Selamat! Lalu Niqman Zahir Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Administrasi Setjen DPD RI, Lalu Niqman Zahir, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN.

Deputi Administrasi Setjen DPD RI, Lalu Niqman Zahir, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN.

JAKARTA, LOMBOKTODAY.IDDeputi Administrasi Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Lalu Niqman Zahir, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Itu setelah Sidang Terbuka Promosi Doktor yang digelar di Ruang Sidang Pascasarjana IPDN, Jakarta, Kamis (31/7/2025). Dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor tersebut, Lalu Niqman Zahir berhasil menyampaikan hasil kajiannya dan mampu mempertahankan disertasinya dengan judul ‘Pengembangan Ekosistem Pemerintahan Digital di Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia’.

“Hasil kajian menunjukkan bahwa DPD RI saat ini berada pada tingkat kesiapan rendah dalam kategori ‘SIAP’ dengan skor kuantitatif sebesar 56,05 dari 75,00, sebagaimana diklasifikasikan dalam kerangka Digital Government Maturity Model (DGMM),” ujar Lalu Niqman Zahir.

Lalu Niqman Zahir menjelaskan, analisis yang dilakukan secara multidimensional menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan kritis dalam tiga dimensi utama, yaitu pada Sumber Daya Manusia (SDM), Kelembagaan, dan Infrastruktur Digital. Ia mengutarakan, pada dimensi SDM menjadi penyumbang tertinggi terhadap indeks kesiapan (29,17 dari total), namun juga merupakan area dengan kekurangan paling signifikan, terutama dalam aspek kompetensi teknis, kepemimpinan digital, dan literasi digital lintas generasi.

“Kajian ini juga menggarisbawahi lemahnya struktur kelembagaan digital dan absennya kerangka tata kelola digital terpadu di lingkungan DPD RI. Ketidakhadiran struktur khusus untuk transformasi digital, minimnya kolaborasi antarunit, dan belum berkembangnya budaya digital menjadi faktor penghambat utama dalam proses digitalisasi kelembagaan,” ungkap pria kelahiran Praya, Lombok Tengah, NTB ini.

Pada kesempatan tersebut, Lalu Niqman Zahir menambahkan, secara infrastruktur, meskipun beberapa komponen dasar seperti Data Center dan Cloud telah tersedia, masih terdapat kekurangan serius dalam hal konektivitas nasional dan keamanan informasi, termasuk tidak tersedianya Wide Area Network dan sistem pemulihan bencana (Disaster Recovery Center).

Lalu Niqman Zahir juga memaparkan bahwa, dibandingkan dengan negara-negara benchmark seperti Estonia, Korea Selatan, dan India, DPD RI masih menghadapi kesenjangan yang lebar baik dalam hal kapasitas SDM, infrastruktur, maupun regulasi digital.

Baca Juga :  Gangguan Bahasa pada Anak dan Penanganannya dalam Perspektif Psikolinguistik

Menurutnya, sebagai strategi akseleratif, DPD RI perlu menetapkan tiga prioritas utama dalam penguatan ekosistem digitalnya, yang pertama adalah peningkatan literasi dan diseminasi mengenai e-Parlemen kepada seluruh pemangku kepentingan internal, kedua penguatan kelembagaan dan tata kelola digital, termasuk pembentukan struktur khusus dan penguatan budaya organisasi berbasis data, dan yang ketiga pembangunan infrastruktur digital yang komprehensif dan berkelanjutan, dengan fokus pada pemerataan antara pusat dan daerah.

 

Lalu Niqman Zahir
Deputi Administrasi Setjen DPD RI, Lalu Niqman Zahir (tengah) saat pose bersama usai Sidang Terbuka Promosi Doktor.

Dalam disertasinya, Lalu Niqman Zahir menyebutkan bahwa kajian ini juga mengidentifikasi keterbatasan model teoritis Westerman dalam menjawab kompleksitas kontekstual Indonesia, terutama dalam aspek kuantifikasi dan adaptasi kebijakan pada lembaga demokratis.

Untuk itu, diusulkan kombinasi metodologi berbasis pada Westerman Framework sebagai fondasi strategis, Multi-Dimensional Scaling (MDS) untuk pengukuran kuantitatif presisi, dan Analytical Hierarchy Process (AHP) guna membangun konsensus berbasis keahlian dan menentukan prioritas implementasi secara sistematis.

“Kombinasi pendekatan ini diyakini dapat memberikan arah yang lebih aplikatif dan responsif terhadap tantangan nyata dalam pengembangan ekosistem digital DPD RI, serta memastikan alokasi sumber daya secara lebih efisien dan berdampak,” terangnya.

Menutup pidato disertasinya, Lalu Niqman Zahir menuturkan, bahwa DPD RI berkomitmen untuk menjadikan digitalisasi sebagai fondasi kelembagaan yang inklusif, efisien, dan akuntabel. Dengan transformasi digital yang terarah dan bertahap, lembaga ini berharap dapat meningkatkan efektivitas fungsi konstitusionalnya serta memperkuat peran representasi daerah dalam sistem demokrasi digital Indonesia.

