Gangguan Bahasa pada Anak dan Penanganannya dalam Perspektif Psikolinguistik

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hulwa Ulfaturrahmi.

Hulwa Ulfaturrahmi.

Oleh: Hulwa Ulfaturrahmi │

Mahasiswa Program Studi Pendidikan bahasa Inggris, UNW Mataram, 2025
Tugas Akhir Mata Kuliah Psycholinguistics
Dosen Pengampu Mata Kuliah: M. Rajabul Gufron, S.Pd., M.A

BAHASA merupakan kemampuan fundamental yang berperan penting dalam perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak. Melalui bahasa, anak dapat mengekspresikan pikiran, memahami lingkungan sekitar, serta membangun interaksi dengan orang lain. Namun, dalam proses pemerolehan bahasa, tidak semua anak berkembang secara optimal. Sebagian anak mengalami gangguan bahasa, baik dalam aspek pemahaman (reseptif) maupun pengungkapan bahasa (ekspresif), yang dapat berdampak pada kemampuan belajar dan interaksi sosial mereka.

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan gangguan bahasa pada anak serta mengkaji bentuk-bentuk penanganannya dari perspektif psikolinguistik.secara khusus artikel ini bertujuan untuk:

  • Menjelaskan konsep gangguan bahasa pada anak.
  • Mengkaji gangguan bahasa berdasarkan proses mental dan pemerolehan bahasa anak dalam kajian psikolinguistik.
  • Menguraikan upaya penanganan gangguan bahasa pada anak yang sesuai dengan prinsip-prinsip psikolinguistik.

Gangguan bahasa pada anak dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kondisi neurologis, keterlambatan perkembangan, gangguan pendengaran, maupun faktor lingkungan. Apabila tidak ditangani sejak dini, gangguan ini berpotensi menimbulkan masalah lanjutan, seperti kesulitan akademik, rendahnya kepercayaan diri, serta hambatan dalam komunikasi sosial. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat mengenai gangguan bahasa dan cara penanganannya menjadi sangat penting.

Baca Juga :  Innalillahi, Seorang Warga Gunungsari Yang Hilang Terseret Arus Sungai Ditemukan Meninggal Dunia

Perspektif psikolinguistik menawarkan kerangka kajian yang komprehensif dalam memahami gangguan bahasa pada anak. Psikolinguistik mempelajari hubungan antara proses mental, struktur bahasa, dan perilaku berbahasa. Melalui pendekatan ini, gangguan bahasa tidak hanya dipandang sebagai kesalahan linguistik semata, tetapi juga sebagai refleksi dari proses kognitif dan psikologis yang mendasari produksi dan pemahaman bahasa anak. Dengan demikian, pendekatan psikolinguistik dapat memberikan dasar yang lebih efektif dalam merancang strategi penanganan gangguan bahasa yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Penanganan gangguan bahasa pada anak perlu dilakukan secara holistik dengan mempertimbangkan proses mental dan perkembangan psikologis anak.

Dengan penanganan ini membantu anak untuk melatih kemampuan memahami dan memproduksi bahasa melalui latihan terstruktur yang disesuaikan dengan kemampuan kognitif anak.

Baca Juga :  Jelang Lebaran 2025, DPD RI Minta Pemerintah Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok dan Kelancaran Arus Mudik

Orang tua dan pendidik dapat memberikan stimulasi bahasa melalui aktivitas membaca cerita, berdiskusi, dan bermain peran untuk memperkaya kosakata dan struktur bahasa anak.

Pendekatan ini bertujuan meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi anak dalam berkomunikasi, sehingga anak tidak merasa tertekan saat menggunakan bahasa.

Gangguan bahasa pada anak merupakan permasalahan perkembangan yang perlu mendapatkan perhatian serius karena berdampak langsung pada kemampuan komunikasi dan perkembangan sosial anak. Perspektif psikolinguistik memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai gangguan bahasa dengan menekankan keterkaitan antara proses kognitif, psikologis, dan linguistik dalam perkembangan bahasa anak. Melalui pemahaman ini, penanganan gangguan bahasa dapat dilakukan secara lebih tepat, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak. Oleh karena itu, penerapan pendekatan psikolinguistik dalam identifikasi dan penanganan gangguan bahasa pada anak menjadi langkah penting untuk mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal.(*)

Berita Terkait

AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong
Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja
8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan
Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah
Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global
Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis
Pemprov NTB Gandeng UMM, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Perkuat Ketahanan Pangan
96 Mahasiswa Fakultas Geografi UGM Teliti Potensi dan Ancaman Wilayah Lombok Tengah dengan Teknologi Geospasial

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong

Minggu, 13 September 2026 - 14:02 WIB

Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja

Sabtu, 5 September 2026 - 15:02 WIB

8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global

Berita Terbaru

Suasana kunjungan tiga perempuan yang mewakili kekuatan eksekutif, kebudayaan, dan legislatif NTB ke Art Gallery of South Australia (AGSA), Adelaide, pada 11–12 September 2026.

Internasional

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:09 WIB