BKSP DPD RI Raker dengan Dubes Republik Ceko Tindak Lanjuti Kerja Sama Perlindungan Lingkungan Hidup

- Jurnalis

Kamis, 17 Oktober 2024 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Raker antara BKSP DPD RI dengan Dubes Republik Ceko.

Suasana Raker antara BKSP DPD RI dengan Dubes Republik Ceko.

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID — Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) DPD RI menggelar rapat kerja (Raker) dengan Duta Besar (Dubes) Republik Ceko untuk Indonesia, Jaroslav Dolecek guna menindaklanjuti Letter of Intent (LoI) tentang Kerja Sama Perlindungan Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Republik Ceko yang ditandatangani pada 2021 silam.

‘’Tindak lanjut dari LoI ini sangat penting untuk memastikan bahwa kerja sama kita tidak hanya berada di level kebijakan, tetapi juga menghasilkan dampak nyata di lapangan, terutama bagi provinsi-provinsi di Indonesia yang membutuhkan solusi berkelanjutan untuk tantangan lingkungan mereka,’’ kata Ketua BKSP DPD RI, Gusti Farid Hasan Aman, di Gedung DPD RI, Jakarta, Kamis (17/10/2024).

LoI ini mencakup berbagai area kerja sama, seperti ekonomi sirkular, pengelolaan sampah, pengurangan plastik sekali pakai, perubahan iklim, perlindungan air dan pengolahan limbah, serta pelestarian satwa liar.

Lebih lanjut, Gusti yang merupakan Anggota DPD RI asal Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) itu berharap dengan digelarnya rapat kerja ini dapat menggali lebih dalam potensi kolaborasi yang lebih konstruktif dan bermanfaat bagi kedua negara.

‘’Dengan komitmen yang kuat dari kedua pihak, saya yakin kerja sama ini akan semakin mengukuhkan hubungan Indonesia dan Republik Ceko. Dari rapat kerja ini, semoga kita menemukan solusi yang bisa diimplementasikan bersama di tingkat nasional maupun daerah serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan hidup di masa depan,’’ tutur Gusti.

Baca Juga :  NTB Jadi Percontohan Nasional, Hilirisasi Tambang dan Koperasi Disebut Dongkrak Ekonomi Rakyat

Dalam rapat tersebut, Senator asal Jawa Tengah (Jateng), Denty Eka Widi Pratiwi mempertanyakan sistem pengelolaan sampah yang berjalan baik di Republik Ceko.

‘’Saat ini permasalahan sampah di Jawa Tengah masih menjadi masalah lingkungan utama. Saya tertarik untuk mengetahui lebih dalam bagaimana burning system berjalan baik selama ini Republik Ceko,’’ tanyanya.

Senada dengan Denty, Senator asal Daerah Khusus Jakarta (DKJ), Happy Djarot berharap ada kerja sama dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi dari Ceko untuk mengelola sampah di Jakarta.

‘’Masalah sampah dan krisis air bersih berdampak serius dengan kasus stunting anak di Jakarta, sehingga saya berharap ada kerja sama di bidang pengelolaan sampah berbasis teknologi yang bisa diadopsi sistemnya oleh Pemerintah Daerah Khusus Jakarta,’’ harapnya.

Sementara itu terkait kerja sama perlindungan lingkungan hidup, Anggota DPD RI asal Maluku Utara (Malut), Sultan Hidayat M Sjah meminta tanggapan Dubes Republik Ceko untuk Indonesia, Jaroslav Dolecek mengenai kerusakan hutan yang banyak terjadi di Indonesia.

Baca Juga :  Hujan Air Mata di Momen Pisah Sambut Kapolsek Jerowaru

‘’Bagaimana pendapat anda mengenai banyaknya kerusakan hutan di Indonesia, dan adakah upaya kerjasama yang dilakukan?,’’ kata Sultan Hidayat.

Menanggapi hal tersebut, Jaroslav Dolecek menjelaskan, negaranya telah mengadopsi pengelolaan sampah dengan burning system yang memanfaatkan panas bumi untuk mengelola sampah dengan tenaga uap.

Pemerintah Republik Ceko juga membangun tempat pengelolaan sampah di dekat rumah sakit untuk mengelola sampah medis yang dianggap berbahaya. Jaroslav pun membuka peluang kerja sama dengan Indonesia terkait pengelolaan sampah sehingga tidak membawa dampak negatif ke lingkungan.

‘’Adapun upaya kami atas kerja sama pengelolaan sampah di Indonesia yaitu kami siap untuk melakukan transfer teknologi, salah satunya jika ada pelaku industri yang tertarik mengelola sampah menjadi furniture. Pemerintah Republik Ceko juga terus meningkatkan kerja sama berupa pembangunan sister city yang sebelumnya dengan Daerah Istimewa Yogyakarta dan selanjutnya dengan Provinsi Bali karena kami sangat tertarik dengan keindahan Ubud,’’ jelas Jaroslev.(Sid)

Berita Terkait

Merdeka! Perjalanan 81 Tahun Menjadi Diri Sendiri
LBH Pro-Justitia Ungkap Dugaan Penipuan Investasi di Subang, PT ABG Disebut Klaim Jadi Main Contractor VinFast
Bukan Sekadar Pentas, NTB Siapkan Generasi Muda untuk Bawa Seni Budaya ke Panggung Dunia
Gubernur Iqbal Bawa Reformasi ASN NTB ke Babak Baru, BKN Nyatakan Sistem Manajemen Talenta Siap Ditetapkan
Semarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia, Komut PLN Energi Gas Saiful Chaniago Ajak Seluruh Rakyat Kibarkan Merah Putih
Sidang ST Rogaya di PN Cikarang, Pelapor Ungkap Kronologi Hilangnya Balqis dan Dampak Viral di Media Sosial
Leadership Camp SMK Bina Putra Kemang ‘’Bangun Karakter dan Cinta Tanah Air’’, 800 Siswa Digembleng di Yonbekang Kostrad
MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Boleh Lagi Ambil Porsi Dana Pendidikan, Berlaku Mulai APBN 2028

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Merdeka! Perjalanan 81 Tahun Menjadi Diri Sendiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:03 WIB

LBH Pro-Justitia Ungkap Dugaan Penipuan Investasi di Subang, PT ABG Disebut Klaim Jadi Main Contractor VinFast

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Bukan Sekadar Pentas, NTB Siapkan Generasi Muda untuk Bawa Seni Budaya ke Panggung Dunia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Gubernur Iqbal Bawa Reformasi ASN NTB ke Babak Baru, BKN Nyatakan Sistem Manajemen Talenta Siap Ditetapkan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Semarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia, Komut PLN Energi Gas Saiful Chaniago Ajak Seluruh Rakyat Kibarkan Merah Putih

Berita Terbaru

Suasana pose bersama usai penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Utama Bank NTB Syariah, Jalan Udayana, Mataram, pada Rabu (19/8/2026).

Ekonomi & Bisnis

KUR PMI Bank NTB Syariah, Kado Kemerdekaan untuk Pahlawan Devisa

Kamis, 20 Agu 2026 - 10:15 WIB