Speedometer Buram, Begini Cara Sederhana Mencegah Panel Meter Baret

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masalah panel meter yang terlihat buram umumnya muncul akibat kebiasaan membersihkan motor dengan cara yang kurang tepat.

Masalah panel meter yang terlihat buram umumnya muncul akibat kebiasaan membersihkan motor dengan cara yang kurang tepat.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Cover panel meter yang baret kerap dianggap persoalan sepele oleh sebagian pengendara motor.

Padahal, goresan pada bagian ini bisa berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan berkendara, terutama saat angka pada panel menjadi sulit dibaca ketika terkena pantulan cahaya matahari.

Kondisi tersebut masih sering dijumpai, khususnya pada motor yang digunakan setiap hari tanpa perawatan rutin pada area panel meter.

Masalah panel meter yang terlihat buram umumnya muncul akibat kebiasaan membersihkan motor dengan cara yang kurang tepat.

Penggunaan kain kasar, lap kotor, atau paparan panas matahari berlebihan dalam jangka waktu lama menjadi faktor yang mempercepat munculnya baret halus hingga kasar. Akibatnya, informasi kecepatan dan indikator lain yang seharusnya mudah terbaca justru menjadi tidak jelas.

Instruktur Technical Service Astra Motor NTB, Sultan Hartawan menjelaskan, bahwa panel meter merupakan salah satu komponen yang sering luput dari perhatian pemilik motor. Padahal, fungsinya sangat vital sebagai pusat informasi berkendara.

“Panel meter itu bukan hanya soal tampilan, tapi juga menyangkut fungsi. Kalau sudah baret dan buram, pengendara bisa kesulitan membaca kecepatan atau indikator lain, apalagi saat berkendara di bawah sinar matahari,” ujar Sultan Hartawan.

Menurut Sultan, menjaga cover panel meter agar tetap kinclong sebenarnya tidak membutuhkan perawatan yang rumit.

Langkah paling dasar adalah membersihkannya secara rutin menggunakan kain yang lembut dan bersih. Kain berbahan microfiber dinilai lebih aman karena tidak meninggalkan goresan pada permukaan plastik panel.

Baca Juga :  Gegara Kawanan Moyet Liar Masuk Rumah, Warga Mulai Resah dan Takut

Selain itu, ia mengingatkan agar pengendara tidak sembarangan mengelap panel meter saat kondisinya kering dan berdebu. Debu halus yang menempel bisa berubah menjadi “amplas” kecil ketika digosok, sehingga menimbulkan baret.

“Kalau panel meter kotor, sebaiknya dibersihkan dengan cara dibasahi dulu, baru dilap perlahan. Jangan ditekan terlalu keras, karena lapisan pelindungnya bisa rusak,” kata Sultan.

Ia juga menyarankan agar pemilik motor menghindari paparan panas matahari secara berlebihan, terutama ketika memarkir kendaraan dalam waktu lama.

Panas ekstrem tidak hanya memudarkan tampilan panel, tetapi juga berpotensi mempercepat kerusakan material plastik. Selain perawatan rutin, penggunaan pelindung anti gores dinilai menjadi solusi tambahan untuk menjaga cover panel meter tetap awet.

Pelindung ini berfungsi sebagai lapisan pertama yang menerima gesekan, sehingga permukaan asli panel meter tetap terlindungi.

Sultan menjelaskan bahwa pelindung anti gores kini sudah banyak tersedia dan mudah dipasang. Dengan perawatan yang tepat, pelindung tersebut dapat membantu menjaga kejernihan panel meter dalam jangka waktu lebih lama.

“Kalau ingin lebih aman, bisa ditambahkan pelindung anti gores. Ini membantu mencegah baret halus akibat gesekan sehari-hari, misalnya saat membersihkan motor atau terkena debu,” ujarnya.

Baca Juga :  Jadi Irup HUT Bhayangkara ke-79, Bupati Lotim Sebut Polri Semakin Dicintai Rakyat

Panel meter yang terawat tidak hanya memberikan tampilan motor yang rapi, tetapi juga memastikan pengendara dapat membaca informasi dengan jelas.

Kecepatan, indikator bahan bakar, hingga lampu peringatan menjadi lebih mudah dipantau, sehingga pengendara bisa mengambil keputusan dengan tepat saat berada di jalan.

Sultan menegaskan, kebiasaan merawat panel meter seharusnya menjadi bagian dari perawatan rutin kendaraan, sama pentingnya dengan merawat mesin atau sistem pengereman.

“Motor yang rapi itu bukan cuma soal bodi dan mesin. Panel meter juga harus diperhatikan, karena di situlah semua informasi penting berkumpul,” kata Sultan.

Masih banyak pengendara yang baru menyadari pentingnya panel meter setelah kondisinya terlanjur buram atau sulit dibaca.

Padahal, dengan langkah sederhana dan konsisten, masalah tersebut bisa dicegah sejak awal. Melalui edukasi perawatan ringan seperti ini, Astra Motor NTB berharap kesadaran pengendara untuk merawat komponen motor secara menyeluruh dapat meningkat. Dengan panel meter yang bersih dan jelas, kenyamanan berkendara pun semakin terjaga.

“Perawatan kecil kalau dilakukan rutin hasilnya besar. Panel meter tetap jelas, motor terlihat rapi, dan pengendara jadi lebih nyaman,” tutup Sultan Hartawan.

Dengan demikian, menjaga cover panel meter agar tetap kinclong bukan sekadar urusan estetika, melainkan juga bagian dari upaya menjaga fungsi dan keselamatan saat berkendara.(amn)

Berita Terkait

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong
Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi
Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB
TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:11 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:09 WIB

IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02 WIB

Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Berita Terbaru