JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Suasana Danau Tirta Asri, Akademi TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (27/9/2026), tampak berbeda. Ratusan peserta memadati area pemancingan dalam gelaran Strike Nusantara 2026, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.
Di antara para peserta, hadir Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto. Ia turut ambil bagian dalam lomba memancing yang dibuka oleh Danjen Akademi TNI Letjen TNI R. Shidarta Wisnu Graha, S.E.
Kehadiran Panglima TNI membuat suasana lomba semakin semarak. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menghadirkan ruang kebersamaan antara prajurit TNI, peserta lomba, dan masyarakat dalam suasana yang lebih santai dan akrab.
Strike Nusantara 2026 digelar sebagai salah satu kegiatan untuk menyambut HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Sebanyak 250 peserta mengikuti lomba yang berlangsung di kawasan Akademi TNI tersebut.
Para peserta tidak hanya ditantang mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya, tetapi juga menikmati suasana rekreasi di tengah kawasan Danau Tirta Asri.
Kehadiran Panglima TNI bersama peserta lainnya turut memperkuat nuansa kebersamaan yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya saat membuka lomba, Danjen Akademi TNI, Letjen TNI R. Shidarta Wisnu Graha mengatakan, Strike Nusantara tidak semata-mata menjadi kegiatan olahraga dan rekreasi melalui memancing.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Melalui kebersamaan ini diharapkan semakin memperkokoh persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong dan meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” jelasnya.
Untuk menambah keseruan lomba, panitia menyiapkan ikan dalam jumlah besar untuk ditebar di lokasi pemancingan. Total terdapat 3 ton ikan bawal, 1 ton ikan lele, dan 500 kilogram ikan mas yang disiapkan bagi para peserta.
Tak hanya itu, panitia juga menebar 50 ekor indukan ikan mas dengan berat masing-masing mencapai 5–6 kilogram. Kehadiran ikan-ikan berukuran besar tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam gelaran Strike Nusantara 2026.
Dengan jumlah peserta mencapai 250 orang dan total ikan yang ditebar mencapai beberapa ton, lomba berlangsung dalam suasana kompetitif sekaligus rekreatif. Peserta dapat mengikuti kegiatan sembari menikmati interaksi dan kebersamaan di lingkungan Akademi TNI.
Bagi TNI, kegiatan seperti Strike Nusantara menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 yang tidak hanya berorientasi pada seremoni.
Aktivitas bersama dalam suasana informal juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat.
Kehadiran Panglima TNI dalam lomba memancing tersebut turut memberi warna tersendiri. Jenderal TNI Agus Subiyanto bergabung bersama peserta dan menikmati langsung suasana kegiatan yang digelar di Danau Tirta Asri.
Konsep kegiatan yang memadukan olahraga, rekreasi, silaturahmi, dan kepedulian terhadap lingkungan membuat Strike Nusantara 2026 menjadi salah satu agenda yang mewarnai rangkaian HUT ke-81 TNI.
Selain mempererat hubungan antarpeserta, kegiatan ini juga membawa pesan mengenai pentingnya kebersamaan dan gotong royong.
Nilai tersebut menjadi bagian dari semangat yang ingin dibangun melalui kegiatan yang melibatkan unsur TNI dan masyarakat.
Strike Nusantara 2026 pun ditutup sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI dengan semangat kebersamaan.
Dari tepian Danau Tirta Asri, kegiatan tersebut menjadi ruang bertemunya prajurit, masyarakat, dan peserta lomba dalam suasana yang lebih cair.
Pada akhirnya, lomba memancing bukan sekadar persoalan siapa yang mendapatkan ikan paling banyak. Di balik suasana kompetisi dan rekreasi, Strike Nusantara 2026 membawa pesan tentang silaturahmi, kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi salah satu cara memperkuat kedekatan TNI dengan rakyat dalam momentum menyambut HUT ke-81 TNI Tahun 2026.(arz)
















