Masuk 50 Besar ADWI 2024, Menparekraf Ajak Wisatawan Nikmati Keindahan Alam Desa Wisata Balleangin di Sulsel

- Jurnalis

Senin, 1 Juli 2024 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung ke wisata alam Desa Wisata Balleangin, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Menparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung ke wisata alam Desa Wisata Balleangin, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

SULSEL, LOMBOKTODAY.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengajak wisatawan untuk menikmati keindahan alam yang menjadi potensi wisata menarik di Desa Wisata Balleangin, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), sekaligus mendukung kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.

‘’Hari ini saya berbahagia karena bisa melihat Desa Wisata Balleangin memiliki panorama yang luar biasa,’’ kata Menparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung ke Desa Wisata Balleangin, Makassar, pada Minggu (30/6/2024).

Desa Wisata Balleangin merupakan salah satu desa wisata yang masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.

Kedatangan Menparekraf Sandiaga Uno ke desa yang terletak di Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut, disambut dengan turunnya hujan, meski demikian Menparekraf Sandiaga Uno tetap menikmati keindahan Balleangin yang memiliki landscape gugusan karst terbesar ke-2 setelah Tiongkok Selatan.

‘’Maka dalam keadaan hujan ini menunjukkan komitmen kita untuk pariwisata. Desa Wisata Balleangin ini memiliki daya tarik yang sangat menawan. Hujan ini penanda berkah, jadi tadi ada yang menawarkan untuk tidak dilanjutkan acaranya, saya bilang justru ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun pariwisata Indonesia, dan saya tidak ingin mengecewakan masyarakat yang sudah menunggu begitu lama termasuk para penggiat desa wisata yang sudah menyiapkan acara,’’ ungkap Menparekraf Sandiaga Uno.

Baca Juga :  Dana Pembinaan Bank Mandiri Mengalir, Pemprov NTB Perkuat Peran Koperasi Merah Putih untuk Ekonomi Desa

Balleangin berada dalam gugusan karst sehingga banyak memiliki daya tarik wisata seperti Taman Batu yang berusia 5 juta-15 juta tahun yang lalu. Di sekitar wilayah itu, wisatawan dapat melakukan trekking dan berselfie ria dengan landscape batu karst yang unik.

Desa Wisata Balleangin kerap dijuluki permata tersembunyi yang menawarkan pengalaman wisata yang unik dan memikat di Sulawesi Selatan. Keunikan desa ini juga terletak pada lukisan purba tertua di dunia yang diperkirakan berusia 45.500 tahun dan menjadi saksi bisu peradaban manusia purba.

Lukisan ini memberikan pemahaman mendalam tentang kehidupan dan seni manusia prasejarah, memikat para pengunjung dengan sejarah yang menakjubkan.

Balleangin juga banyak memiliki air terjun yang menambah keseruan berwisata. Wisatawan bisa mengunjungi lokasi air terjun untuk menikmati kesegaran air dan kesejukan alamnya.

Kabut tipis di pagi hari dan udara segar yang menemani perjalanan wisata menjadi sangat mengasyikan. Hamparan sawah dan aliran sungai menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam menikmati nuansa pedesaan atau perkampungan.

Baca Juga :  Freedom Ship, Kota Terapung Raksasa yang Dirancang Jadi Rumah bagi 80.000 Orang di Tengah Laut

Menparekraf Sandiaga Uno memastikan Desa Wisata Balleangin akan terus berkembang, sehingga penciptakan peluang usaha dan lapangan kerja terus terbuka lebar.

‘’Karena ini sudah menjadi 50 desa wisata terbaik Indonesia, maka kita juga akan pastikan kelengkapan sarana pendukungnya dan akan kita kolaborasikan. Saya sudah minta Pak Hariyanto dan Bu Butet, kita punya banyak mitra-mitra untuk mendukung yang diperlukan, ini nanti juga kita akan dikoordinasikan dengan Pak Bupati dan Pemprov Sulsel,’’ ujar Menparekraf Sandiaga Uno.

Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau menyampaikan terima kasih kepada  Kemenparekraf karena telah memfaslitasi pengembangan Desa Wisata Balleangin.

‘’Insya Allah ke depan kita akan teruskan kolaborasi ini agar sinkron sehingga semua destinasi wisata yang ada di sini ini semakin menarik wisatawan untuk berwisata,’’ kata Yusran.

Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno yakni Inspektur Utama Kemenparekraf, Bayu Aji; Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Hariyanto; dan Direktur Tata Kelola Destinasi, Florida Pardosi.(Sid)

Berita Terkait

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia
Jelang MotoGP Mandalika 2026, NTB Desak Maskapai Tambah Penerbangan ke Lombok
Putri Victoria Lepas Tukik di Gili Meno, Pesan Penting soal Laut dan Ekonomi Biru
Putri Victoria Kagumi Songket Sasak dan Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita
Sade Bangkit dari Puing Kebakaran, Nyemulak Jadi Penanda Rekonstruksi Rumah Adat Sasak
Tak Minta Dana Pemkab, Desa Jeruk Manis Tetap Gelar Festival dan Dapat Apresiasi Sekda Lotim
Bukan Sekadar Pentas, NTB Siapkan Generasi Muda untuk Bawa Seni Budaya ke Panggung Dunia
Alunan Budaya Desa Pringgasela 2026 Resmi Dibuka, Wabup Lotim Tegaskan Dukungan untuk Pelestarian Budaya dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Selasa, 8 September 2026 - 15:09 WIB

Jelang MotoGP Mandalika 2026, NTB Desak Maskapai Tambah Penerbangan ke Lombok

Minggu, 6 September 2026 - 13:03 WIB

Putri Victoria Lepas Tukik di Gili Meno, Pesan Penting soal Laut dan Ekonomi Biru

Sabtu, 5 September 2026 - 16:01 WIB

Putri Victoria Kagumi Songket Sasak dan Karya Perajin Perempuan NTB di Bale Kita

Kamis, 3 September 2026 - 14:05 WIB

Sade Bangkit dari Puing Kebakaran, Nyemulak Jadi Penanda Rekonstruksi Rumah Adat Sasak

Berita Terbaru

Suasana kunjungan tiga perempuan yang mewakili kekuatan eksekutif, kebudayaan, dan legislatif NTB ke Art Gallery of South Australia (AGSA), Adelaide, pada 11–12 September 2026.

Internasional

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:09 WIB