Anggota DPR RI Fauzan Khalid: Praktik Kecurangan dan Pelanggaran Pemilu Rusak Integritas Pemilu

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana sosialisasi dan penguatan pengawasan partisipatif dalam pengawasan penyelenggaraan Pemilu bersama Bawaslu di Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Provinsi NTB, Kamis (30/10/2025).

Suasana sosialisasi dan penguatan pengawasan partisipatif dalam pengawasan penyelenggaraan Pemilu bersama Bawaslu di Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Provinsi NTB, Kamis (30/10/2025).

KLU, LOMBOKTODAY.ID – Anggota Komisi II DPR RI Fraksi NasDem, H Fauzan Khalid mengatakan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memiliki peran penting untuk memastikan Pemilu dilaksanakan jujur, adil, dan transparan. Namun, tantangan pengawasan Pemilu masih sangat besar, terutama terkait praktik kecurangan dan pelanggaran yang merusak integritas Pemilu.

‘’Karena itu, sosialisasi dan penguatan pengawasan partisipatif menjadi langkah strategis yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengawasan dalam penyelenggaraan Pemilu,’’ kata Fauzan Khalid pada sosialisasi dan penguatan pengawasan partisipatif dalam pengawasan penyelenggaraan Pemilu bersama Bawaslu di Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Provinsi NTB, Kamis (30/10/2025).

Fauzan Khalid mengungkapkan, berdasarkan data dari Bawaslu, terdapat 1.271 laporan dan 650 temuan pelanggaran yang diterima Bawaslu selama tahapan Pemilu 2024. Jenis pelanggaran yang ditemukan, di antaranya berupa pelanggaran administrasi dan pidana Pemilu.

Baca Juga :  Astra Group Gagas Kolaborasi Pengelolaan Sampah, Link and Match Bank Sampah Binaan di Mataram

Menurut Fauzan Khalid, temuan ini menunjukkan bahwa meskipun ada upaya pengawasan, masih ada celah yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan kecurangan. ‘’Karena itu, pengawasan partisipatif yang melibatkan masyarakat menjadi penting, agar tercipta kesadaran kolektif akan pentingnya integritas Pemilu,’’ ungkapnya.

Fauzan Khalid yang terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) NTB II/Pulau Lombok ini menyatakan, sosialisasi peran dan fungsi Bawaslu serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu perlu dilakukan intensif. Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat dihatrapkan akan lebih memahami hak dan kewajiban mereka dalam proses Pemilu, serta bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam pengawasan.

Penguatan pengawasan partisipatif juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan media. Mantan Bupati Lombok Barat (2016-2024) ini menyarankan, kerja sama antara Bawaslu dan berbagai stakeholder ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pengawasan yang lebih baik.

Baca Juga :  Vicon Bersama Mendagri, Tito Karnavian: Mari Jaga Situasi Kondusif dan Damai

‘’Penting sekali menciptakan saluran komunikasi yang efektif antara Bawaslu dan masyarakat agar informasi mengenai pelanggaran pemilu dapat disampaikan dengan cepat dan akurat,’’ ujar Ketua KPU NTB periode 2008-2013 ini.

Fauzan Khalid menjelaskan, sosialisasi dan penguatan pengawasan partisipatif merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemilu. Pelibatan masyarakat dalam proses pengawasan, diharapkan dapat menciptakan Pemilu yang lebih transparan, akuntabel, dan legitimasi. ‘’Tantangan yang ada, harus dihadapi dengan strategi yang tepat dan kolaborasi yang baik antara Bawaslu, pemerintah, dan masyarakat,’’ jelasnya.

Kegiatan sosialisasi dan penguatan pengawasan partisipatif dalam pengawasan penyelenggaraan Pemilu bersama Bawaslu yang berlangsung sehari ini, diikuti ratusan peserta dari unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, dan dari unsur pemuda. Acara diikuti antusias oleh para peserta, dan kegiatan berlangsung aman dan lancar.(ltn)

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Benahi Mesin Pemerintahan NTB, Manajemen ASN hingga Satgas Bencana Diperkuat
Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Pesan Tegas Kapolres Lombok Timur
Masa Reses, Fauzan Khalid Temui Warga Penerima BSPS di Lombok Barat, Haru Lihat Rumah Tak Layak Kini Berubah
Tanggapan Forum Kebangsaan Terhadap Kemunculan Kabinet Bayangan
Bupati Lombok Timur Tegaskan Rotasi Jabatan Dipicu Kinerja yang Terganggu, 36 Pejabat Resmi Dilantik
FDJ Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo
Pemimpin Merakyat: Hadir di Tengah Rakyat, Bukan Sekadar Pencitraan
Wabup Lombok Timur Ajukan Dua Raperda Strategis, Perangi Hoaks dan Siapkan Pilkades Serentak 2027

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Iqbal Benahi Mesin Pemerintahan NTB, Manajemen ASN hingga Satgas Bencana Diperkuat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Pesan Tegas Kapolres Lombok Timur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Masa Reses, Fauzan Khalid Temui Warga Penerima BSPS di Lombok Barat, Haru Lihat Rumah Tak Layak Kini Berubah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Tanggapan Forum Kebangsaan Terhadap Kemunculan Kabinet Bayangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Bupati Lombok Timur Tegaskan Rotasi Jabatan Dipicu Kinerja yang Terganggu, 36 Pejabat Resmi Dilantik

Berita Terbaru

Saiful Chaniago.

Nasional

PLN Energi Gas Mengalirkan Energi untuk Masa Depan Indonesia

Senin, 24 Agu 2026 - 17:03 WIB