Selain itu, pengembangan ekosistem parlemen digital ini, diharapkan dapat dikembangkan di lembaga legislatif DPD RI dan DPR RI, tidak hanya itu pengembangan ekosistem parlemen digital bukan untuk mendikotomi antara kedua lembaga tapi justru memperkuat sistem bikameral dan demokratisasi politik.

“Saya berharap, dengan transformasi digital yang terarah dan bertahap, lembaga DPD RI dapat meningkatkan efektivitas fungsi konstitusionalnya serta memperkuat peran representasi daerah dalam sistem demokrasi digital Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Pimpin Pembuatan Formasi HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Sirkuit Mandalika

Pada sidang terbuka tersebut, CoPromotor, Ahmad Averus menyatakan bahwa Promovendus Lalu Niqman Zahir pantas dan layak meraih gelar doktor karena disertasinya merupakan karya ilmiah yang aktual dan relevan dengan kebutuhan peningkatan ekosistem digital tidak hanya hasil penelitian bisa diaplikasikan di DPD RI tapi juga di lembaga legislatif DPR RI.

“Rekomendasi yang dihasilkan sangat konstektual yang sesuai dengan karakteristik kelembagaan untuk peningkatan peran Setjen DPD RI dalam menerapkan ekosistem pemerintahan berbasis digital yang terencana, selain itu penelitian ini juga memberikan kontribusi ilmiah yang mendalam,” katanya.

Menutup acara, Ketua Sidang, Muhadam Labolo mengutarakan bahwa, Promovendus Lalu Niqman Zahir, telah berhasil mempertahankan disertasinya dengan beberapa catatan kritis dari para oponen ahli untuk menambah dinamika dan kekuatan dalam hasil penelitian.

Muhadam berpesan, disertasi dengan tebal 832 halaman yang dihasilkan, diharapkan mampu diaplikasikan dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan lembaga DPD RI. “Berdasarkan hasil pengujian dan keputusan sidang, Promovendus Lalu Niqman Zahir dinyatakan lulus mendapat predikat sangat memuaskan serta berhak menyandang gelar Doktor Ilmu Pemerintahan menjadi lulusan doktor ke-345 pada Program Pascasarjana IPDN,” tutup Muhadam.

Pidato Pengukuhan dilakukan di hadapan oponen ahli dan promotor Sidang Terbuka dipimpin: Prof. Dr. Drs. Muhadam Labolo, M.Si, Direktur Sekolah Pascasarjana IPDN (Oponen Ahli), Prof. Dr. Muh. Ilham, M.Si (Promotor), Prof. Dr. Mansyur Achmad, M.Si (CoPromotor), Dr. Ahmad Averus, M.Si (CoPromotor), Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, MA (Oponen Ahli), Prof. Dr. Dahyar Daraba, M.Si (Oponen Ahli), Dr. Megandaru W. Kawuryan, SIP, M.Si (Oponen Ahli), Dr. Ika Sartika, MT (Oponen Ahli), Dr. Umar Nain, S.Sos, M.Si (Oponen Ahli).

Turut hadir Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD RI, M Iqbal; Deputi Persidangan Setjen DPD RI, Oni Choiruddin, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Fungsional Ahli Utama, dan jajaran Sekretariat Jenderal (Setjen) DPD RI.(arz)

Berita Terkait

Pemprov NTB Tawarkan Investasi EBT dan Wisata Premium ke Oman, Nilainya Tembus 78 Juta Dolar
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat, Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral dengan Indonesia
rb_verifikasi_dfcdrwjoxf2266qxz2t8toamknhwnoir.html
RSUD NTB Raih Predikat “Sangat Baik”, Ini Tantangan Besar yang Masih Harus Dibenahi
Tips Berkendara: Jangan Asal Ngerem, Ada Bahaya Tersembunyi di Jalan Turunan
Guru Ponpes di Lotim Jadi Tersangka TPKS, Polda NTB: Lingkungan Pendidikan Harus Aman untuk Semua
Velg 12 Inci Honda Stylo 160, Kecil atau Justru Ideal?
Tampilkan Performa Sporty, Honda Supra GTR150 Tetap Jadi Primadona Warlok

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:07 WIB

Pemprov NTB Tawarkan Investasi EBT dan Wisata Premium ke Oman, Nilainya Tembus 78 Juta Dolar

Senin, 8 Juni 2026 - 15:04 WIB

Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat, Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral dengan Indonesia

Kamis, 30 April 2026 - 01:08 WIB

rb_verifikasi_dfcdrwjoxf2266qxz2t8toamknhwnoir.html

Selasa, 7 April 2026 - 07:03 WIB

RSUD NTB Raih Predikat “Sangat Baik”, Ini Tantangan Besar yang Masih Harus Dibenahi

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:32 WIB

Tips Berkendara: Jangan Asal Ngerem, Ada Bahaya Tersembunyi di Jalan Turunan

Berita Terbaru

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat rapat koordinasi bersama maskapai dan pemangku kepentingan penerbangan melalui konferensi daring dari Mataram, pada Selasa (8/9/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Jelang MotoGP Mandalika 2026, NTB Desak Maskapai Tambah Penerbangan ke Lombok

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:09 WIB