JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Upaya memperluas akses pendidikan berkualitas di Indonesia kembali mendapat dorongan. Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia (AJBI) atau Forum Beasiswa Indonesia menggelar audiensi strategis dengan Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem beasiswa nasional melalui kolaborasi pemerintah, lembaga beasiswa, sektor korporasi, hingga mitra internasional.
Fokus utamanya adalah memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi generasi muda di kawasan Indonesia Timur, sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.
Dalam audiensi tersebut, berbagai strategi penguatan tata kelola beasiswa dibahas secara komprehensif. Mulai dari pemerataan akses pendidikan, pengembangan talenta sejak usia dini, hingga pembentukan forum koordinasi lintas sektor yang mampu menyatukan langkah pemerintah, dunia usaha, filantropi, dan lembaga internasional.
Wapres Gibran menekankan pentingnya memastikan program beasiswa dapat menjangkau lebih banyak talenta potensial di Indonesia Timur yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap pendidikan tinggi berkualitas.
Selain memperluas jangkauan penerima manfaat, Wapres Gibran juga mendorong pembinaan talenta dilakukan sejak dini melalui pemetaan potensi yang lebih terarah.
Langkah tersebut dinilai penting agar penyaluran beasiswa benar-benar tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah maupun nasional.
Tak hanya itu, Wapres Gibran juga menginisiasi penguatan Gerakan Nasional Beasiswa Berdampak melalui forum diskusi antarlembaga penyelenggara beasiswa.
Forum tersebut diharapkan mampu melahirkan solusi atas berbagai tantangan tata kelola beasiswa sekaligus memperkuat kolaborasi antarpenyelenggara.
Sebagai tindak lanjut, Wapres Gibran juga mendorong terbentuknya forum koordinasi multistakeholder yang melibatkan lembaga beasiswa swasta maupun internasional.
Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat program beasiswa bagi masyarakat sekaligus memperkuat pemerataan kesempatan pendidikan di Indonesia.
Dewan Kehormatan AJBI, Prof. Dr. Fasli Jalal, Ph.D., menegaskan bahwa kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem beasiswa nasional yang lebih inklusif.
“Kehadiran dan gagasan dari seluruh pihak pengelola beasiswa sangat berarti bagi kemajuan ekosistem beasiswa nasional yang sedang kita bangun bersama. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi putra-putri terbaik bangsa,” ujar Fasli Jalal.
Audiensi tersebut turut dihadiri jajaran Dewan Kehormatan dan Pengurus AJBI bersama sejumlah perwakilan lembaga pemberi beasiswa di Indonesia.
Di antaranya CT Arsa Foundation, Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id, Yayasan Buddha Tzu Chi Wiyata Indonesia, Martha Tilaar Group, JASSO Indonesia, serta Kedutaan Besar Prancis di Indonesia.
Kehadiran berbagai lembaga tersebut menunjukkan semakin kuatnya komitmen kolaboratif antara pemerintah, sektor swasta, organisasi filantropi, dan mitra internasional dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi generasi muda Indonesia.
AJBI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak utama penguatan jaringan beasiswa nasional melalui sinergi yang lebih luas.
Dengan kolaborasi yang semakin solid, organisasi tersebut berharap pemerataan akses beasiswa dapat terus ditingkatkan sehingga semakin banyak talenta muda Indonesia memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan berkualitas dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.(Sid)

















