MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Menempuh perjalanan jarak jauh di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) bukan hanya soal memastikan kendaraan dalam kondisi prima.
Kondisi fisik dan fokus pengendara juga menjadi faktor penting agar perjalanan tetap nyaman dan aman hingga tujuan.
Karakteristik jalan di NTB yang didominasi tanjakan, turunan, tikungan panjang, hingga cuaca panas menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Belum lagi rute antar kota dan jalur menuju berbagai destinasi wisata pegunungan maupun kawasan pesisir yang kerap mengharuskan pengendara berada di jalan dalam waktu cukup lama.
Situasi tersebut dapat memicu kelelahan jika tidak diimbangi dengan kondisi tubuh yang baik.
Dampaknya bukan sekadar rasa lelah, tetapi juga bisa menurunkan konsentrasi, memperlambat refleks, hingga meningkatkan risiko kecelakaan.
Instruktur Safety Riding Astra Motor NTB, Satria Wiman Jaya, mengatakan masih banyak pengendara yang belum menempatkan kondisi tubuh sebagai prioritas saat melakukan perjalanan jauh.
“Sering kali pengendara terlalu fokus mencapai tujuan hingga lupa bahwa kondisi tubuh juga harus dijaga. Padahal, kelelahan dan rasa kantuk sangat memengaruhi kemampuan berkendara dan dapat meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan,” kata Satria.
Karena itu, Astra Motor NTB mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kesiapan fisik sebelum maupun selama perjalanan berlangsung.
Berikut beberapa tips agar perjalanan jauh atau touring tetap aman dan nyaman:
1. Pastikan tubuh dalam kondisi fit
Sebelum memulai perjalanan, pastikan tubuh cukup beristirahat dan berada dalam kondisi sehat agar stamina tetap terjaga.
2. Luangkan waktu istirahat setiap dua jam
Berhenti sejenak untuk meregangkan tubuh dapat membantu mengurangi rasa lelah dan menjaga konsentrasi tetap stabil.
3. Cukupi kebutuhan cairan tubuh
Cuaca panas saat perjalanan dapat memicu dehidrasi. Minum air putih secara cukup membantu tubuh tetap segar dan fokus.
4. Gunakan perlengkapan berkendara yang nyaman dan lengkap
Helm, jaket, sarung tangan, dan perlengkapan pendukung lainnya tidak hanya melindungi tubuh, tetapi juga meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.
5. Jangan memaksakan diri saat mengantuk
Jika mulai kehilangan fokus atau merasa mengantuk, segera menepi dan beristirahat.
Selain kondisi tubuh, pengendara juga diingatkan untuk melakukan pengecekan kendaraan sebelum berangkat. Mulai dari kondisi ban, rem, lampu, hingga oli mesin perlu dipastikan dalam kondisi baik agar perjalanan berjalan lebih aman.
“Perjalanan jauh seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan. Karena itu, penting bagi pengendara untuk tetap fokus, menjaga kondisi tubuh, serta selalu mengutamakan keselamatan selama di perjalanan,” ujar Satria.
Melalui edukasi keselamatan berkendara ini, Astra Motor NTB berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan di jalan bukan hanya ditentukan oleh kemampuan mengendarai sepeda motor, tetapi juga kesiapan fisik dan mental pengendara selama perjalanan.(amn)
















