Sekda Lotim Bawa Peserta Audiensi Anak untuk Jalan-Jalan ke Jepang

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.ID – Sekretaris Daerah Lombok Timur (Sekda Lotim), HM Juaini Taofik mengajak seluruh peserta kegiatan audiensi anak dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) untuk meninjau tatacara negeri Sakura tersebut dalam memperhatikan kelayakan hidup anak.

Peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, Non Goverment Organization (NGO) pemerhati perempuan dan anak, forum anak Lombok Timur itu tidak diajak jalan-jalan oleh Sekda secara fisik langsung, namun Sekda membawa alam pikiran seluruh peserta melalui uraian cerita bagaimana negara bekas penjajah itu membangun kelayakan hidup anak.

Secara panjang lebar, Juaini Taofik saat memberikan pengantar pada acara audiensi anak dengan Pemerintah yang digelar oleh Dinas P3AKB Lotim di Rupatama 1 Kantor Bupati, Selasa (29/4/2025) itu, menceritakan bahwa Jepang adalah sebagai negara tertinggi di dunia angka kejadian bencana alam.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Lotim Luruskan Persepsi soal Efisiensi Anggaran, Janji Bangun Mushalla SDN 2 Batu Putik

Menurut Juaini Taofik, hampir setiap hari terjadi gempa bumi di negeri yang terkenal dengan kemajuan teknologinya ini, namun paling sedikit di dunia angka korban bencana. Hal ini terjadi katanya, Jepang dalam hal mitigasi bencana disebut negara paling cepat dan akurat terutama dalam melatih anak-anak terhadap kewaspadaan cepat menghadapi bencana.

Salah satu contoh cara efektif yang dilakukan, kelengkapan pakaian seragam hingga atribut dan perlengkapan anak sekolah 100% sama, sehingga konon kalau terjadi bencana gempa dan tsunami dengan sigap seluruh anak berlari kumpul ke satu titik yang telah ditentukan.

Nanti pada saat evakuasi anak, masing-masing warga atau orang tua mengamankan minimal 2 orang anak tanpa melihat anak siapa, nanti setelah sampai di titik aman barulah dicek yang mana anak siapa. Alasan ini karena menghadapi bencana adalah kesigapan berpacu dengan waktu.

Baca Juga :  Tips Aman Berkendara Saat Musim Panas, Tetap Nyaman dan Selamat di Jalan Bersama Honda

Jadi, setiap kali bencana tidak seperti kebanyakan di Indonesia, para orang tua atau warga sibuk mencari anak masing-masing, sehingga kehabisan waktu evakuasi karena sibuk cari anak. “Begitulah salah satu contoh gambaran tata cara Jepang dalam hal pentingnya memberikan perlindungan terhadap keberlangsungan hidup anak,” ungkap Sekda.

Usai dibuka oleh Sekda, acara dilanjutkan dengan dipimpimpin oleh Kadis P3AKB Lotim, H Ahmat bersama Kepala Bappeda, M Zaidar Rohman. Selain audiensi forum anak Lombok Timur dengan pemerintah, acara juga dirangkai dengan kegiatan dalam rangka Lomba tingkat Nasional tentang kelayakan hidup anak.(Kml)

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga
Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati, Bidik Pengembangan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
Honda Vario Evo Night Ride Ramaikan Malam Kota Mataram, 150 Riders Ikut City Rolling
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak Bawa 243 Orang, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan
Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat ”Brotherhood” Lintas Generasi

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:06 WIB

MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga

Minggu, 13 September 2026 - 13:09 WIB

Honda Vario Evo Night Ride Ramaikan Malam Kota Mataram, 150 Riders Ikut City Rolling

Minggu, 13 September 2026 - 07:06 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak Bawa 243 Orang, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Kamis, 10 September 2026 - 14:02 WIB

Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh

Kamis, 10 September 2026 - 08:20 WIB

Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?

Berita Terbaru

Suasana kunjungan tiga perempuan yang mewakili kekuatan eksekutif, kebudayaan, dan legislatif NTB ke Art Gallery of South Australia (AGSA), Adelaide, pada 11–12 September 2026.

Internasional

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:09 WIB