MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap dua warga Ampenan yang dilaporkan hilang setelah terseret ombak di kawasan Pantai Ampenan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Hingga Sabtu pagi (30/5/2026), operasi pencarian masih berlangsung dengan area penyisiran yang diperluas.
Dua peristiwa nahas tersebut terjadi hampir bersamaan pada Jumat (29/5/2026). Korban pertama adalah Pietro Alesandro Seda (13 tahun), yang dilaporkan hilang saat berenang di kawasan Pantai Skip.
Sementara korban kedua, Anindita Mantika Muslim (9 tahun), hanyut di Pantai Karang Buyuk yang lokasinya tidak jauh dari titik kejadian pertama.
Menerima laporan dari pihak kepolisian, Kantor SAR Mataram segera mengerahkan personel ke lokasi. Operasi pencarian didukung berbagai perlengkapan, mulai dari perahu karet, kendaraan operasional, peralatan medis, perangkat komunikasi, hingga drone thermal untuk pemantauan udara.
Sejak Jumat sore hingga tengah malam, tim rescue melakukan penyisiran di permukaan laut menggunakan perahu karet dan menyusuri garis pantai di sekitar Ampenan.
Pemantauan udara juga dilakukan dengan drone thermal untuk membantu mendeteksi keberadaan korban di area yang sulit dijangkau.
Namun hingga akhir pencarian pada hari pertama, kedua korban belum berhasil ditemukan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Mataram, Bustanil, turut memantau langsung jalannya operasi SAR di lapangan.
Mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, ia menjelaskan bahwa pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Sat Brimob Polda NTB, Polairud Polda NTB, Polsek Ampenan, Polresta Mataram, Koramil Ampenan, nelayan, serta masyarakat setempat.
Memasuki hari kedua pencarian, Sabtu pagi (30/5/2026), tim SAR gabungan memperluas area operasi baik di laut maupun di darat. Penyisiran dilakukan di sepanjang pesisir Pantai Ampenan dan perairan sekitar lokasi korban dilaporkan hilang.
“Penggunaan drone thermal juga kembali kami optimalkan untuk memetakan area yang sulit dijangkau secara visual. Kami berharap kedua korban dapat segera ditemukan,” ujar Bustanil.
Hingga berita ini diterbitkan, tim SAR gabungan masih berada di lokasi dan terus melakukan pencarian intensif terhadap Pietro Alesandro Seda dan Anindita Mantika Muslim yang hilang terseret ombak di kawasan Pantai Ampenan.(arz)

















