73 Aksi dan 26 Kegiatan Warnai Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Siagakan Pengamanan

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Metro Jaya menyiagakan personel dan menyiapkan pola pengamanan untuk memastikan penyampaian aspirasi maupun aktivitas warga tetap berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Polda Metro Jaya menyiagakan personel dan menyiapkan pola pengamanan untuk memastikan penyampaian aspirasi maupun aktivitas warga tetap berlangsung aman, tertib, dan lancar.

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Aktivitas masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya diperkirakan meningkat pada Kamis, 24 September 2026.

Sebanyak 73 kegiatan penyampaian pendapat dan 26 kegiatan masyarakat tercatat akan berlangsung di sejumlah lokasi di Jakarta dan sekitarnya.

Beragam agenda tersebut membuat kepolisian menyiapkan pengamanan sekaligus pengaturan lalu lintas untuk memastikan kegiatan masyarakat tetap berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas warga lainnya.

Sejumlah kegiatan yang berpotensi melibatkan massa dalam jumlah besar menjadi perhatian, mulai dari aksi penyampaian aspirasi buruh di kawasan MH Thamrin, Pameran Automechanika Jakarta 2026, Flona Jakarta 2026, hingga peringatan Hari Tani Nasional yang dirangkai dengan pembukaan Munas IX Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Selain itu, aktivitas masyarakat juga diperkirakan meningkat di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) seiring berlangsungnya penukaran tiket konser.

Dengan banyaknya agenda yang berlangsung dalam waktu berdekatan, potensi kepadatan tidak hanya berada di sekitar lokasi kegiatan, tetapi juga dapat berdampak pada sejumlah simpul lalu lintas dan jalur menuju kawasan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan kepolisian menyiapkan pelayanan dan pengamanan secara menyeluruh untuk seluruh masyarakat.

Baca Juga :  Buat UU Terbanyak, Komisi II DPR RI Periode 2019–2024 Raih Rekor MURI  

Menurutnya, pengamanan tidak hanya ditujukan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, tetapi juga kepada warga yang tetap menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Pelayanan kami diberikan kepada seluruh masyarakat. Warga yang menyampaikan aspirasi kami layani, sementara masyarakat yang tetap bekerja, bersekolah, menjalankan usaha, maupun melakukan perjalanan juga harus dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Budi di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Untuk mengantisipasi dampak kepadatan, personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik strategis. Fokus pengamanan mencakup lokasi kegiatan, simpul arus lalu lintas, hingga kawasan yang diperkirakan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat.

Pengaturan lalu lintas, termasuk kemungkinan pengalihan arus, akan dilakukan secara situasional. Kebijakan tersebut akan menyesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan sehingga arus kendaraan tetap dapat bergerak dan kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan tertib.

Kondisi lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan juga menjadi perhatian karena karakteristik dan jumlah massa pada setiap agenda dapat berbeda. Karena itu, pengguna jalan diminta mengikuti arahan petugas apabila terjadi perubahan pola lalu lintas.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang hendak melintas di sekitar lokasi kegiatan agar melakukan persiapan perjalanan sejak awal.

Baca Juga :  Eksepsi ST Rogaya Ditolak PN Cikarang, Sidang Pidana Khusus Berlanjut ke Tahap Pembuktian

Pengguna jalan dapat mempertimbangkan jalur alternatif dan menghindari titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan.

Masyarakat juga diminta aktif memantau perkembangan informasi lalu lintas melalui kanal resmi TMC Polda Metro Jaya agar dapat menyesuaikan rute perjalanan dengan kondisi terbaru.

Selain persoalan kelancaran lalu lintas, kepolisian mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Budi menegaskan, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari aktivitas masyarakat yang harus dilayani. Namun, penggunaan ruang publik juga perlu memperhatikan hak masyarakat lain yang pada saat bersamaan sedang bekerja, bersekolah, menjalankan usaha, maupun melakukan perjalanan.

“Ruang publik adalah milik bersama. Mari saling menghormati agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan baik dan aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.

Dengan puluhan agenda yang berlangsung pada Kamis, 24 September 2026, Polda Metro Jaya memastikan personel tetap disiagakan untuk merespons perkembangan situasi di lapangan.

Masyarakat pun diharapkan ikut menjaga ketertiban dan mematuhi arahan petugas demi kelancaran aktivitas bersama.(arz)

Berita Terkait

Anggota DPR RI Fauzan Khalid Desak ATR/BPN Percepat Penetapan RDTR di Seluruh Indonesia
Partai Gelora Fokus Verifikasi Parpol di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 5 Persen
Perdagangan RI-Maroko Baru US$235 Juta, Bamsoet Dorong Ekspansi ke Pasar Afrika
Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis, Presiden Forum Kebangsaan Beri Apresiasi
NTB Bawa Satu Data ke Forum Nasional: Bukan Sekadar Kumpulkan Data, tapi Jadi Dasar Keputusan
Kekerasan Online Makin Kompleks, Wamen PPPA Dorong Layanan Korban Satu Pintu
KKP Amankan 1.048 Ton Udang Impor di Jatim, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, Kemlu RI Pastikan WNI di Kedua Negara Aman

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:04 WIB

Anggota DPR RI Fauzan Khalid Desak ATR/BPN Percepat Penetapan RDTR di Seluruh Indonesia

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Partai Gelora Fokus Verifikasi Parpol di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 5 Persen

Selasa, 22 September 2026 - 17:03 WIB

Perdagangan RI-Maroko Baru US$235 Juta, Bamsoet Dorong Ekspansi ke Pasar Afrika

Selasa, 22 September 2026 - 16:25 WIB

Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis, Presiden Forum Kebangsaan Beri Apresiasi

Selasa, 22 September 2026 - 15:07 WIB

NTB Bawa Satu Data ke Forum Nasional: Bukan Sekadar Kumpulkan Data, tapi Jadi Dasar Keputusan

Berita Terbaru