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Pelantikan pengurus DPC Persagi Lombok Timur periode 2026–2031 pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda organisasi.

Kepengurusan baru tersebut dituntut mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama melalui penguatan edukasi dan pendampingan terkait gizi.

Dengan demikian, Persagi tidak hanya menjadi wadah bagi para ahli gizi untuk menjalankan fungsi organisasi dan profesinya, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Tantangan pemenuhan gizi pada akhirnya bukan hanya soal apa yang tersedia di meja makan, melainkan juga soal seberapa baik masyarakat memahami kebutuhan tubuhnya dan mampu memanfaatkan sumber pangan yang ada.

Pesan Bupati Iron itu menjadi penegasan bahwa membangun generasi sehat tidak selalu membutuhkan makanan mahal.

Pengetahuan, keberagaman pangan, dan pemenuhan kebutuhan gizi secara tepat justru menjadi bagian penting dari upaya menyiapkan generasi Lombok Timur yang sehat, cerdas, dan berkualitas.(Kml)

Berita Terkait

Jumat Berkah, Bupati Iron Lantik 115 Kepala Sekolah di Lombok Timur, Tekankan Pendidikan Akhlak dan Integritas
Fauzan Khalid Dorong Bawaslu Perkuat Pencegahan Pelanggaran Pemilu Lewat Pendidikan Politik
Sekda Lombok Timur Tegaskan Dukungan KTP ASN Tak Memenuhi Syarat dalam Pilkades
Fauzan Khalid Soroti Kualitas Pemilu yang Menurun, Masyarakat Diminta Lebih Aktif Mengawasi
Fauzan Khalid Ajak Umat Tak Sekadar Bersyukur, tetapi Juga Menebar Kebaikan
Reses DPR RI, Fauzan Khalid Keliling Lombok: Kawal Pemekaran Desa hingga Sertifikasi Tanah Wakaf
Suara Daerah Harus Berpengaruh, Lalu Niqman Zahir Tawarkan Transformasi DPD RI Lewat Parlemen Teritorial Digital
Besok, Bupati Iron Akan Lantik Pengurus FKSPP Lombok Timur 2026-2031

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Jumat Berkah, Bupati Iron Lantik 115 Kepala Sekolah di Lombok Timur, Tekankan Pendidikan Akhlak dan Integritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Fauzan Khalid Dorong Bawaslu Perkuat Pencegahan Pelanggaran Pemilu Lewat Pendidikan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Sekda Lombok Timur Tegaskan Dukungan KTP ASN Tak Memenuhi Syarat dalam Pilkades

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Fauzan Khalid Soroti Kualitas Pemilu yang Menurun, Masyarakat Diminta Lebih Aktif Mengawasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Fauzan Khalid Ajak Umat Tak Sekadar Bersyukur, tetapi Juga Menebar Kebaikan

Berita Terbaru