Dana Pembinaan Bank Mandiri Mengalir, Pemprov NTB Perkuat Peran Koperasi Merah Putih untuk Ekonomi Desa

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana penyerahan dana pembinaan dari Bank Mandiri di KDKMP Syariah Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Loteng, pada Kamis (5/2/2026).

Suasana penyerahan dana pembinaan dari Bank Mandiri di KDKMP Syariah Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Loteng, pada Kamis (5/2/2026).

LOTENG, LOMBOKTODAY.ID – Upaya pemerataan ekonomi berbasis desa di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mendapat dorongan nyata.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB resmi menyalurkan dana pembinaan dari Bank Mandiri kepada 10 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) percontohan.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di KDKMP Syariah Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), pada Kamis (5/2/2026).

Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal; Wakil Bupati Lombok Tengah (Wabup Loteng), HM Nusiah; jajaran pimpinan Bank Mandiri, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, Wirawan, dalam laporannya mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah terbentuk 1.166 KDKMP yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di NTB.

Seluruh koperasi tersebut telah memiliki badan hukum dan mulai bergerak aktif mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Honda Gandeng Private Company Gelar Sosialisasi Safety Riding Cari_Aman

“Beberapa koperasi sudah menunjukkan progres positif dengan mengelola berbagai komoditas unggulan desa. Ini menjadi sinyal kuat bahwa gerakan Koperasi Merah Putih mulai bertransformasi dari sekadar lembaga menjadi motor penggerak ekonomi lokal,” ujarnya.

Dalam program ini, Bank Mandiri menyalurkan dana pembinaan sebesar Rp25 juta kepada masing-masing koperasi percontohan. Total dana yang digelontorkan mencapai Rp250 juta dan diperuntukkan sebagai modal kerja berbasis komoditas, dengan mekanisme verifikasi dan pengawasan yang ketat agar tepat sasaran.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dalam sambutannya menegaskan, bahwa koperasi memiliki peran sangat strategis dalam memperbaiki rantai pasok berbagai kebutuhan penting masyarakat.

Selama ini, rantai ekonomi kerap dikuasai segelintir perusahaan besar, sehingga keuntungan belum sepenuhnya dinikmati warga desa.

“Koperasi Merah Putih harus menjadi alat pemerataan ekonomi. Nilai tambah dari setiap komoditas harus kembali ke masyarakat desa, bukan mengalir keluar daerah,” tegas Gubernur Iqbal.

Baca Juga :  Desa Berdaya NTB: Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Menuju Pencapaian SDGs

Gubernur Iqbal juga mengingatkan bahwa koperasi merupakan amanat konstitusi. Undang-Undang Dasar 1945 menempatkan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional yang harus terus diperkuat dan dimodernisasi.

Karena itu, dukungan dana pembinaan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kelembagaan koperasi agar semakin profesional, mandiri, dan berkelanjutan.

Gubernur NTB pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bank Mandiri yang merespons cepat surat Pemprov NTB melalui alokasi dana CSR untuk mendukung pengembangan KDKMP.

Menutup arahannya, Gubernur Iqbal menegaskan komitmen Pemprov NTB untuk terus mengakselerasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan koperasi sebagai kekuatan utama dalam membangun ekonomi rakyat dan kemandirian desa.

“Target kita jelas: desa berdaya, ekonomi merata, dan masyarakat semakin sejahtera melalui koperasi yang kuat dan modern,” ujarnya.(Sid)

Berita Terkait

Kerap Dikeluhkan Pedagang, Gubernur Iqbal Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika Agar Lebih Nyaman dan Tertata
Gubernur Iqbal Pastikan Tak Ada Warga NTB Tertinggal, Desa Berdaya hingga Penanganan Kekeringan Digenjot
Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab
Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi
Gubernur Iqbal Ubah Paradigma Pajak di NTB, Warga Taat Kini Dihadiahi Emas
Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste
Gubernur Iqbal Tawarkan Potensi Investasi NTB ke Maroko, Bidik Kerja Sama Strategis Bernilai Triliunan
Dewan Komisaris PLN Energi Gas Tinjau Proyek EG Benoa Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi Penggunaan Uang Negara

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:08 WIB

Kerap Dikeluhkan Pedagang, Gubernur Iqbal Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika Agar Lebih Nyaman dan Tertata

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:02 WIB

Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:06 WIB

Gubernur Iqbal Ubah Paradigma Pajak di NTB, Warga Taat Kini Dihadiahi Emas

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:01 WIB

Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste

Berita Terbaru