LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Kesuksesan pelaksanaan Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) di Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), mendapat perhatian khusus dari Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin.
Program yang mampu menghidupkan ruang publik sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat itu, dinilai layak diterapkan di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Lombok Timur.
Karena itu, Bupati Iron, demikian Bupati Lotim ini biasa disapa, secara tegas menginstruksikan seluruh camat di Bumi Patuh Karya untuk mencontoh terobosan yang telah dijalankan Kecamatan Pringgabaya tersebut.
Arahan itu disampaikan Bupati Iron saat melantik sejumlah pejabat di Lobby Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, konsep pembatasan kendaraan bermotor yang dipadukan dengan aktivitas pasar rakyat pada malam maupun pagi hari terbukti mampu menciptakan pusat keramaian baru yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Bupati Iron menilai setiap kecamatan di Lombok Timur memiliki potensi yang sama untuk mengembangkan program serupa.
Hal itu didukung oleh jumlah penduduk yang relatif besar sehingga menciptakan pasar yang menjanjikan bagi para pelaku usaha lokal.
“Ini saya harapkan kepada seluruh camat melaksanakan hal yang sama. Karena di Lombok Timur ini tidak ada kecamatan yang hanya memiliki 10 ribu penduduk. Semuanya di atas 30 ribu jiwa, bahkan ada yang mencapai 100 ribu hingga 120 ribu jiwa,” ujar Bupati Iron.
Ia menegaskan, keberadaan Car Free Night dan Car Free Day bukan sekadar menyediakan ruang rekreasi bagi masyarakat.
Lebih dari itu, program tersebut dapat menjadi instrumen efektif untuk memberdayakan UMKM tanpa harus membebani anggaran daerah dalam jumlah besar.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut, Bupati berharap setiap kecamatan mampu menghadirkan ruang publik yang aktif dan produktif secara berkala sehingga dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru di tingkat lokal.
“Car Free Night dan Car Free Day itu ternyata luar biasa. Antusiasme masyarakat juga sangat tinggi. Ini yang harus kita manfaatkan supaya UMKM kita yang jumlahnya sangat banyak bisa terberdayakan dengan sendirinya,” ungkapnya.
Jika direalisasikan secara merata di seluruh kecamatan, program CFN dan CFD diyakini dapat menjadi salah satu strategi efektif Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas ruang interaksi sosial, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.(Kml)

















