Tim SAR Gabungan Dikerahkan Mencari Penyelam Hilang di Perairan Sembalun

- Jurnalis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Sar Gabungan saat mencari seorang penyelam yang dilaporkan hilang di perairan Pantai Elong-Elong, Desa Bilok Petung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur.

Tim Sar Gabungan saat mencari seorang penyelam yang dilaporkan hilang di perairan Pantai Elong-Elong, Desa Bilok Petung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur.

LOMBOK TIMUR, LOMBOKTODAY.IDKantor SAR Mataram mengerahkan personelnya untuk mencari seorang penyelam yang dilaporkan hilang di perairan Pantai Elong-Elong, Desa Bilok Petung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur.

Korbannya atas nama Indra Nurhidayat (30 tahun), warga Banyuwangi, Jawa Timur, hilang saat melakukan perbaikan pipa HDPE milik sebuah perusahaan, pada Jumat (22/8/2025) sekitar pukul 14.20 Wita.

Koordinator Pos SAR Kayangan, Lalu Muh Hilmi menerangkan, informasi kejadian diterima Kantor SAR Mataram pada Sabtu (23/8) siang dari Polairud Polres Lombok Timur. Berdasarkan kronologi yang dihimpun, korban bersama tiga rekannya menuju lokasi perbaikan pipa dengan perahu fiber. “Indra Nurhidayat kemudian menyelam ke kedalaman sekitar 40 meter untuk memulai pekerjaan,” terang Hilmi.

Baca Juga :  Bupati Pimpin Pembuatan Formasi HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Sirkuit Mandalika

Namun, sekitar 15 menit berselang, selang pernapasan korban tiba-tiba naik ke permukaan. Tiga rekan korban segera melakukan pencarian, namun setelah 30 menit, Indra Nurhidayat tidak ditemukan. Pencarian dilanjutkan oleh tujuh orang rekan lainnya, dan sekitar pukul 16.00 Wita, mereka menemukan sepatu katak milik korban sekitar 25 meter dari lokasi awal.

Pihak perusahaan kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak terkait. Menanggapi laporan tersebut, personil dari Pos SAR Kayangan segera diberangkatkan untuk melakukan pencarian. “Pencarian melalui permukaan perairan dan penyelaman, serta penyebaran informasi kepada nelayan setempat,” tambahnya.

Baca Juga :  Sekda Lotim Membenarkan Pemaparan Kepala BPKAD Terkait Sisa Kas Daerah

Hingga pukul 18.00 Wita, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Kayangan, TNI, Dit Polair Polda NTB, Polairud Polres Lombok Timur, Polsek Sembalun, Unit SAR Lombok Timur, dan nelayan setempat, telah menggunakan perahu karet bermesin, peralatan selam, komunikasi, dan medis untuk memaksimalkan pencarian. “Rencananya, operasi akan dilanjutkan kembali esok hari,” tutup Hilmi.(ltn)

Berita Terkait

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong
Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi
Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB
TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:11 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:09 WIB

IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:09 WIB

Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju

Berita Terbaru