Dr Syamsuriansyah Visionerisasikan Dua Desa, Karang Bongkot dan Perampuan Untuk Membangun UMKM

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syamsuriansyah saat berkunjung ke Desa Perampuan pada Minggu (24/8/2025).

Syamsuriansyah saat berkunjung ke Desa Perampuan pada Minggu (24/8/2025).

LOMBOK BARAT, LOMBOKTODAY.IDWakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Dr Syamsuriansyah menegaskan pentingnya membangun kemandirian ekonomi desa sebagai wujud nyata dari konsep Sejahtera dari Desa.

Saat berkunjung ke Desa Perampuan, Kecamtan Labuapi, pada Minggu (24/8/2025), Syamsuriansyah menyampaikan, bahwa pembangunan ekonomi desa perlu dimulai dengan pemberdayaan sektor produktif yang berbasis pada potensi masyarakat setempat.

Syamsuriansyah menginisiasi pembangunan UMKM perikanan dan peternakan di dua desa, yaitu Desa Karang Bongkot dan Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi. Dengan cara ini, pemuda-pemuda desa dapat berdikari dan berdiri sendiri dengan kaki sendiri.

Baca Juga :  Festival Cilok Sembalun, Gubernur Iqbal Tegaskan Arah Pembangunan Pro-Rakyat

“Saya mulai menginisiasi untuk memprioritaskan dua desa proyek saya ini, Karang Bongkot dan Perampuan, untuk membangunkan mereka UMKM perikanan dan peternakan. Dengan cara seperti itu, pemuda-pemuda akan berdikari, berdiri sendiri dengan kaki sendiri,” kata Syamsuriansyah.

Lebih lanjut Syamsuriansyah menekankan, bahwa keberhasilan program tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan kemandirian ekonomi desa. “Ya kita selaku mewakili pemerintah ingin melihat mereka berdikari. Lalu kemudian ketika mereka sudah mapan, pasti akan menopang yang lain. Kemandirian ekonomi di desa meningkat, sehingga nanti pemerintah daerah bisa melihat bagaimana konsep Sejahtera dari Desa itu kita mulai dari Desa Karang Bongkot dan Desa Perampuan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pentingnya Lakukan Pengecekan Kendaraan dari Astra Motor NTB

Dirinya juga menyinggung terkait pemanfaatan aset pemerintah daerah untuk mendukung program ini. Ia berharap bahwa pemerintah daerah dapat memberikan keleluasaan dan kelonggaran untuk menggunakan tanah pemerintah untuk kemandirian ekonomi masyarakat.

“Ya saya sih berharap bahwa ini kan tanah Pemda, sebaiknya ini harus duduk bersama, kemudian berdiskusi bagaimana baiknya supaya tanah pemerintah ini dikelola sama-sama oleh warga masyarakat setempat,” harapnya.(ham)

Berita Terkait

Gubernur NTB Pesan Peserta Magang di Jepang: Jangan Cuma Cari Gaji, Bangun Komitmen dan Aset
Tak Dapat Bansos? Wabup Lombok Timur Tegas Minta Warga Isi Data Sendiri
Tak Dapat Pensiun, 4.000 Marbot dan Guru Ngaji di Lombok Timur Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan
Honda CT125 Tampil Makin Ikonik, Warna Baru Matte Fresco Brown Bikin Motor Trekking Ini Makin Berkarakter
Dana Transfer Pusat Bertambah, Lombok Timur Alokasikan Rp71 Miliar untuk Infrastruktur Jalan
Gubernur Iqbal Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK
Bulan Maulid Nabi, Pemprov NTB Gelar GPM di RS Mandalika, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Putri Victoria Dengar Kisah Petani Sajang, 450 Meter Irigasi Pulihkan Harapan Pascagempa Lombok

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:34 WIB

Gubernur NTB Pesan Peserta Magang di Jepang: Jangan Cuma Cari Gaji, Bangun Komitmen dan Aset

Sabtu, 12 September 2026 - 07:06 WIB

Tak Dapat Bansos? Wabup Lombok Timur Tegas Minta Warga Isi Data Sendiri

Sabtu, 12 September 2026 - 06:01 WIB

Tak Dapat Pensiun, 4.000 Marbot dan Guru Ngaji di Lombok Timur Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 13:05 WIB

Honda CT125 Tampil Makin Ikonik, Warna Baru Matte Fresco Brown Bikin Motor Trekking Ini Makin Berkarakter

Rabu, 9 September 2026 - 17:09 WIB

Dana Transfer Pusat Bertambah, Lombok Timur Alokasikan Rp71 Miliar untuk Infrastruktur Jalan

Berita Terbaru

Suasana kunjungan tiga perempuan yang mewakili kekuatan eksekutif, kebudayaan, dan legislatif NTB ke Art Gallery of South Australia (AGSA), Adelaide, pada 11–12 September 2026.

Internasional

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:09 WIB