Gelar Musrenbang Tematik Pendidikan Menuju Visi Lombok Tengah Emas 2045

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2025 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Musrenbang Tematik Pendidikan menuju visi Lombok Tengah Emas 2045 yang berlangsung di ILLIRA Lite Hotel Praya, Senin (10/2/2025)

Suasana Musrenbang Tematik Pendidikan menuju visi Lombok Tengah Emas 2045 yang berlangsung di ILLIRA Lite Hotel Praya, Senin (10/2/2025)

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah (Sekda Loteng), HL Firman Wijaya resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tematik pendidikan 2025, dengan tema ‘’Mewujudkan Anak Cerdas, Berkarakter dan Berwawasan Lingkungan Menuju Lombok Tengah Emas 2045’’ guna memastikan isu-isu prioritas bidang pendidikan bisa termuat dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah tahun 2026 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Hadir mendampingi Sekda Loteng dalam Musrenbang yang berlangsung di ILLIRA Lite Hotel Praya, Lombok Tengah, Senin (10/2/2025), yakni sejumlah  pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD); Kepala Bapperida, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Perpustakaan & Arsip Daerah, Kadis Sosial, Kepala Bakesbangpol, dan Kadis DP3AP2KB, mengangkat empat isu prioritas yang menjadi fokus pada Musrembang Tematik Pendidikan ini, yaitu penguatan pendidikan karakter, peningkatan capaian literasi dan numerasi siswa sekolah/madrasah, pencegahan perkawinan anak usia sekolah, dan integrasi perubahan iklim dalam pembelajaran. Keempat isu ini dipandang sebagai kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Lombok Tengah dan mendukung visi Lombok Tengah Emas 2045.

Baca Juga :  Secangkir Kopi Sejuta Mimpi, Safety Riding Dikemas Interaktif di Universitas Gunung Rinjani

Dalam sambutannya, Sekda Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya mengapresiasi terselenggaranya Musrenbang Tematik Pendidikan di Kabupaten Lombok Tengah untuk pertama kalinya ini, sekaligus juga mendorong Bapperida untuk menjadikan ini sebagai agenda rutin tahunan.

Gagasan ini dilahirkan dari kolaborasi Bapperida, Dinas Dikbud, dan Kemenag dengan dukungan INOVASI NTB. ‘’Saya mengapresiasi atas terselenggaranya Musrenbang tematik pendidikan yang pertama di Loteng, sebab sektor pendidikan telah berkontribusi pada peningkatan SPM Kabupaten Lombok Tengah,’’ kata Sekda.

Ditambahkan Sekda, semua pihak harus bahu membahu dalam melaksanakan program ini, agar hasil yang telah diraih saat ini tidak dijadikan lalai dan berpuas diri, namun justru menjadi pemicu agar lebih jauh sempurna.

Sekda menjelaskan, keterlibatan semua pihak dalam kegiatan Musrenbang Tematik Pendidikan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di sektor pendidikan, seperti Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi NTB, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP)  Provinsi NTB, Kanwil Kemenag NTB, Universitas Mataram, Uniqba, Konsorsium NTB Membaca, Lombok Sustainability Consulting, Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS) lingkup Dinas Dikbud Lombok Tengah, Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) lingkup Kemenag Lombok Tengah, dan Solidaritas Perempuan Mataram.

Baca Juga :  Otak Tidak Kosong, Tapi Kata Menghilang: Fenomena Lupa Kata yang Dialami Hampir Semua Orang

‘’Terima kasih atas keterlibatan semua pihak dalam mendukung program Musrebang Tematik 2025, yang dilaksanakan pertama kali di Loteng,’’ sebut Sekda.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian diskusi terpumpun (FGD), eksplorasi, dan refleksi yang telah dilaksanakan sejak Agustus 2024 hingga Januari 2025 bersama program INOVASI NTB. Musrenbang Tematik Pendidikan ini diharapkan dapat menghadirkan sinergi dan komitmen bersama dari semua pihak untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Lombok Tengah menuju Lombok Tengah Emas 2045.(LS)

Berita Terkait

1.215 Pelajar Adu Inovasi di AHM Best Student 2026, 27 Finalis Terbaik Bersaing di Tingkat Nasional
Wakapolda NTB Turun ke SMPN 6 Mataram, Ingatkan Siswa soal Bahaya Bullying
Sempat Putus Sekolah, Tiga Siswi di Lombok Barat Kembali Raih Mimpi Lewat Sekolah Rakyat
Gubernur NTB Dorong Akreditasi Sekolah Berasrama, Perlindungan Anak dan Perempuan Diperkuat
570 Pelajar dan Guru Adu Skill Keselamatan Berkendara, AHM Cetak Agen Perubahan Lewat Cari Aman Academy 2026
Global Scholarship Summit 2026 Bidik Sejuta Kesempatan Beasiswa untuk Talenta Indonesia
Gedung SDN 1 Jerowaru Mentereng, Kadis Dikbud Temukan Siswa Belum Bisa Membaca
Ahmad Al Farizi Harumkan UNW Mataram, Raih Most Innovative Idea di Future Leaders Summit

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:06 WIB

1.215 Pelajar Adu Inovasi di AHM Best Student 2026, 27 Finalis Terbaik Bersaing di Tingkat Nasional

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Wakapolda NTB Turun ke SMPN 6 Mataram, Ingatkan Siswa soal Bahaya Bullying

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Sempat Putus Sekolah, Tiga Siswi di Lombok Barat Kembali Raih Mimpi Lewat Sekolah Rakyat

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Gubernur NTB Dorong Akreditasi Sekolah Berasrama, Perlindungan Anak dan Perempuan Diperkuat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:06 WIB

570 Pelajar dan Guru Adu Skill Keselamatan Berkendara, AHM Cetak Agen Perubahan Lewat Cari Aman Academy 2026

Berita Terbaru