Sari Yuliati Soroti Tabrakan Kereta Api di Bekasi Timur, Desak Investigasi dan Perlindungan Korban

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati.

Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati.

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan duka mendalam atas insiden tabrakan kereta api yang terjadi di Bekasi Timur, pada Senin malam (27/4/2026).

Ia juga menyoroti pentingnya langkah cepat dan terukur untuk menangani dampak kecelakaan tersebut.

“Kami turut prihatin dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban serta pihak yang terdampak,” ujar Sari dalam pernyataannya, Selasa (28/4/2026).

Tak hanya berempati, Sari juga mendesak dilakukannya investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Menurutnya, transparansi dalam proses ini sangat penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Baca Juga :  Rangsang Inovasi Masyarakat, Komite II DPD RI Akan Upayakan Revisi UU Paten

“Perlu ada investigasi komprehensif, apakah ini akibat human error, gangguan sistem persinyalan, atau persoalan dalam manajemen operasional,” tegasnya.

Selain itu, Sari menekankan bahwa fokus utama saat ini harus pada pemulihan korban, baik secara fisik maupun mental.

Ia juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab dari operator kereta, termasuk pemberian kompensasi kepada korban.

“Perlindungan dan pemulihan korban harus jadi prioritas. Termasuk restitusi yang wajib diberikan oleh operator sebagai bentuk tanggung jawab,” katanya.

Baca Juga :  LBH Pro-Justitia Ungkap Dugaan Penipuan Investasi di Subang, PT ABG Disebut Klaim Jadi Main Contractor VinFast

Di akhir pernyataannya, Sari berharap insiden ini menjadi yang terakhir. Ia meminta pemerintah bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan monitoring berkala terhadap sistem transportasi kereta api.

“Keselamatan publik harus jadi prioritas utama. Evaluasi dan pengawasan rutin wajib dilakukan agar sistem kereta benar-benar aman dan layak digunakan,” ungkapnya.(Sid)

Berita Terkait

Merdeka! Perjalanan 81 Tahun Menjadi Diri Sendiri
LBH Pro-Justitia Ungkap Dugaan Penipuan Investasi di Subang, PT ABG Disebut Klaim Jadi Main Contractor VinFast
Bukan Sekadar Pentas, NTB Siapkan Generasi Muda untuk Bawa Seni Budaya ke Panggung Dunia
Gubernur Iqbal Bawa Reformasi ASN NTB ke Babak Baru, BKN Nyatakan Sistem Manajemen Talenta Siap Ditetapkan
Semarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia, Komut PLN Energi Gas Saiful Chaniago Ajak Seluruh Rakyat Kibarkan Merah Putih
Sidang ST Rogaya di PN Cikarang, Pelapor Ungkap Kronologi Hilangnya Balqis dan Dampak Viral di Media Sosial
Leadership Camp SMK Bina Putra Kemang ‘’Bangun Karakter dan Cinta Tanah Air’’, 800 Siswa Digembleng di Yonbekang Kostrad
MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Boleh Lagi Ambil Porsi Dana Pendidikan, Berlaku Mulai APBN 2028

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Merdeka! Perjalanan 81 Tahun Menjadi Diri Sendiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:03 WIB

LBH Pro-Justitia Ungkap Dugaan Penipuan Investasi di Subang, PT ABG Disebut Klaim Jadi Main Contractor VinFast

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Bukan Sekadar Pentas, NTB Siapkan Generasi Muda untuk Bawa Seni Budaya ke Panggung Dunia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Gubernur Iqbal Bawa Reformasi ASN NTB ke Babak Baru, BKN Nyatakan Sistem Manajemen Talenta Siap Ditetapkan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Semarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia, Komut PLN Energi Gas Saiful Chaniago Ajak Seluruh Rakyat Kibarkan Merah Putih

Berita Terbaru

Suasana pose bersama usai penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Utama Bank NTB Syariah, Jalan Udayana, Mataram, pada Rabu (19/8/2026).

Ekonomi & Bisnis

KUR PMI Bank NTB Syariah, Kado Kemerdekaan untuk Pahlawan Devisa

Kamis, 20 Agu 2026 - 10:15 WIB