Anggota DPR RI Fauzan Khalid Minta ATR/BPN Tingkatkan Pelayanan Publik dan Berantas Oknum Mafia Tanah

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid.

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid.

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Anggota Komisi II DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid, meminta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melakukan pembenahan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kualitas layanan yang semakin baik akan berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Fauzan Khalid saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI bersama Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

“Mari kita sama-sama melakukan evaluasi pelayanan kepada masyarakat. Benahi jika masih ada kekurangan dan tindak tegas staf yang merugikan masyarakat,” ujar Fauzan Khalid.

Politisi Partai NasDem yang terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTB II/Pulau Lombok itu optimistis ATR/BPN mampu menghadirkan pelayanan yang semakin profesional.

Bahkan, ia berharap kualitas pelayanan kementerian tersebut dapat masuk dalam lima besar pelayanan publik terbaik di tingkat nasional.

Baca Juga :  Lalu Niqman Zahir Berikan Tips Petani Jadi Pengusaha

“Kita evaluasi ke dalam terlebih dahulu. Saya yakin dengan semangat Pak Menteri, pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik dan mampu masuk lima besar nasional,” katanya.

Mantan Bupati Lombok Barat dua periode (2016-2024) itu menegaskan bahwa setiap laporan maupun keluhan masyarakat tidak boleh diabaikan.

Sebaliknya, setiap aduan harus segera direspons dan ditindaklanjuti sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem pelayanan secara menyeluruh.

“Setiap persoalan harus menjadi bahan evaluasi agar layanan terus diperbaiki. Jangan melihatnya sebagai kasus yang berdiri sendiri. Mari kita benahi sistem secara komprehensif,” tegasnya.

Fauzan Khalid juga mengakui masih adanya oknum pegawai ATR/BPN yang terlibat praktik mafia tanah sehingga mencoreng citra lembaga.

Baca Juga :  Gelar Musrenbang Tematik Pendidikan Menuju Visi Lombok Tengah Emas 2045

Namun, menurutnya, jumlah oknum tersebut hanya sebagian kecil dibandingkan dengan mayoritas aparatur yang bekerja secara profesional dan melayani masyarakat dengan baik.

Karena itu, ia meminta agar setiap pelanggaran ditindak secara tegas tanpa pandang bulu guna memberikan efek jera sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

“Jangan sampai nila setitik merusak susu sebelanga. Perbuatan satu orang tidak boleh merusak nama baik lembaga maupun pegawai lain yang telah bekerja dengan baik. Jika ditemukan pelanggaran, mari kita benahi bersama,” ujarnya.

Fauzan Khalid kembali menekankan pentingnya budaya pelayanan yang cepat, efisien, responsif, dan ramah kepada masyarakat.

Menurutnya, pembenahan kualitas layanan merupakan langkah penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap ATR/BPN. “Layani masyarakat secara efisien, cepat, dan ramah,” pungkas Anggota Komisi II DPR RI tersebut.(Sid)

Berita Terkait

60 Tahun KAHMI, Dari Simposium Nasional hingga Desakan Agar Kedaulatan Bangsa Tak Berhenti di Atas Kertas
Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan
PKB Beri Sinyal Dukung Gugatan Super Indonesia, UUD 1945 Asli Kembali Dibahas di DPR
Menjaga PLN Energi Gas, Menjaga Transisi Energi yang Terjangkau
JAMIRA dan LIN Teken MoU, Perkuat Media, Investigasi dan Informasi Publik
PLN Energi Gas Mengalirkan Energi untuk Masa Depan Indonesia
Demo 27 Agustus: Siapa Membawa Aspirasi, Siapa Membawa Agenda?
Fauzan Khalid Desak ATR/BPN Bentuk Tim Khusus, Sengketa Pertanahan di Lombok Jadi Sorotan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:05 WIB

60 Tahun KAHMI, Dari Simposium Nasional hingga Desakan Agar Kedaulatan Bangsa Tak Berhenti di Atas Kertas

Kamis, 10 September 2026 - 05:07 WIB

Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

PKB Beri Sinyal Dukung Gugatan Super Indonesia, UUD 1945 Asli Kembali Dibahas di DPR

Senin, 7 September 2026 - 08:01 WIB

Menjaga PLN Energi Gas, Menjaga Transisi Energi yang Terjangkau

Selasa, 1 September 2026 - 18:28 WIB

JAMIRA dan LIN Teken MoU, Perkuat Media, Investigasi dan Informasi Publik

Berita Terbaru

Suasana kunjungan tiga perempuan yang mewakili kekuatan eksekutif, kebudayaan, dan legislatif NTB ke Art Gallery of South Australia (AGSA), Adelaide, pada 11–12 September 2026.

Internasional

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:09 WIB