Mahasiswi Unram Ini Hemat Rp200 Ribu Sebulan Berkat Honda Scoopy, Tak Lagi Bergantung pada Grab dan Gojek

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

R. Septia Ramdhani, mahasiswi Unram saat berada di pelataran parkiran Taman Narmada, Lombok Barat.

R. Septia Ramdhani, mahasiswi Unram saat berada di pelataran parkiran Taman Narmada, Lombok Barat.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Honda Scoopy menjadi solusi transportasi yang lebih hemat bagi R. Septia Ramdhani, mahasiswi Universitas Mataram (Unram) yang setiap hari menempuh perjalanan dari Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) menuju kampus.

Perempuan yang akrab disapa Septi itu mengaku merasakan langsung efisiensi biaya sejak menggunakan Honda Scoopy untuk aktivitas kuliah.

Sebelumnya, saat masih duduk di bangku SMA, ia mengandalkan layanan transportasi online seperti Grab dan Gojek untuk pergi dan pulang sekolah.

Menurut Septi, biaya transportasi saat menggunakan layanan ride-hailing cukup besar jika dihitung dalam satu bulan. Rata-rata pengeluarannya mencapai sekitar Rp350 ribu setiap bulan.

“Ketika mulai kuliah di Unram, saya mencoba menggunakan motor sendiri, yaitu Honda Scoopy. Alhamdulillah, pengeluaran untuk transportasi bisa jauh lebih hemat,” ujar Septi kepada Lomboktoday.id, Minggu (31/5/2026).

Ia menjelaskan, dengan mengisi penuh tangki menggunakan BBM Pertamax senilai sekitar Rp30 ribu hingga Rp33 ribu, Honda Scoopy dapat digunakan selama 8 hingga 10 hari.

Baca Juga :  Kecanggihan Honda PCX 160 RoadSync dan Motor Listrik Futuristik di IIMS 2025

Dengan pola penggunaan tersebut, biaya bahan bakar yang dikeluarkan dalam sebulan tidak lebih dari Rp150 ribu.

Artinya, Septi mampu menghemat sekitar Rp200 ribu setiap bulan dibandingkan ketika masih mengandalkan transportasi online.

Jarak rumah menuju kampus yang cukup jauh juga membuat penghematan tersebut terasa signifikan. Menurut perhitungannya, biaya transportasi online untuk perjalanan pulang-pergi bisa mencapai Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per hari.

“Sekarang jauh lebih ringan karena ada Honda Scoopy yang menemani aktivitas kuliah setiap hari,” katanya.

Tak hanya irit bahan bakar, Septi juga mengaku motornya tetap nyaman digunakan berkat perawatan rutin di bengkel resmi AHASS.

Ia secara berkala melakukan penggantian oli mesin, oli gardan, serta servis sesuai jadwal yang dianjurkan.

Bahkan saat sesekali pulang ke rumah keluarga di Lombok Tengah, pengeluaran bahan bakar tetap terbilang efisien dan tidak mengalami peningkatan yang signifikan.

Baca Juga :  Tamsil Linrung Dorong Pemerintah Adopsi Padi Trisakti

Sementara itu, Technical Service Manager Astra Motor NTB, Rangga Noviar, mengatakan jaringan bengkel AHASS kini telah tersebar luas di berbagai daerah sehingga memudahkan konsumen dalam melakukan perawatan kendaraan.

Menurutnya, keberadaan jaringan AHASS menjadi salah satu bentuk komitmen Honda dalam memberikan layanan purna jual yang mudah dijangkau oleh pengguna.

“Teknisi resmi mudah ditemui hampir di setiap kota, sehingga pengguna tidak perlu khawatir terkait servis maupun klaim garansi,” kata Rangga.

Ia menambahkan, perluasan jaringan AHASS merupakan bagian dari upaya Honda menghadirkan layanan purna jual yang cepat, mudah diakses, dan memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna sepeda motor Honda di Indonesia.

Dengan kombinasi konsumsi bahan bakar yang efisien serta dukungan jaringan servis resmi yang luas, Honda Scoopy terus menjadi pilihan kendaraan harian bagi kalangan mahasiswa dan generasi muda yang mengutamakan mobilitas praktis sekaligus hemat biaya.(amn)

Berita Terkait

ASLIPAY Hadir untuk Warga ASLI, Bukan Sekadar Aplikasi Transaksi: Ada Perlindungan hingga Marketplace UMKM
Gubernur NTB Pesan Peserta Magang di Jepang: Jangan Cuma Cari Gaji, Bangun Komitmen dan Aset
AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong
Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja
Tak Dapat Bansos? Wabup Lombok Timur Tegas Minta Warga Isi Data Sendiri
Tak Dapat Pensiun, 4.000 Marbot dan Guru Ngaji di Lombok Timur Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan
Honda CT125 Tampil Makin Ikonik, Warna Baru Matte Fresco Brown Bikin Motor Trekking Ini Makin Berkarakter
Dana Transfer Pusat Bertambah, Lombok Timur Alokasikan Rp71 Miliar untuk Infrastruktur Jalan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:07 WIB

ASLIPAY Hadir untuk Warga ASLI, Bukan Sekadar Aplikasi Transaksi: Ada Perlindungan hingga Marketplace UMKM

Senin, 14 September 2026 - 15:34 WIB

Gubernur NTB Pesan Peserta Magang di Jepang: Jangan Cuma Cari Gaji, Bangun Komitmen dan Aset

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong

Minggu, 13 September 2026 - 14:02 WIB

Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja

Sabtu, 12 September 2026 - 07:06 WIB

Tak Dapat Bansos? Wabup Lombok Timur Tegas Minta Warga Isi Data Sendiri

Berita Terbaru

Suasana kunjungan tiga perempuan yang mewakili kekuatan eksekutif, kebudayaan, dan legislatif NTB ke Art Gallery of South Australia (AGSA), Adelaide, pada 11–12 September 2026.

Internasional

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:09 WIB