JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Pebalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa langsung mencuri perhatian pada debutnya di ajang Moto3 Junior World Championship 2026.
Tampil bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team, pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu sukses mengamankan podium perdana di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (24/5/2026).
Rider asal Sleman, Yogyakarta tersebut mengawali kiprahnya dengan finis di posisi ketiga pada Race 1, sebelum melanjutkan performa impresif dengan menempati posisi keenam pada Race 2.
Hasil tersebut mengantarkannya ke peringkat kedua klasemen sementara Moto3 Junior World Championship 2026 dengan koleksi 26 poin.
Ramadhipa tampil kompetitif sejak awal akhir pekan balapan. Berbekal posisi start ketiga hasil sesi kualifikasi pada Sabtu (23/5/2026), pebalap bernomor #32 itu langsung terlibat dalam persaingan sengit di grup terdepan Race 1.
Dalam kondisi cuaca panas dengan temperatur lintasan mendekati 40 derajat Celsius, Ramadhipa mampu menjaga konsistensi performa dan beberapa kali bertukar posisi dengan para rivalnya. Bahkan, pada lap terakhir ia sempat memimpin jalannya balapan.
Meski awalnya menyentuh garis finis di posisi kelima dengan selisih tipis 0,144 detik dari pemenang, penalti yang diterima salah satu pebalap di depannya membuat Ramadhipa naik ke posisi ketiga sekaligus meraih podium perdananya di kejuaraan dunia Moto3 Junior.
Performa menjanjikan kembali ditunjukkan pada Race 2. Saat suhu lintasan meningkat hingga mendekati 50 derajat Celsius, Ramadhipa tetap mampu bersaing di barisan depan meski persaingan berlangsung sangat ketat.
Pebalap berusia 16 tahun itu sempat tercecer di tengah rombongan, namun berhasil menjaga ritme balap hingga finis di posisi keenam. Menariknya, ia hanya terpaut kurang dari 0,3 detik dari pemenang balapan.
Hasil finis ketiga dan keenam pada dua balapan debut membuat Ramadhipa mencatatkan salah satu pencapaian terbaik pebalap Indonesia di ajang yang sebelumnya dikenal sebagai JuniorGP atau CEV Moto3 tersebut.
“Kami menutup akhir pekan pertama MotoJunior ini dengan hasil yang sangat positif. Meski sempat mengalami kesulitan di awal, kami mampu berkembang langkah demi langkah pada setiap sesi. Hasil kualifikasi yang bagus juga sangat membantu karena kami bisa memulai balapan dari barisan depan,” ujar Ramadhipa.
Ia mengaku semakin percaya diri menghadapi seri-seri berikutnya setelah mampu bersaing secara konsisten dengan para pebalap terbaik di kelas Moto3 Junior.
“Pada Race 1 saya mencoba menjaga kondisi ban semaksimal mungkin karena ini adalah balapan Moto3 pertama saya. Saya sempat melakukan sedikit kesalahan di lap terakhir, tetapi beruntung bisa meraih podium. Di Race 2 saya kembali bertarung untuk kemenangan. Ada banyak hal positif yang bisa kami ambil dari akhir pekan ini dan saya yakin kami bergerak ke arah yang tepat. Kami akan kembali lebih kuat di Estoril,” katanya.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, menilai hasil yang diraih Ramadhipa menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan balap berjenjang yang selama ini dijalankan Astra Honda.
Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa pebalap muda Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing di level internasional dan membuka peluang lahirnya talenta-talenta baru yang mampu mengharumkan nama bangsa di panggung dunia.
“Hasil yang sangat baik bagi Ramadhipa pada debutnya di Moto3 Junior World Championship. Ini menunjukkan bahwa proses pembinaan balap berjenjang yang dijalankan Astra Honda mampu mengantarkan pebalap muda Indonesia bersaing di level internasional. Semoga performanya terus meningkat di putaran berikutnya dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia,” ujar Andy.
Moto3 Junior World Championship 2026 akan berlanjut ke putaran kedua yang dijadwalkan berlangsung di Circuito do Estoril, Portugal, pada 12-14 Juni mendatang.
Dengan modal podium dan posisi kedua klasemen sementara, Ramadhipa berpeluang kembali mencetak kejutan sekaligus memperkuat eksistensinya di pentas balap dunia.(amn)

















