Pesan Menhan Sjafrie ke Prajurit di Dompu: Jangan Sakiti Hati Rakyat

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhan RI, Sjafrie Sjamsoeddin bersama Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat meninjau Markas Brigif TP 31/Perisai Sakti dan Yonif TP 875/Sangga Yudha Perkasa, di Doro Mboha, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, pada Sabtu (7/2/2026)..

Menhan RI, Sjafrie Sjamsoeddin bersama Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat meninjau Markas Brigif TP 31/Perisai Sakti dan Yonif TP 875/Sangga Yudha Perkasa, di Doro Mboha, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, pada Sabtu (7/2/2026)..

DOMPU, LOMBOKTODAY.ID – Upaya memperkokoh pertahanan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah terus digenjot pemerintah pusat. Hal itu terlihat dari kunjungan kerja (Kunker) Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin, ke Markas Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 31/Perisai Sakti dan Batalyon Infanteri (Yonif) TP 875/Sangga Yudha Perkasa, di Doro Mboha, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, pada Sabtu (7/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menhan Sjafrie didampingi langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. Kehadiran keduanya menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan kekuatan pertahanan di wilayah timur Indonesia semakin mendapat perhatian serius.

Kompleks Brigif TP 31 dibangun di atas lahan seluas 30 hektare, sementara Yonif TP 875 menempati area seluas 50 hektare. Kedua satuan strategis ini dirancang sebagai rumah bagi sekitar 800 prajurit TNI Angkatan Darat yang mulai menempati lokasi sejak November 2025 lalu.

Baca Juga :  Dana Transfer Pusat Bertambah, Lombok Timur Alokasikan Rp71 Miliar untuk Infrastruktur Jalan

Di hadapan ratusan prajurit, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa pembangunan fasilitas militer tersebut bukan semata soal pertahanan, tetapi juga bagian dari komitmen Kementerian Pertahanan (Kemenhan) untuk menciptakan stabilitas keamanan di NTB, khususnya Kabupaten Dompu.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran TNI yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Menurutnya, prajurit tidak boleh hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak kemajuan ekonomi lokal.

“Keberadaan kalian di sini agar rakyat bisa aman dan nyaman. Jangan pernah sekali-sekali menyakiti hati rakyat. TNI harus benar-benar bermanfaat untuk rakyat,” tegas Sjafrie penuh penekanan.

Lebih jauh, Menhan mengingatkan bahwa TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat. Karena itu, setiap prajurit memiliki tanggung jawab moral untuk selalu berpihak pada kepentingan masyarakat, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta melindungi seluruh warga dari Sabang sampai Merauke.

Baca Juga :  Video Tak Senonoh 3 Siswi SMPN 1 Terara Viral di Medsos, Unit PPA Turun Tangan

Menurutnya, fasilitas yang dinikmati TNI saat ini berasal dari kontribusi rakyat. Maka bentuk pengabdian harus diwujudkan melalui aksi nyata—mulai dari mendukung sektor pertanian, perikanan, hingga peternakan—sehingga kehadiran prajurit benar-benar terasa manfaatnya bagi perekonomian sekitar.

“Kedatangan saya ke sini untuk memberi semangat dan motivasi. Tetap jaga disiplin, bekerja dengan tulus, dan jadilah prajurit muda yang selalu mengutamakan kepentingan rakyat,” pesannya.

Rangkaian kunjungan kerja tersebut ditutup dengan suasana hangat makan bersama antara Menhan, jajaran pemerintah daerah, dan seluruh prajurit Brigif TP 31 serta Yonif TP 875. Momen kebersamaan itu menjadi simbol dukungan moril sekaligus apresiasi atas dedikasi para prajurit yang bertugas di garda terdepan.(Sid)

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga
Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati, Bidik Pengembangan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
Honda Vario Evo Night Ride Ramaikan Malam Kota Mataram, 150 Riders Ikut City Rolling
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak Bawa 243 Orang, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan
Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat ”Brotherhood” Lintas Generasi

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:06 WIB

MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga

Minggu, 13 September 2026 - 13:09 WIB

Honda Vario Evo Night Ride Ramaikan Malam Kota Mataram, 150 Riders Ikut City Rolling

Minggu, 13 September 2026 - 07:06 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak Bawa 243 Orang, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Kamis, 10 September 2026 - 14:02 WIB

Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh

Kamis, 10 September 2026 - 08:20 WIB

Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?

Berita Terbaru

Suasana kunjungan tiga perempuan yang mewakili kekuatan eksekutif, kebudayaan, dan legislatif NTB ke Art Gallery of South Australia (AGSA), Adelaide, pada 11–12 September 2026.

Internasional

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:09 WIB