Tenteng Senjata Api Saat Nagih Utang, Karyawan Bank Mekar Nyaris Babak Belur Saat Ditangkap Massa

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini salah seorang karyawan Bank Mekar areal Praya Barat Daya, Roky, yang diperiksa gegara bawa senjata api Airsoft Gun.

Ini salah seorang karyawan Bank Mekar areal Praya Barat Daya, Roky, yang diperiksa gegara bawa senjata api Airsoft Gun.

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.ID – Salah seorang karyawan Bank Mekar areal Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Roky, nyaris babak belur diamuk massa di wilayah Dusun Torok Aik Belek, Desa Montong Ajan, Kecamatan Praya Barat Daya, Loteng, pada Rabu kemarin (12/3/2025), sekitar pukul 11. 30 Wita.

Informasi yang didapatkan Lomboktoday.id menyebutkan, berawal dari kedatangan orang yang diduga sebagai kepala bank tersebut mencari salah seorang nasabah di Dusun Torok Aik Belek Dua, yakni Masi’ah alias Tebel untuk menagih setoran utang pada bank yang belum dibayar.

Kedatangan pria tersebut bersama salah seorang stafnya dinilai berlebihan dan sangat meresahkan oleh warga sekitar, karena mempertontonkan senjata api yang dibawanya. Saat kejadian, pria tersebut sempat melarikan diri, namun oleh warga sekitar berhasil menghadang. ‘’Orang ini sempat lari, tapi beruntung bisa selamat dari amukan massa yang ikut mengejar,’’ kata warga sekitar, inisial S, Kamis (13/3/2025).

Baca Juga :  Honda Supra Series, Motor Irit dan Bertenaga untuk Hadapi Beragam Medan Jalanan

Sementara itu, Kadus Torok Aik Belek Dua, Ahmad Fatoni mengatakan, kepala bank ini kerap datang ke rumah warga yang menjadi nasabahnya dengan membawa senjata api. Akibat keresahan warga yang melihat adanya senjata api yang dibawa dan diletakkan di jaketnya, maka warga berinisiatif melaporkan. ‘’Saat saya tanya beberapa kali tentang senjata yang dibawa, dia tidak mengakuinya,’’ kata Ahmad Fatoni.

Lebih jauh Ahmad Fatoni menjelaskan, senjata api jenis Airsoft Gun yang telah dimodifikasi itu, ditemukan oleh warga saat dilakukan penggeledahan dan penangkapan oleh warga saat hendak kabur. ‘’Ketika saya sebut akan panggil polisi dia mau kabur, tapi warga berhasil kejar dan amankan,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Hentikan Kriminalisasi Pers di Belitung

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lombok Tengah (Loteng), IPTU Lalu Brata Kusnadi membenarkan adanya kejadian yang terjadi di wilayah hukum Praya Barat Daya itu. Saat ini pihaknya telah mengamankan senjata tersebut dan sedang melakukan pendalaman terhadap kepemilikan senjata api jenis Airsoft Gun yang dibawa oleh karyawan bank tersebut, guna mengetahui apakah kepemilikan senjata api itu telah terdaftar secara sah dan prosedural sesuai aturan yang berlaku atau tidak. ‘’Kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap surat-surat kepemilikan senjata api jenis Airsoft Gun tersebut dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait,’’ katanya.(LS)

Berita Terkait

FPT Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di Balik Lonjakan Anggaran Tanah KSB Rp163 Miliar
Satresnarkoba Polres Lombok Timur Bekuk Terduga Pengedar Sabu 26,44 Gram di Hotel Sambelia
LBH Pro-Justitia Ungkap Dugaan Penipuan Investasi di Subang, PT ABG Disebut Klaim Jadi Main Contractor VinFast
Kasus Pelecehan Seksual Anak Kembali Terjadi di Keruak, Bocah 4 Tahun Diduga Jadi Korban Kerabat Sendiri
Polsek Keruak Berhasil Evakuasi Dua Terduga Pelaku Curanmor dari Amuk Massa
Audit BPKP Proyek Bibit Bawang Merah Sumbawa Bergulir, Garda Satu NTB Sebut Ada Kemiripan Pola dengan Kasus Lobar
Sidang ST Rogaya di PN Cikarang, Pelapor Ungkap Kronologi Hilangnya Balqis dan Dampak Viral di Media Sosial
Garda Satu NTB Bakal Laporkan Dugaan Kejanggalan Proyek Bibit Bawang Merah Rp7,5 Miliar ke Kejati NTB, Tender hingga Distribusi Disorot

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:01 WIB

FPT Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di Balik Lonjakan Anggaran Tanah KSB Rp163 Miliar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Satresnarkoba Polres Lombok Timur Bekuk Terduga Pengedar Sabu 26,44 Gram di Hotel Sambelia

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:03 WIB

LBH Pro-Justitia Ungkap Dugaan Penipuan Investasi di Subang, PT ABG Disebut Klaim Jadi Main Contractor VinFast

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Kasus Pelecehan Seksual Anak Kembali Terjadi di Keruak, Bocah 4 Tahun Diduga Jadi Korban Kerabat Sendiri

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Polsek Keruak Berhasil Evakuasi Dua Terduga Pelaku Curanmor dari Amuk Massa

Berita Terbaru