Studi Tiru ke Hambalang, Forum Kades Narmada-Lingsar Siapkan KDMP yang Profesional

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Forum Kepala Desa Kecamatan Narmada-Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, melakukan studi tiru pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) ke Desa Hambalang dalam rangkaian kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) dan studi komparasi yang berlangsung pada 19–22 Mei 2026.

Kegiatan tersebut diikuti para kepala desa sebagai langkah memperkuat kapasitas aparatur pemerintahan desa, terutama dalam tata kelola koperasi dan pengembangan ekonomi berbasis masyarakat desa.

Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Narmada-Lingsar, H. Ali Abdul Syahid, mengatakan kunjungan itu difokuskan untuk mempelajari sistem manajemen serta pola pengelolaan KDMP yang telah diterapkan di Desa Hambalang.

Menurutnya, pengalaman dan praktik yang diperoleh dari studi tiru tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi desa-desa di Lombok Barat dalam membangun koperasi desa yang lebih profesional, adaptif, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Delapan Jabatan Perwira TNI AD Kodim 1620/Loteng Dirotasi Kapten Inf Zainudin Jabat Pasi Inteldim

“Semoga melalui kegiatan ini kami dapat mengadopsi sistem manajemen yang diterapkan pengurus KDMP Desa Hambalang untuk kemudian disesuaikan dan dikembangkan di desa masing-masing,” ujarnya.

Tak hanya mengikuti pemaparan materi dan diskusi, rombongan kepala desa juga meninjau langsung sistem operasional koperasi desa serta sejumlah program pemberdayaan masyarakat yang berjalan di lokasi.

Dalam agenda yang sama, Forum Kepala Desa Narmada-Lingsar juga melakukan audiensi di Aula Annek Lante III Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Jakarta, pada Kamis (21/5/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung bersama Asisten Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi RI, Riza Azmi, M.Com, yang memaparkan strategi penguatan kelembagaan koperasi desa dan penerapan sistem digitalisasi dalam pengelolaannya.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian di Hari Bhayangkara ke-79, Polres Lombok Barat Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

H. Ali Abdul Syahid mengapresiasi sambutan serta dukungan yang diberikan Kementerian Koperasi RI terhadap upaya pengembangan koperasi desa di daerah.

“Alhamdulillah, penerimaan dari jajaran Kemenkop RI sangat baik. Semoga ilmu dan pengalaman yang kami peroleh dapat memberikan manfaat bagi desa-desa di NTB, khususnya Lombok Barat,” katanya.

Ia menambahkan, hasil audiensi tersebut semakin memperkuat pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan koperasi desa yang sesuai regulasi dan petunjuk teknis agar mampu mendorong pembangunan ekonomi masyarakat desa secara optimal.

Melalui kegiatan Bimtek dan studi komparasi ini, Forum Kepala Desa Narmada-Lingsar berharap lahir inovasi baru dalam penguatan ekonomi desa melalui pengelolaan koperasi yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(Sid)

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Kelompok 4 UNW Mataram Launching Pure Soy Milk dan Bolu Jagung, Olah Potensi Pertanian Desa Tempos Jadi Produk Bernilai Tambah
Perubahan APBD NTB 2026 Disepakati, Defisit Rp369 Miliar di Tengah Tekanan Fiskal
Bukan Cuma Penghargaan, NTB Dapat Dukungan Anggaran Rp9 Miliar Usai Sabet Tiga Apresiasi Kemendagri
Pelantikan ASLI Kepri 4 Oktober Makin Dekat, Panitia Audiensi dengan Pemkot Batam
Ribuan Pengurus APKLI Bakal Padati Jakarta, Saiful Chaniago Tegaskan Misi Besar Ekonomi Rakyat
Pendapatan NTB Baru 66,53 Persen, Gubernur Iqbal Optimistis Target APBD Perubahan 2026 Tercapai
Polda Metro Jaya Bongkar Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah, Dokumen Tak Lengkap
ASLIPAY Hadir untuk Warga ASLI, Bukan Sekadar Aplikasi Transaksi: Ada Perlindungan hingga Marketplace UMKM

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:06 WIB

Mahasiswa KKN Kelompok 4 UNW Mataram Launching Pure Soy Milk dan Bolu Jagung, Olah Potensi Pertanian Desa Tempos Jadi Produk Bernilai Tambah

Jumat, 18 September 2026 - 15:03 WIB

Perubahan APBD NTB 2026 Disepakati, Defisit Rp369 Miliar di Tengah Tekanan Fiskal

Jumat, 18 September 2026 - 07:05 WIB

Bukan Cuma Penghargaan, NTB Dapat Dukungan Anggaran Rp9 Miliar Usai Sabet Tiga Apresiasi Kemendagri

Kamis, 17 September 2026 - 11:02 WIB

Pelantikan ASLI Kepri 4 Oktober Makin Dekat, Panitia Audiensi dengan Pemkot Batam

Rabu, 16 September 2026 - 16:01 WIB

Pendapatan NTB Baru 66,53 Persen, Gubernur Iqbal Optimistis Target APBD Perubahan 2026 Tercapai

Berita Terbaru